Skip to main content

Review : The Darkest Minds

THE DARKEST MINDS
Directed : Jennifer Yuh Nelson
Starring :Amandla Stenberg,Mandy Moore, Bradley Whitford, Harris Dickinson, Patrick Gibson,Skylan Brooks, Miya Cech
Production : 21 Laps Entertaiment , 20th Century Fox
Runtime : 105m

 
Seri pertama dari tiga best novel series karya Alexandra Bracken ( YA Trilogi - The Darkest Minds, Never Fade, and In the Afterlight), Digarap oleh Sutradara Jennifer Yuh Nelson  ( KungFu Panda Franchise ) diharapkan sesuai dengan isi novel tersebut, film bergenre Fantasy Action Drama dibintangi oleh Amandla Stenberg (The Hunger Games) Mandy Moore (This Is Us), Bradley Whitford (Get Out), Harris Dickinson (Beach Rats), Patrick Gibson (The OA),Skylan Brooks (Southpaw), Miya Cech (American Horror Story). Film teenager memang mempunyai kesan tersendiri dan target pasarpun sangat pas saat ini banyak sekali yang menyukai cerita fantasy salah satunya yang ditunggu The Darkest Minds.  “Film tentang anak remaja yang mampu mengunakan kekuatan superpower untuk bertahan hidup, penuh aksi tapi  penuh drama yang menyentuh dan perjuangan persahabatan yang kental , “ tutur  Jennifer selaku Sutradara, Hal ini sangat relevan sekali dengan kondisi saat ini bahwa setiap orang mempunyai kekuatan besar dalam diri mereka tanpa dia sadari untuk melakukan sesuatu yang besar bukan untuk hal yang negative tapi justru untuk diri sendiri dan masa depan mereka , kami ingin penonton menyadari hal tersebut suatu saat terjadi.  Amanda Stenberg (Ruby), dia berkata “ dunia saat ini berbeda dimana populasi anak-anak lenyap sesuatu kejadian yang drastis telah terjadi mereka dijadikan objek penelitian kekuatan tak dapat diprediksi makanya para orang tua takut akan sikap mereka “, dan ternyata saya salah satu yang lolos dari camp tersebut dan mencari mereka para penyitas.


The Darkest Minds berkisah bagaimana jadinya jika setengah anak anak di sekolah meninggal dalam kurun waktu singkat? Cerita bermula saat Ruby Caly (Amandla Stenberg), anak berusia 10 tahun menemukan teman teman hampir setengah kelasnya meninggal dalam waktu tidak lama sedangkan ia masih hidup. Namun, ternyata itu bukan pertanda baik! Anak anak yang bertahan hidup dianggap sebagai ancaman oleh pemerintah karena memiliki kekuatan ajaib. Sebagai konsekuensinya, Ruby harus masuk kamp tahanan bersama anak anak dengan kekuatan ajaib lain. Kondisi kamp yang mengancam jiwa membuat Ruby melarikan diri dan bertemu dengan kelompok anak anak lain di luar. Film ini bercerita tentang perjuangan kelompok anak berkekuatan ajaib mencari tempat paling aman bagi mereka. Setiap konflik disajikan dengan seru. Sampai kita tidak pernah yakin siapa teman dan siapa lawan, sebagai sutradara mampu menghadirkan alur cerita yang diinginkan sang penulis. Beberapa detail mungkin saja tidak kita temui tapi tidak mengurangi keutuhan cerita. Bagi yang tidak membaca novelnya, film ini juga dapat dinikmati. Sangatlah wajar akting Amanda  Stenberg  (The Hunger Games) berperan sebagai Ruby sebagai pendatang aktris yang makin menggasah lebih lagi.SFX sangat baik karena pengarapan film didukung oleh para  crew yang sudah berulang kali mendapatkan penghargaan.Dengan bujet sebesar $ 34 Millions diharapkan mampu mencetak rekor box office nantinya.

