Skip to main content

Press Release : Film Dokumenter Harta Tahta Raisa

Kali ini Imajinari kembali mengeluarkan karya terbarunya dan lagi-lagi melahirkan sesuatu yangg berbeda dari karya-karya sebelumnya, yaitu film dokumenter “Harta Tahta Raisa”, berkerjasama dengan Juni Records yaitu label tempat Raisa bernaung. Diproduseri oleh Dipa Andika dan Adryanto Pratono (boim), dengan Ernest Prakasa sebagai Produser Eksekutif dan kali ini bangku sutradara diisi oleh Soleh Solihun. Kemasan dokumenternya diawali dari awal Raisa meniti karir di industri musik Indonesia, lalu perjalanan Ia bersama sang manajer Adryanto Pratono (Boim) yang sekaligus sahabatnya dalam menjadi mitra kerja untuk membangun “Juni Records”, hingga momentum eksklusifnya yaitu “Raisa Live in Concert GBK” pada tahun 2023 lalu.Film ini menampilkan beberapa aktivitas dari Raisa dengan teknik handheld camera seperti vlog, ada juga footage-footage untuk mendukung narasi, dan statis shot untuk interview. Untuk bagian interview kita juga akan diperkenalkan dengan nama-nama besar dibalik kesuksesan raisa hingga saat ini, mulai dari keluarga, produser, dan juga para sahabat sesama musisi, serta akan menyoroti kisah dari Boim yang berperan besar dalam perjalanan karir Raisa.

 

Sebagai dokumenter pertama yang disutradarai oleh Soleh Solihun ini  cukup terbilang berhasil, alur cerita tidak terasa membosankan dan tiap scene dijahit dengan rapih, meski ada beberapa adegan yang terlihat seperi vlog biasa tapi tidak menghilangkan esensi keseluruhan filmnya. Fokus klimaks cerita akan ada di konser Raisa tahun lalu, beserta aktivitas di balik layar dan belakang panggungnya. Tapi perjalanan untuk menuju kesana kita akan disuguhi adegan-adegan tidak scripted yang berjalan natural sampai tidak terasa durasi sudah mau sampai diakhir film. Selain itu beberapa part dimulai dari opening kita akan diajak untuk bernyanyi bersama dan pada akhirnya menuju moment konser jadi terasa Pecah Banget ketika Raisa menyanyikan salah satu lagunya menuju akhir film. Melalui dokumenter ini, Raisa juga ingin mengucapkan terima kasih kepada seluruho rang-orang yang telah mendukung perjalanannya di dunia musik maupun dirinya sebagai manusia, yang terus bertumbuh. Secara khusus, Raisa ingin mendedikasikan “Harta Tahta Raisa” sebagai persembahan bagi para fan, YourRaisa. Bahkan, judul film ini juga diambil dari idiom yang selama ini telah mengakar di perbincangan publik Indonesia dengan memberikan pemaknaan yang lebih mendalam. Buat para YourRaisa tentunya sayang untuk melewatkan film ini, dimana sajian dokumenter ini terasa eksklusif mengingat seorang Raisa bukanlah public figur yang sering mempublish kehidupannya. Film Dokumenter Harta Tahta Raisa sekarang bisa disaksikan penonton Indonesia mulai 6 Juni 2024 di bioskop kesayangan anda jangan lupa bernyanyi bersama para fans Raisa.

Penulis Kontributor : Melisa




Comments

Popular posts from this blog

Press Release : WESTWORLD Season 2 tayang segera

JAKARTA, 9 Maret 2018 – Drama serial peraih Emmy ® WESTWORLD kembali dengan sepuluh episode di season kedua bersamaan dengan A.S. pada Senin, 23 April jam 8.00 WIB eksklusif di HBO dengan penayangan ulang primetime jam 21.00 WIB di HBO. Tonton episodenya di HBO On Demand. Tonton sepuluh episode dari season pertama serial WESTWORLD yang mendapat pengakuan dari para kritikus, kapanpun di HBO On Demand. Season pertama juga akan tayang setiap Sabtu malam HBO mulai 24 Maret sampai 21 April. Tayang perdana di HBO pada 2016 dan menjadi serial anyar HBO yang paling banyak ditonton, WESTWORLD merupakan perjalanan kelam tentang sebuah awal dari kesadaran buatan dan evolusi dari kejahatan. Pemain dari season pertama antara lain Anthony Hopkins, Evan Rachel Wood, Thandie Newton, Ed Harris, Jeffrey Wright, James Marsden, Tessa Thompson, Sidse Babett Knudsen, Jimmi Simpson, Rodrigo Santoro, Shannon Woodward, Ingrid Bolsø Berdal, Ben Barnes, Simon Quarterman, Angela Sarafy

Press Release Launching Poster PERBURUAN

Press Release Lauching Poster PERBURUAN Jakarta tanggal 27 Juni 2019  - RBOJ Coffee  Sebuah film satu lagi diangkat dari novel karya Pramoedya Ananta Toer segera tayang bertepatan dengan film Bumi Manusia merupakan karya beliau juga, pihak Falcon Pictures sangat antusias ke-2 film ini dapat terlaksana dengan baik saat pengerjaannya hingga kita akan menantikan jadwal edar di bulan Agustus 2019. Dengan tema nasionalisme diharapkan penonton setia film Indonesia makin mencintai negeri ini, menghargai karya anak bangsa dan mendukung setiap perjalanan perfilmaan di tanah air tercinta. Bertepatan salah satu kedai kopi di Jakarta Selatan. Official Poster film PERBURUAN di lauching bersama para pemain seperti Adipati Dolkien (Hardo) , Ayushinta  (Ningsih) , Michael Kho (Prajurit Jepang Shidokan) , Khiva Iskak (Karmin) dan Ernest Samudra (Dipo) sutradara hadir Richard Oh juga Produser Falcon  Pictures Frederica, tak ketinggalan cucu dari Prmaoedya Ananta Toer juga hadir - Angga. Sung

REVIEW : FILM SUSUK : KUTUKAN KECANTIKAN

SUSUK : KUTUKAN  KECANTIKAN Produksi: Legacy Pictures,Visinema Pictures, Goodwork Duration: 102 minutes Dengan tema yang sudah lumrah di kalangan masyarakat khususnya wanita pemakain susuk menjadi bagian bagi mereka yang kurang percaya diri (Insecure) untuk tampil lebih lagi tak sekedar kecantikan belaka. Berawal seorang wanita muda bernama Laras (Hana Malasan) pekerja seks komersial mengalami kecelakan disebuah gedung, kasus tersebut membawa sosok politikus ternama. Sebenarnya Laras ingin keluar tapi kebutuhan dirinya tidak mencukupi, adiknya berprofesi sebagai mua pengantin , Ayu (Ersya Aurela) mencoba menolong lewat jalan pintas orang pintar karena pihak rumah sakit tidak mampu melepas benda asing dalam tubuh Laras, ditemani oleh Arman (Jourdy Pranata) , Ayu pun mencari berbagai cara untuk menyembuhkan Laras dengan pulang ke desanya, Dengan mendatangi Damar (Whani Dharmawan) seorang kepala desa yang membantu Laras dan Ayu setelah orang tua mereka meninggal, Ustad Rahmat (M.N. Qom