Skip to main content

REVIEW : FILM SUKA DUKA TAWA, Kisah Manis Dari Keluarga Komedi

 

Film ini didukung oleh perpaduan aktor watak dan komika asli, yang memberikan nuansa autentik pada dunia stand-up comedy, Sebuah film yang didedikasikan buat mereka yang selalu benci dan marah terhadap apa yang terjadi dalam dirinya sebuah bakat lahir dari benih ayah atau ibunya suatu saat akan jadikan pekerjaan, dulu dibenci sekarang dicintai

Rachel Amanda sebagai Tawa
Teuku Rifnu Wikana sebagai Pak Keset (Ayah Tawa)
Marissa Anita
sebagai Ibu Cantik (Ibu Tawa)

Enzy Storia sebagai Adin
Bintang Emon, Arif Brata, Gilang Bhaskara (sebagai  teman komika Tawa)
Abdel Achrian & Mang Saswi (penampilan spesial)

Sinopsis Singkat

Cerita berpusat pada seorang komika muda bernama Tawa (Rachel Amanda). Kariernya melesat berkat materi stand-up yang jujur, namun materi tersebut sebenarnya adalah "luka" masa kecilnya, ia sering mengolok-olok ayahnya, Pak Keset (Teuku Rifnu Wikana), seorang pelawak veteran yang dulu meninggalkannya. Saat reputasi ayahnya di televisi hancur, mereka dipertemukan kembali. Alih-alih bertengkar, sang ayah justru setuju untuk membongkar lebih banyak rahasia kelam masa lalunya demi membantu Tawa menulis materi komedi. Film ini mengeksplorasi hubungan ayah-anak yang retak dan upaya mereka mencari maaf melalui tawa.

Tanpa banyak pengenalan karakter yang dalam , film mengalir bagaikan kisah nyata seseorang yang berasal dari keluarga komedian yang hancur namun penuh cinta dalam mereka kembali utuh menjadi keluarga yang harmonis. Hal hal yang menyakitkan berubah saat anaknya ingin berhasil serta berbeda dengan ayahnya tetapi dalam satu koridor yaitu panggung komedi. Shot shot yang dihasilkan merupakan rangkain kisah kembalinya Ayah kepada anaknya dengan caranya sendiri. Ibu yang membesarkan tanpa sosok ayah ini diperlihatkan bagaimana susahnya menjaga anak gadisnya semata wayang. Cerita persahabatan juga diperlihatkan tak semudah mereka yang sukses dalam dunia komedi maupun bekerja hal itu mempengaruhi kehidupan tawa yang menjadi poin menarik film ini : Komedi sebagai Mekanisme Pertahanan Kekuatan utama film ini adalah naskahnya yang berani mengangkat premis "tragedy plus time equals comedy". Aco Tenriyagelli berhasil menunjukkan bahwa komedi bukan sekadar hiburan, melainkan cara manusia bertahan hidup dari kepahitan. Akting yang Emosional Rachel Amanda memberikan performa yang sangat rapuh namun kuat sebagai anak yang memendam dendam. Namun, scene stealer sesungguhnya adalah Teuku Rifnu Wikana; ia berhasil menggambarkan sosok ayah yang bersalah namun tetap ingin terlihat lucu di depan publik. Soundtrack yang Reflektif ,Musik dalam film ini, termasuk keterlibatan band The Adams, memberikan atmosfer nostalgia dan kehangatan yang mendukung momen-momen melankolis di sepanjang cerita. Dinamika Komika yang Autentik, Kehadiran Bintang Emon dan Arif Brata bukan sekadar tempelan. Chemistry mereka dengan Rachel Amanda membuat dunia stand-up dalam film ini terasa nyata, lengkap dengan keresahan dan persaingan di balik panggung. 

