Skip to main content

Review : KULARI KE PANTAI

KULARI KE PANTAI
Sutradara : Riri Riza
Pemain : Marsha Timothy, Maisha Kanna, Lil'li Latisha, Lukman Sardi, Ibnu Jamil, Suku_Dani & Dodit Mulyanto
Produksi : Miles Film
Durasi : 1 Jam 52 Menit

Film Garapan sutradara Riri Riza tidak perlu diragukan lagi kualitasnya, sudah banyak film anak-anak buatanya yang berhasil menjadi Box office di Indonesia misalnya "Petualangan Sherina dan Laskar Pelangi" kali ini Riri seperti biasa berduet dengan Mira Lesmana sebagai produser mengangkat cerita jaman now,  maka tak heran jika ada sebuah film yang mengusung cerita tentang anak-anak. Apa yang diharapkan tentulah setiap pribadi anak-anak yang menonton akan mempunyai pesan positif dalam kehidupan mereka sehari-hari, lihat saja kemajuan kecerdasan jaman now begitu cepat mereka merespon dan mempelajari hal-hal yang baru. Kita sebagai orang Jaman old sebutan kita bagi mereka harus lebih cepat mendidik, mengajar serta mengarahkannya.  Jika tidak mereka akan cepat bergerak sendiri dengan keputusan yang mereka anggap benar.  Film ini sama sekali tidak mengkritisi anak Jaman Now tapi justru yang terjadi adalah perubahan yang begitu cepat dalam bersosialisasi, begitu juga para orang tua harus cepat tanggap terhadap mereka .

Kondisi ini tentu membuat prihatin, namun sekaligus memicu keinginan saya untuk kembali mempersembahkan karya baru untuk anak-anak Indonesia, tutur Mira Lesmana tentang latar belakang dibuatnya Film KULARI KE PANTAI. Industri perfilman semakin ramai dengan film-film berkualitas dan memiliki pencapaian prestasi yang luar biasa. Saya ingin film anak-anak pun demikian, Film KULARI KE PANTAI akan menjadi film dengan genre Komedi Drama. Dua pemeran utama film ini adalah Maisha Kanna dan Lilli Latisha, anak-anak berbakat yang baru pertama kali muncul di layar lebar. Film ini juga dimeriahkan oleh aktor-aktor papan atas dan komika ternama Indonesia. Selain itu, Miles Films akan membawa anak-anak dan keluarga menjelajah Pulau Jawa sepanjang lebih dari 1.000 kilometer melalui sebuah perjalanan darat yang mengasyikkan dan penuh kejutan, dari Jakarta hingga ke Banyuwangi. Lalu ke Pulau Rote di Nusa Tenggara Timur.  

Kulari Ke Pantai, rasanya judulnya mengisaratkan kalau pantai biasa dipakai sebagai tempat pelarian dari sebuah masalah dan mencari kedamaian bahkan sebuah dari masalah. Demi pergi ke konser bersama temannya Happy rela mengikuti Road Trip ini. Sam lebih suka dengan pemandangan alam berbeda dengan Happy tidak begitu menyukai, Happy yang selalu berbicara keingris-ingrisan, Sam yang mempunyai suatu penyakit unik., suatu ketika Happy merasa direndahkan oleh Sam dan memilih kabur namun apa yang dilakukan happy membuat tante Uci (Marsha Timothy) harus mencarinya. Dalam perjalanan itu mereka saling mengenal, . Melalui berbagai peristiwa mereka membangun hubungan yang lebih baik sebagai sepupu. Ya itulah benang merah yang mereka ingin sampaikan bagaimana hubungan seorang anak Samudra (Maisha Kanna) dengan Happy (Liil'il Latisha) yang dulu saat mereka masih kecil sangat rukun tetapi beranjak dewasa malah asing satu sama lain.


Yang menarik dari film ini banyak sekali lelucon sederhana tanpa dibuat-buat, hadirnya Dodit dan Suku Dani sangat menghibur dan menjadi pusat perhatian penonton. Akting Maisha Kanna  dan Liil'il Latisha juga begitu natural, rasanya Film Kulari Ke Pantai harus dinikmati bersama keluarga karena nilai positif sebagai keluarga dan sahabat sangat jelas, sebuah film yang mendidik anak-anak sejak dini.

KULARI KE PANTAI mulai tayang tanggal 28 Juni 2018 di Seluruh Bioskop Indonesia, masih dalam suasana liburan tidak ada salahnya menonton film ini bersama keluarga.

Overall : 8/10
 

 

Comments

Popular posts from this blog

Review : Midnight University ( Thai Horor Comedy )

Pangsa film Thailand di Indonesia memang tak sebanyak film Hollywood namun kehadiranya selalu dinantikan para pengemar film dari Negeri Gajah Putih ini, Mereka berani mengemas cerita yang simpel menjadi sebuat tontonan yang sangat bisa dinikmati. Bahkan menempatkan artis yang kurang terkenal di negara atau masuk kelas bawah. Penampilan merekapun tak mau kalah dengan artis senior lainnya yang sudah terkenal baik di Thailand maupun diluar negeri.
Berbicara mengenai kehidupan di masa sekolah, sepertinya tak habis-habisnya dibahas. Tak jarang kisahnya itu pernah kita alami, maka tak heran sutradara Kritsada Kaniwichapon & Kanin Koonsumitawong , Piyabutr Atisook . Mengangkat sebuah tema kisah anak abege yang tersohor namun dalam mata pelajaran sangat jelek .
Star ( Rasri Balenciaga ) , gadis yang paling tersohor dikelasnya, selalu menjadi sorotan para laki-laki, tak heran grup Star Angel dinantikan kemunculan saat berada di sekolah. Tapi dibalik semua kecantikan dan terkenal.Mereka mer…

Review : 1987: When the Day Comes

Review : Mr Hurt

Mr Hurt 
Directed : Ittisak Eusunthornwattana
Starring : Sunny Suwanmethaon, Marie Broenne, Mashnanoad Sulvamas, Ponsatorn Jongwilak
Production : Transformation Film
Duration : 129m

Lagi-lagi Thailand membuat film bertema drama percintaan dengan cerita seputar patah hati, yang paling membuat kita betah menontonnya tak lain jalan cerita yang sederhana juga casting yang natural dari artis cukup terkenal ditambah lokasi shoting gak jauh dari makanan, tempat tinggal dan sebagainya. Buat saya serasa menonton FTV namun dikemas dengan baik, itulah kelebihan mereka membuat film apalagi twist yang seringkali kesel .
Alkisah pemain tenis pro terkenal Don ( Sunny Suwanmethaon )  pacaran dengan Anna ( Marie Broenner ) , saat Don mau serius melamar Anna, justru Anna memutuskan Don begitu saja, dunia Don berbalik dia tidak semanggat dalam latihan tennis, semuanya berubah total. Tema-temanya mencoba memberikan semanggat bangkit kembali namun gagal juga, Don benar-benar kehilangan Anna. Salah satu cara …