Skip to main content

REVIEW : Love You as the World Ends Final, Serial TV Zombie Jepang Memasuki Babak Baru

 

Seperti serial tv Walking Dead, Love You as the World Ends (Kimi to Sekai ga Owaru Hi ni) adalah sebuah serial televisi genre Drama Horor Action yang diproduksi oleh NTV dan Hulu Jepang , Menceritakan manusia yang selamat dari zombie Apocalypse yang mencoba untuk tetap bertahan hidup di bawah virus zombie yang mematikan banyak orang. Kali ini berada pada  akhir dari manusia mencari sebuah serum yang mampu menyembuhkan virus zombie yang dikenal Golem. Jika season 1 hingga 3 ada pada kanal streaming Netflix ntah kenapa Season 4 hilang langsung ke dibuat The Movienya  mungkinkah angka 4 keramat bagi negara jepang. Lanjutan pada kisah kali ini Hibiki ingin menemukan Mirai anak gadisnya, Yamato (Takashi Fumiya) ingin mencari kekasihnya seorang perawat  Hotari Aoi (Hotta Mayo), Kilas balik melangsir dari wikipedia pada Season1 Hibiki Mamiya (Ryoma Takeuchi) montir mobil ingin menikahi kekasihnya Kurumi (Ayami Nakajo) namun Jepang saat itu diserang oleh virus zombie dikenal dengan Golem, pada Season 2 dan Season 3 pencarian setelah 10 bulan setelah wabah tersebut mereka menemukan grup X disebuah tempat bahkan Kurumi hamil anak pertamanya tapi malang baginya terjangkit virus, hanya satu cara menyelamatkan bayinya Mirai terpaksa membunuh istrinya sendiri, pada Season 4 diketahui Mirai membawa antibodi kuat terhadap virus golem sehingga dia diperebutkan oleh banyak pihak kemudian  babak 5  (The Movie) bukan serial lagi petualangan babak baru dimulai denagn cerita 3 orang pengembara bertemu seseorang yang ingin menuju menara Utopia dibuatnya serum anti Golem dimana keselamatan umat manusia tergantung pada penemuan serum tersebut. Yamato mendapatkan akses masuk dalam dunia bawah tanah yang sangat  berbeda diatas Menara Utopia dimana tidak hanya pusat laboratorium tetapi juga rumah bagi orang kaya raya. Dengan bantuan seseorang mereka menerobos masuk termasuk Hibiki, misi mereka menemukan serum dan membawa Mirai anaknya dengan selamat.

 

Alur cerita selama durasi 2 jam tak lain perjuangan mencapai menara Utopia dibarengi flashback jika penonton tidak menonton serial tvnya  akan mengerti setelah berjalan kurang lebih 30 menitan, secara keseluruhan para aktor dengan karakter masing-masing terlihat egois bukan berjuang bersama-sama, cenderung agak membosankan dengan tempo yang lambat, ya walaupun pasti ada sisi empati kemanusian  tapi bagi penonton agak dibuat kesal namun dengan karakter tambahan yang akan memperjelas benang merahnya filmnya. Terlepas aksi membunuh zombie, fokusnya pada kisah bagaimana ayah sangat mencintai putrinya karena pengorbanan istri menjadikan dia begitu kuat untuk menolong keluar dari Utopia. Persahabatan terlihat menjelang 45 menit berakhirnya, Kekurangan pada sisi CGI yang terlihat kasar, ada twist menuju season 5 setelah credit title.  Love You as the World Ends Final, mulai tayang 19 Juni 2024 hanya di CGV Cinemas, Cinepolis dan Flixcinema. Overall : 7/10


 

Comments

Popular posts from this blog

Press Release Launching Poster PERBURUAN

Press Release Lauching Poster PERBURUAN Jakarta tanggal 27 Juni 2019  - RBOJ Coffee  Sebuah film satu lagi diangkat dari novel karya Pramoedya Ananta Toer segera tayang bertepatan dengan film Bumi Manusia merupakan karya beliau juga, pihak Falcon Pictures sangat antusias ke-2 film ini dapat terlaksana dengan baik saat pengerjaannya hingga kita akan menantikan jadwal edar di bulan Agustus 2019. Dengan tema nasionalisme diharapkan penonton setia film Indonesia makin mencintai negeri ini, menghargai karya anak bangsa dan mendukung setiap perjalanan perfilmaan di tanah air tercinta. Bertepatan salah satu kedai kopi di Jakarta Selatan. Official Poster film PERBURUAN di lauching bersama para pemain seperti Adipati Dolkien (Hardo) , Ayushinta  (Ningsih) , Michael Kho (Prajurit Jepang Shidokan) , Khiva Iskak (Karmin) dan Ernest Samudra (Dipo) sutradara hadir Richard Oh juga Produser Falcon  Pictures Frederica, tak ketinggalan cucu dari Prmaoedya Ananta Toer juga ...

REVIEW : FILM HOUSEMAID 2025, Tampil Dalam Cerita Penuh Kejutan

The Housemaid (2025)  Genre: Thriller psikologis / drama Sutradara: Paul Feig Diadaptasi dari novel: The Housemaid karya Freida McFadden Pemeran utama: Sydney Sweeney, Amanda Seyfried, Brandon Sklenar Ringkasan Cerita Millie, seorang perempuan yang baru keluar dari penjara, mendapat pekerjaan sebagai asisten rumah tangga yang tinggal di dalam rumah milik keluarga Winchester yang kaya  raya. Awalnya pekerjaan ini tampak seperti kesempatan kedua untuk menata hidup. Namun perlahan, atmosfer rumah tersebut berubah mencekam. Rahasia, manipulasi, dan relasi kuasa yang timpang mulai terkuak, menghancurkan ilusi kehidupan kelas atas yang tampak sempurna. Menariknya dari film ini , saya pikir remake film korea karena tidak membaca detil kalau film ini  berdasarkan novel 2022 dengan nama yang sama oleh Freida McFadden. Film tersebut dibintangi oleh Sydney Sweeney, Amanda Seyfried, Brandon Sklenar. termasuk dalam katagori 17+ ada adegan dewasa, harap sangat bijak untuk menontony...

REVIEW : AFTER BURN 2025, Aksi Pencurian Mahakarya Monalisa

  Melihat trailernya kita akan berekspektasi film bakalan super wah dengan segala aksinya, justru ekspektasi tersebut harus dipendam dulu nanti akan menyesal, dalam film kelas B tidak dituntut banyak kita harus berpikir panjang semua berjalan sesuai skenario saja. Hal ini kita membuat santai dalam menikmati filmnya. Dalam pemilihan aktor biasanya ada yang terkenal demi menarik penonton untuk datang ke bioskop, tapi penokohannya kembali dari sutradara dan penulis cerita seperti yang dilakukan oleh J.J Perry , sebagai aktor beladiri yang berkecimpung lama dan menyutradarai beberapa film aksi, tak heran tema yang diambil dari apa yang dia telah bintangi sebagai aktor, The Killers Game dan The Day Shift cukup baik dipasaran, tahun 2025 film terbarunya After Burn , berlatar belakang jaman distopia pasca dunia dalam kehancuran. Dimulai ketika Jake (Dave Bautista) seorang penyitas dan pemburu harta karun tak pernah gagal dalam segala misinya. Ketika tugas mencari biola tertua dan antik d...