Skip to main content

Review : THE CURED

THE CURED
Directed : David Freyne
Starring : Ellen Page,Sam Keeley, Tom Vaughn Lawlor,Paula Malcomson
Production : Bac Films, Savage Productions
Runtime : 1h 35m
 
Seringkali kita melihat film zombie baik cerita dan endingnya manusia selalu kalah dengan wabah tersebut, tidak ada obat penawar jarang sekali film dengan prespektif korban zombie bagaimana dia mampu hidup bertahan ditengah-tengah dunianya. Mengapa mereka masih mempunyai perasaan dengan manusia itu sendiri justru bukannya saling bermusuhan sampai kapan pun. Sebut saja film Warm Bodies, Cargo, The Gift adalah beberapa contoh dari prespektif korban yang terkena virus zombie, begitu juga dengan The Cured – David Freyne mencoba salah satu kisah menarik dari manusia yang telah pulih dari virus zombie  dan menjalankan kehidupan layaknya manusia normal. Senan (Sam Keeley) sudah sembuh total, dia menjalani kehidupan barunya berada di rumah iparnya Abbie (Ellen Page) seorang reporter dengan satu anak, saat berada di rumah abbie tak ada yang beda hanya Senan seringkali bermimpi saat menjadi zombie dan itu membuat dia kuatir namun dengan bekerja sebagai assiten Dr Lyons Joan (Paula Malcomson) Dokter yang telah menyelamatkan dan pembuat antivirus Maze, Abbie tak merasa aneh dengan sikap Senan apalagi dia begitu dekat dengan anaknya,  Berbeda dengan Connor (Tom Vaugh Lawlor) justru tidak diterima oleh keluarga sendiri atas tindakan masa lalu, merasa kecewa dia kumpulkan orang-orang penyitas yang dibenci masyarakat untuk membalas dendam apalagi pemerintah memberitakan 25% para penyitas harus dibunuh total karena dianggap Virus Maze kapan waktu bisa kambuh kembali. Senan tak ingin terlibat lebih dalam setelah apa yang mereka lakukan justru membawa korban. Connor merasa dikhianati Senan, bagaimana dia berusaha membujuk Senan, apa yang mereka lakukan benar adanya. Dr Joan juga mengalami hal yang sama meminta agar diberikan waktu untuk menyembuhkan sisa pasien 25% itu. Konflik demi konflik terjadi membuat kekacuan sehingga para pasien memburu manusia kembali, bahkan Senan berusaha menyelamatkan anak Abbie.


Walaupun tidak original ide, tapi The Cured mengangkat tema kemanusian yang mereka alami dan kembali ke masyarakat harus diterima keberadaannya, seperti halnya penderita AIDS jangan dijauhi dan dibenci, mereka memang salah membunuh manusia tapi mereka tidak sadar akan pengaruh virus tersebut. Dalam segi cerita hanya jump scare mampu membuat penonton kaget bukan murni film horor, selebihnya tidak ada acting para actor  yang menonjol tampil sewajarnya. Debut layar lebar pertama dari sutradara David Freyne sudah membuktikan dia mampu memberikan sebuah tontonan yang menarik dengan latar belakang negara Irlandia, mungkin dipengaruhi film-film zombie buatan negara Ingris.Secara budaya dan suasana chaos cukup baik di tonjolkan, denagan bujet yang tidak terlalu besar rasanya pendapatan secara limited release sudah cukup buat kembali modal. The Cured tayang mulai hari ini tanggal 8 Agustus hanya di CGV dan Cinemaxx Theater, bagi pengemar film zombie tak salahnya menonton fimnya

Overall : 6.5/10

 

Comments

Popular posts from this blog

Press Release : WESTWORLD Season 2 tayang segera

JAKARTA, 9 Maret 2018 – Drama serial peraih Emmy ® WESTWORLD kembali dengan sepuluh episode di season kedua bersamaan dengan A.S. pada Senin, 23 April jam 8.00 WIB eksklusif di HBO dengan penayangan ulang primetime jam 21.00 WIB di HBO. Tonton episodenya di HBO On Demand. Tonton sepuluh episode dari season pertama serial WESTWORLD yang mendapat pengakuan dari para kritikus, kapanpun di HBO On Demand. Season pertama juga akan tayang setiap Sabtu malam HBO mulai 24 Maret sampai 21 April. Tayang perdana di HBO pada 2016 dan menjadi serial anyar HBO yang paling banyak ditonton, WESTWORLD merupakan perjalanan kelam tentang sebuah awal dari kesadaran buatan dan evolusi dari kejahatan. Pemain dari season pertama antara lain Anthony Hopkins, Evan Rachel Wood, Thandie Newton, Ed Harris, Jeffrey Wright, James Marsden, Tessa Thompson, Sidse Babett Knudsen, Jimmi Simpson, Rodrigo Santoro, Shannon Woodward, Ingrid Bolsø Berdal, Ben Barnes, Simon Quarterman, Angela Sarafy

Press Release Launching Poster PERBURUAN

Press Release Lauching Poster PERBURUAN Jakarta tanggal 27 Juni 2019  - RBOJ Coffee  Sebuah film satu lagi diangkat dari novel karya Pramoedya Ananta Toer segera tayang bertepatan dengan film Bumi Manusia merupakan karya beliau juga, pihak Falcon Pictures sangat antusias ke-2 film ini dapat terlaksana dengan baik saat pengerjaannya hingga kita akan menantikan jadwal edar di bulan Agustus 2019. Dengan tema nasionalisme diharapkan penonton setia film Indonesia makin mencintai negeri ini, menghargai karya anak bangsa dan mendukung setiap perjalanan perfilmaan di tanah air tercinta. Bertepatan salah satu kedai kopi di Jakarta Selatan. Official Poster film PERBURUAN di lauching bersama para pemain seperti Adipati Dolkien (Hardo) , Ayushinta  (Ningsih) , Michael Kho (Prajurit Jepang Shidokan) , Khiva Iskak (Karmin) dan Ernest Samudra (Dipo) sutradara hadir Richard Oh juga Produser Falcon  Pictures Frederica, tak ketinggalan cucu dari Prmaoedya Ananta Toer juga hadir - Angga. Sung

REVIEW : FILM SUSUK : KUTUKAN KECANTIKAN

SUSUK : KUTUKAN  KECANTIKAN Produksi: Legacy Pictures,Visinema Pictures, Goodwork Duration: 102 minutes Dengan tema yang sudah lumrah di kalangan masyarakat khususnya wanita pemakain susuk menjadi bagian bagi mereka yang kurang percaya diri (Insecure) untuk tampil lebih lagi tak sekedar kecantikan belaka. Berawal seorang wanita muda bernama Laras (Hana Malasan) pekerja seks komersial mengalami kecelakan disebuah gedung, kasus tersebut membawa sosok politikus ternama. Sebenarnya Laras ingin keluar tapi kebutuhan dirinya tidak mencukupi, adiknya berprofesi sebagai mua pengantin , Ayu (Ersya Aurela) mencoba menolong lewat jalan pintas orang pintar karena pihak rumah sakit tidak mampu melepas benda asing dalam tubuh Laras, ditemani oleh Arman (Jourdy Pranata) , Ayu pun mencari berbagai cara untuk menyembuhkan Laras dengan pulang ke desanya, Dengan mendatangi Damar (Whani Dharmawan) seorang kepala desa yang membantu Laras dan Ayu setelah orang tua mereka meninggal, Ustad Rahmat (M.N. Qom