Suka Duka Tawa adalah surat cinta untuk keluarga yang tidak sempurna. Film ini mungkin akan membuat Anda tertawa terpingkal-pingkal di satu momen, namun bisa membuat Anda menangis sesenggukan di momen berikutnya. film ini adalah pembuka tahun 2026 yang sangat solid bagi perfilman Indonesia tayang mulai 8 Januari 2026 di seluruh bioskop Indonesia, overall  8/10


 


 


Comments

Popular posts from this blog

Press Release Launching Poster PERBURUAN

Press Release Lauching Poster PERBURUAN Jakarta tanggal 27 Juni 2019  - RBOJ Coffee  Sebuah film satu lagi diangkat dari novel karya Pramoedya Ananta Toer segera tayang bertepatan dengan film Bumi Manusia merupakan karya beliau juga, pihak Falcon Pictures sangat antusias ke-2 film ini dapat terlaksana dengan baik saat pengerjaannya hingga kita akan menantikan jadwal edar di bulan Agustus 2019. Dengan tema nasionalisme diharapkan penonton setia film Indonesia makin mencintai negeri ini, menghargai karya anak bangsa dan mendukung setiap perjalanan perfilmaan di tanah air tercinta. Bertepatan salah satu kedai kopi di Jakarta Selatan. Official Poster film PERBURUAN di lauching bersama para pemain seperti Adipati Dolkien (Hardo) , Ayushinta  (Ningsih) , Michael Kho (Prajurit Jepang Shidokan) , Khiva Iskak (Karmin) dan Ernest Samudra (Dipo) sutradara hadir Richard Oh juga Produser Falcon  Pictures Frederica, tak ketinggalan cucu dari Prmaoedya Ananta Toer juga ...

REVIEW : FILM HOUSEMAID 2025, Tampil Dalam Cerita Penuh Kejutan

The Housemaid (2025)  Genre: Thriller psikologis / drama Sutradara: Paul Feig Diadaptasi dari novel: The Housemaid karya Freida McFadden Pemeran utama: Sydney Sweeney, Amanda Seyfried, Brandon Sklenar Ringkasan Cerita Millie, seorang perempuan yang baru keluar dari penjara, mendapat pekerjaan sebagai asisten rumah tangga yang tinggal di dalam rumah milik keluarga Winchester yang kaya  raya. Awalnya pekerjaan ini tampak seperti kesempatan kedua untuk menata hidup. Namun perlahan, atmosfer rumah tersebut berubah mencekam. Rahasia, manipulasi, dan relasi kuasa yang timpang mulai terkuak, menghancurkan ilusi kehidupan kelas atas yang tampak sempurna. Menariknya dari film ini , saya pikir remake film korea karena tidak membaca detil kalau film ini  berdasarkan novel 2022 dengan nama yang sama oleh Freida McFadden. Film tersebut dibintangi oleh Sydney Sweeney, Amanda Seyfried, Brandon Sklenar. termasuk dalam katagori 17+ ada adegan dewasa, harap sangat bijak untuk menontony...

REVIEW : AFTER BURN 2025, Aksi Pencurian Mahakarya Monalisa

  Melihat trailernya kita akan berekspektasi film bakalan super wah dengan segala aksinya, justru ekspektasi tersebut harus dipendam dulu nanti akan menyesal, dalam film kelas B tidak dituntut banyak kita harus berpikir panjang semua berjalan sesuai skenario saja. Hal ini kita membuat santai dalam menikmati filmnya. Dalam pemilihan aktor biasanya ada yang terkenal demi menarik penonton untuk datang ke bioskop, tapi penokohannya kembali dari sutradara dan penulis cerita seperti yang dilakukan oleh J.J Perry , sebagai aktor beladiri yang berkecimpung lama dan menyutradarai beberapa film aksi, tak heran tema yang diambil dari apa yang dia telah bintangi sebagai aktor, The Killers Game dan The Day Shift cukup baik dipasaran, tahun 2025 film terbarunya After Burn , berlatar belakang jaman distopia pasca dunia dalam kehancuran. Dimulai ketika Jake (Dave Bautista) seorang penyitas dan pemburu harta karun tak pernah gagal dalam segala misinya. Ketika tugas mencari biola tertua dan antik d...