Skip to main content

Review : LOVING PABLO

LOVING PABLO
Directed : Fernando León de Aranoa
Starring :  Javier Bardem, Penelope Cruz, Peter Sarsgaard
Produksi : Escobar Films & B2Y EOOD
Duration :125 Minutes

Banyak hal yang mempengaruhi cerita dibalik ketenaran seseorang ntah dia politikus, olahragawan, pahlawan bahkan penjahat kaliber dunia sangat menarik disajikan dalam format layar lebar. Cerita tersebut berasal dari kisah nyata atau fiksi dari penulis novel, jadi bisa dibayangkan betapa besar imajinasi seseorang mampu menuangkan sebuah sejarah kelam orang tersebut hingga menjadi sorotan dunia.Sudah banyak film Mafia diangkat dalam layar lebar namun tetap saja diburu para pecinta film yang ingin menyaksikan dalam berbagai segi sehingga keutuhan ceritanya sangat fantastis dan tentunya dapat dinikmati oleh kalayak semua umur.
 
Tahun 1981 merupakan tahun yang berkesan bagi  Virginia (Penelope Cruz) presenter terkenal di Columbia,dia diundang ke acara pesta dimana semua golongan orang kaya, pebisnis, pemerintahan bahkan bandar Narkoba hadir. Kehadirannya begitu mempesona banyak orang sampai akhirnya Pablo (Javier Bardem) ingin mengenalnya lebih jauh. Hubungan mereka berdua makin hari makin romantis layaknya pasangan sedang jatuh cinta, Virginia tak peduli datangnya uang yang dia terima dari mana yang penting kehidupan berubah drastis bahkan urusan dengan mantan suaminya diselesaikan oleh Pablo. Apa yang di kerjakan Pablo, Virginia selalu ada bahkan ketika dia ingin mengangkat cerita daerah Medellin dimana Pablo berkuasa penuh seperti seorang raja atas negaranya, Namun semuanya tidak berlangsung lama ketika Cartel Kali rivalnya Pablo ingin mengambil alih Medellin dan keinginan Pablo masuk ke dalam pemerintahan menjadi boomerang bagi dirinya sendiri. Ketakutan yang dia alami membuat Virginia mencari perlindungan penuh atas dirinya sendiri, sebagai presenter terkenal karirnya tiba-tiba hancur akibat hubunganya dengan Pablo. Salah satu agen CIA mendekati Virginia dan menawarkan bantuan perlindungan dirinya, Agen Shepard (Peter Sarsgaard) memberikan jaminan tersebut dengan imbalan semua informasi tentang Pablo diberikan kepada CIA dan hukuman ekstradisi bisa dilaksanakan segera. Sebuah kata terakhir saat Virginia di intrograsi, Apakah anda masih mencintai dia ? "Saya sangat mencintai Pablo tapi saya membenci Escobar".

Javier Bardem sudah banyak mengantongi piala,sosok pria menawan berdarah Spanyol harus mengemukan badan seperti Pablo Escobar, sebuah transformasi total berkarakter buat  Javier ini merupakan tantangan tersendiri bagi dia. Penelope Cruz sebagai aktris berdarah Spanyol ini masih mampu berperan sebagus mungkin dalam berakting sebagai presenter bukan hal yang sulit bagi dia semua usaha kerasnya menghasilkan yang terbaik. dia pernah mendapatkan Best Suporting Actress Academy Award 2008 . Jika anda pernah menonton serial NARCOS -Netflix  sosok Pablo Escobar tak jauh beda dengan versi layar lebarnya, anda akan merasakan intensitas konflik drama dalam diri Pablo penuh dinamika romantika dan sosok pria yang bertanggung jawab namun tegas dalam memimpin. Sayangnya aksen bahasa Spanyol banyak dirubah kedalam bahasa inggris sehingga kurang menantang dalam penyajian cerita. LOVING PABLO adalah potret biography seorang bandar Narkoba terbesar di Dunia, film ini layak ditonton dan mulai tayang minggu ini di seluruh Bioskop Indonesia.

Overall : 8/10





Comments

Popular posts from this blog

Review : WONDER PARK 2019

WONDER PARK Directed : Josh Applebaum Production : Nickelodeon Movies, Paramount Pictures Runtime : 85 Minutes  Daya kreasi anak kecil memang luar biasa, mereka bisa menciptakan sesuatu yang mustahil dan bisa diwujudkan secara nyata, nah daya imajinasi inilah yang dijual oleh Josh Applebaum selama ini dikenal sebagai penulis dan produser film live action dan film action, film WONDER PARK ini merupakan debut pertamanya dalam film animasi sebagai sutradara,dan sekaligus penulis cerita. Menggandeng Nickelodeon Movies karena segmentasinya pada anak-anak berumur 5 - 10 tahun. Berkisah tentang anak gadis berumur 10 tahun bernama Cameron June (Brianna Denski) mempunyai imajninasi fantastis sebuah wahana yang berisi talking animal sebagai pemeran utama wahana tersebut, ibunya selalu mendongeng kisah wahana tersebut sebelum tidur namun berjalannya waktu mamanya diagnosis penyakit kronis, June merasa kehilangan semangat hidup, seolah-olah imajinasinya hilang ketika mamanya harus menjalani karatin…

Review : Midnight University ( Thai Horor Comedy )

Pangsa film Thailand di Indonesia memang tak sebanyak film Hollywood namun kehadiranya selalu dinantikan para pengemar film dari Negeri Gajah Putih ini, Mereka berani mengemas cerita yang simpel menjadi sebuat tontonan yang sangat bisa dinikmati. Bahkan menempatkan artis yang kurang terkenal di negara atau masuk kelas bawah. Penampilan merekapun tak mau kalah dengan artis senior lainnya yang sudah terkenal baik di Thailand maupun diluar negeri.
Berbicara mengenai kehidupan di masa sekolah, sepertinya tak habis-habisnya dibahas. Tak jarang kisahnya itu pernah kita alami, maka tak heran sutradara Kritsada Kaniwichapon & Kanin Koonsumitawong , Piyabutr Atisook . Mengangkat sebuah tema kisah anak abege yang tersohor namun dalam mata pelajaran sangat jelek .
Star ( Rasri Balenciaga ) , gadis yang paling tersohor dikelasnya, selalu menjadi sorotan para laki-laki, tak heran grup Star Angel dinantikan kemunculan saat berada di sekolah. Tapi dibalik semua kecantikan dan terkenal.Mereka mer…

REVIEW : PET SEMATARY 2019