Anda Penasaran bagaimana filmnya? Tayang Mulai tanggal 15 Agustus 2018, The Darkest Minds dapat disaksikan di bioskop Indonesia.

Overall : 8/10 





 
 

Comments

Popular posts from this blog

REVIEW : HOMESTAY ( THAILAND MOVIE 2019 )

HOMESTAY (Thailand Movie 2019 ) Directed :Parkpoom Wongpoom Starring : Teeradon Supapunpinyo, Cherprang Areekul, Suquan Bulakul Production : GDH  Runtime : 131 Minutes Mengadaptasi dari novel dan diadaptasi pada anime jepang tahun 2010 berjudul "Colorful" karya Eto Mori, dengan cerita yang sangat menarik bahkan mendapatkan pujian para kritikus begitu mengena hati penonton, nah tahun 2019 salah satu sutradara Thailand - Parkpoom Wongpoom (Shutter, Alone, Bad Genius )  mencoba mengarap dalam live action berjudul " Homestay " ber genre drama romantis plus bumbu sedikit horor dengan tetap pada koridor anak remaja. Film ini dirilis Tahun 2018 bulan Oktober menduduki Box Office urutan pertama dengan penghasilan 37.49 Juta Baht (= -+ Rp 1.677.655.944.48,-) diawal minggu pertama tak heran jika di Thailand mendapatkan sambutan sangat luar biasa, dan kesempatan ini diambil oleh pihak distributor di Indonesia untuk tayang di jaringan CGV,Cinemaxx Theater. Dal

Review : Midnight University ( Thai Horor Comedy )

Pangsa film Thailand di Indonesia memang tak sebanyak film Hollywood namun kehadiranya selalu dinantikan para pengemar film dari Negeri Gajah Putih ini, Mereka berani mengemas cerita yang simpel menjadi sebuat tontonan yang sangat bisa dinikmati. Bahkan menempatkan artis yang kurang terkenal di negara atau masuk kelas bawah. Penampilan merekapun tak mau kalah dengan artis senior lainnya yang sudah terkenal baik di Thailand maupun diluar negeri. Berbicara mengenai kehidupan di masa sekolah, sepertinya tak habis-habisnya dibahas. Tak jarang kisahnya itu pernah kita alami, maka tak heran sutradara Kritsada Kaniwichapon & Kanin Koonsumitawong , Piyabutr Atisook . Mengangkat sebuah tema kisah anak abege yang tersohor namun dalam mata pelajaran sangat jelek . Star ( Rasri Balenciaga ) , gadis yang paling tersohor dikelasnya, selalu menjadi sorotan para laki-laki, tak heran grup Star Angel dinantikan kemunculan saat berada di sekolah. Tapi dibalik semua kecantikan dan terkena

REVIEW : DIGNITATE (2020)

DIGNITATE Sutradara : Fajar Nugros Produksi : MD Pictures Durasi : 109 Minutes Apakah yang menjadi dasar sutradara menulis ulang dari kisah yang sukses dalam sebuah Wattpad, mereka ingin tidak sekedar berimajinasi tapi bisa melihat secara jelas apa yang telah mereka baca selama ini. Banyak penulis-penulis muda di Wattpad yang akhirnya masuk dalam layar lebar salah satunya Dignitate karya Hana Margaretha sukses secara pasaran, disukai banyak kawula muda dengan cerita masa kini, cocok dan mengena pada sasaran. Kesempatan baik ini langsung diambil alih oleh sutradara Fajar Nugros menjadi sebuah cerita yang menarik, jayus, lucu dan punya nilai tersendiri. Sebagai Produser MD, Manoj Punjabi disela-sela Premiere Diginate beberapa waktu lalu di Epicentrum – Jakarta, mengatakan : “ Anak remaja sekarang sudah mengerti film bagus bermutu dalam penyanjiannya, ntah apakah film itu dalam sebuah drama, komedi atau horror sekalipun, saya percaya bahwa film ini akan diterima oleh semua re