Skip to main content

Review : FALLEN

Fallen
Directed : Scoot Hicks
Actor : Jeremy Irvine, Addison Timlin, Harrison Gilbertson
Production : Mayhem Pictures
Distributed by : Relalivity Media, Lotus Entertaiment

 
Sejak dunia dijadikan oleh Tuhan, surga mengalami peperangan karena Malaikat Lucifer memberontak tidak mau tunduk dengan keadilanNya, Maka perang antar malaikat pun terjadi menjadikan 2 kubu dimana Luficer dicampkan ke Neraka , diikuti oleh malaikat yang mendukung dia, dan malaikat yang lain mendukung Tuhan.  Tapi ada malaikat yang tak mau tunduk keduanya, para malaikat ini percaya bahwa CINTA dapat mepersatukan mereka. Namun cara para malikat ini justru dicampakan ke bumi sampai mereka berpihak salah satu malaikat atau Tuhan . Mereka disebut  para malaikat yag terkutuk ( FALLEN ) . Inilah dasar dari kisah para Fallen yang diangkat dari novel roman fiksi karya  Lauren Kate .

Lucinda "luce" Price ( Addison Timlin ) mengalami gangguan kejiwaan sehingga harus dimasukan ke sebuah sekolah khusus yang menangani semua masalah psikologi anak-anak yang sama seperti mereka, sebuah sekolah bukan menghasilkan Superhero atau sekolah untuk orang-orang yang terbuang. Sebuah sekolah yang unik dimana dia bertemu dengan orang-orang yang mempunyai hal yang serupa , Sword & Cross Accademy terletak di tengah hutan .  Pertemuan dengan salah satu orang mengingatkan dengan "Shadow" ( bayangan ) yang sering dia alami . Cam ( Harrison Gilbertson ) salah satu siswa yang sering membuat masalah tak sengaja melihat Luce saat pertama kali. Saat mengalmi masalah dengan salah satu murid, Luce terpaksa mendapatkan pelanggaran. Di sebuah taman saat luce membersihkan halaman tak sengaja sebuah patung besar jatuh namun di tolong oleh Daniel ( Jeremy Irvine  ) . Saat itu keinginan Luce tentang beberapa orang yang melihat aneh terhadapnya membuat Luce yakin kalo dia tidak gila sama sekali. Pikirannya waras tanpa gangguan sampai suatu saat rasa penasaran ikut dia buktikan bersama  Penn ( Lola Kirke  ) disebuah perpustakaan dengan bantuan temannya Todd. Sebuah bukti yang menyakinkan Luce adalah foto jaman dulu kala, namun tak disangka kebakaran membuat Todd meninggal tapi Luce diselamatkan oleh sosok pria bersayap yang tak lain adalah Daniel. Sejak kejadian itu Luce sangat yakin kalau dia pernah bertemu Daniel sebelumnya, namun hubungan mereka tak jalan karena perbedaan itu  . Cam merasakan kalo Daniel akan membunuh Luce , dan pertarungan Cam dan Daniel tak terelakan demi sebuah tujuan . Daniel harus memihak Lucifer atau memihak Tuhan ?
 
Kisah roman fiksi ini mengingatkan kita akan film sejenisnya seperti I Am number Four, Twilight Series , Covenant . dengan titik berat kisah cinta antara dua manusia dengan perbedaan , hal ini bagi kaum muda sangat mudah diterima , apalagi para wanita suka akan hal yang romantis . Scoot Hicks ( Lucky One , No Reservations ) mencoba mengangkat kisah ini dalam layar lebar dengan sentuhan anak muda dalam menjelaskan kisah mereka . Durasi 1 jam 30 menit nampaknya belum mampu melihat latar belakang kisah Fallen menjadi jelas dimata semua penonton,  banyak hal yang harus digali, alur yang cukup lambat membuat penonton penasaran . Tapi hal ini berbeda bagi mereka pecinta karya Lauren Kate sangat bergembira karena dibuatkan ke layar lebar, hal ini mendapatkan antusias positif di Philipna, Singapore dan Malaysia tanggal 10 November yang lalu . Siapkan cemilan saat anda menonton dan melihat perang antar malaikat , serta aksi para aktor yang terlibat dalam film ini  . FALLEN segera tayang di seluruh bioskop Indonesia.
 Overall : 7/10







Comments

Popular posts from this blog

Review : WONDER PARK 2019

WONDER PARK Directed : Josh Applebaum Production : Nickelodeon Movies, Paramount Pictures Runtime : 85 Minutes  Daya kreasi anak kecil memang luar biasa, mereka bisa menciptakan sesuatu yang mustahil dan bisa diwujudkan secara nyata, nah daya imajinasi inilah yang dijual oleh Josh Applebaum selama ini dikenal sebagai penulis dan produser film live action dan film action, film WONDER PARK ini merupakan debut pertamanya dalam film animasi sebagai sutradara,dan sekaligus penulis cerita. Menggandeng Nickelodeon Movies karena segmentasinya pada anak-anak berumur 5 - 10 tahun. Berkisah tentang anak gadis berumur 10 tahun bernama Cameron June (Brianna Denski) mempunyai imajninasi fantastis sebuah wahana yang berisi talking animal sebagai pemeran utama wahana tersebut, ibunya selalu mendongeng kisah wahana tersebut sebelum tidur namun berjalannya waktu mamanya diagnosis penyakit kronis, June merasa kehilangan semangat hidup, seolah-olah imajinasinya hilang ketika mamanya harus menjalani karatin…

Review : Midnight University ( Thai Horor Comedy )

Pangsa film Thailand di Indonesia memang tak sebanyak film Hollywood namun kehadiranya selalu dinantikan para pengemar film dari Negeri Gajah Putih ini, Mereka berani mengemas cerita yang simpel menjadi sebuat tontonan yang sangat bisa dinikmati. Bahkan menempatkan artis yang kurang terkenal di negara atau masuk kelas bawah. Penampilan merekapun tak mau kalah dengan artis senior lainnya yang sudah terkenal baik di Thailand maupun diluar negeri.
Berbicara mengenai kehidupan di masa sekolah, sepertinya tak habis-habisnya dibahas. Tak jarang kisahnya itu pernah kita alami, maka tak heran sutradara Kritsada Kaniwichapon & Kanin Koonsumitawong , Piyabutr Atisook . Mengangkat sebuah tema kisah anak abege yang tersohor namun dalam mata pelajaran sangat jelek .
Star ( Rasri Balenciaga ) , gadis yang paling tersohor dikelasnya, selalu menjadi sorotan para laki-laki, tak heran grup Star Angel dinantikan kemunculan saat berada di sekolah. Tapi dibalik semua kecantikan dan terkenal.Mereka mer…

REVIEW : PET SEMATARY 2019