Skip to main content

REVIEW : Totto-Chan: The Little Girl at the Window

Film Totto chan , The Girl at windows  merupakan adaptasi dari novel best seller karya Tetsuko Kuroyanagi dengan judul yang sama dilatarbelakangi oleh kisah si penulis sendiri ketika masih kecil  sedang menempuh pendidikan di sekolah Tomoe Gakuen. Totto-chan gadis kecil super aktif tidak bisa belajar disekolah umum karena mempunyai pikiran sendiri dalam belajar, dengan semangat menggebu-gebu dia selalu bikin orang lain tertawa namun orang tua mengalami kesulitan menyekolahkan dia sehingga untuk hal ini, hanya sekolah unik yang mau menerimanya, Meskipun ayah dan ibunya mencintainya, tidak tahu cara terbaik menangani anak ini , hingga akhirnya dia bertemu dengan Pak Kobayashi, kepala sekolah Tomoe Gakuen, dia menemukan seseorang yang dapat memahaminya jalan pikiranya. Sebagai guru dan kepala sekolah Pak Kobayashi adalah  benar-benar memahami hati anak-anak. Pada pertemuan pertamanya dengan Totto-chan, dia mendengarkan ceritanya selama berjam-jam-untuk mengungkapkan semua pikiran yang ada di kepalanya sampai akhirnya Totto-chan mengajukan pertanyaan yang sebenarnya menjadi inti dari keberadaannya: "Mengapa saya menjadi anak yang buruk?" Dan untuk pertama kalinya, ia mendapati seseorang mengatakan kepadanya bahwa ia tidak nakal-dan ia sungguh-sungguh pandai. Sekolah ini  berjuang melawan pandangan masyarakat yang telah memutuskan untuk membuang anak-anak tertentu karena mereka "terlalu bermasalah". Dia telah menciptakan surga bagi mereka yang tidak cocok  baik secara fisik maupun mental. Pak Kobayashi tahu hal yang mereka membutuhkan tempat di mana mereka bisa bebas mengeksplorasi apa pun yang menarik minat mereka. Di sekolahnya, para guru tidak hadir untuk mencoba memaksakan pengetahuan ke dalam kepala murid-muridnya, melainkan untuk menjelaskan apa pun yang mereka inginkan. Seiring waktu totto chan berkenalan Yasuaki salah satu anak punya pengidap Polio, disini totto belajar mengenal kasih sayang,kepedulian terhadap orang lain yaitu teman-temannya dengan kekurangan yang berbeda, totto memberikan warna baru dalam kehidupan anak-anak saat kondisi Jepang terlibat dalam perang dunia. Dengan segala keterbatasan dana Pak Kobayashi melayani anak-anak penuh semangat dalam ruangan gerbong kereta.

 

Totto Chan little girl at the window memberikan suguhan film yang manis, mengharukan dimasa semua anak mengalami perubahan bersosial dengan karakternya sendiri, film ini juga mengajarkan menerima kekurangan orang lain menjadi sesuatu yang positif bukan mengucilkan di dalam tatanan masyarakat terutama sekolah umum, merekalah yang menghidupkan dunia dengan cara sendiri. Persahabatan tanpa mengenal status sosial, merubah pandangan orang dewasa  atau orang tua terhadap anaknya yang unik, kreatif dan super enerjik. Banyak pesan mendalam setiap anak menghadikan keajaiban disaat masa-masa sulit, kalian bisa menangis, tertawa, bergembira bersama film ini mulai tayang tanggal 1 Mei 2024 hanya di CGV, Cinepolis

Overall : 9/10

Director: Shinnosuke Yakuwa
Screenplay: Shinnosuke Yakuwa
Music: Yūji Nomi
Original creator: Tetsuko Kuroyanagi
Character Design: Shizue Kaneko
Art Director: Tatsuya Kushida
Chief Animation Director: Shizue Kaneko
Sound Director: Youji Shimizu
Director of Photography: Kentarō Minegishi
Executive producer: Tetsuko Kuroyanagi

 


 


Director: Shinnosuke Yakuwa
Screenplay: Shinnosuke Yakuwa
Music: Yūji Nomi
Original creator: Tetsuko Kuroyanagi
Character Design: Shizue Kaneko
Art Director: Tatsuya Kushida
Chief Animation Director: Shizue Kaneko
Sound Director: Youji Shimizu
Director of Photography: Kentarō Minegishi
Executive producer: Tetsuko Kuroyanagi

Comments

Popular posts from this blog

Press Release Launching Poster PERBURUAN

Press Release Lauching Poster PERBURUAN Jakarta tanggal 27 Juni 2019  - RBOJ Coffee  Sebuah film satu lagi diangkat dari novel karya Pramoedya Ananta Toer segera tayang bertepatan dengan film Bumi Manusia merupakan karya beliau juga, pihak Falcon Pictures sangat antusias ke-2 film ini dapat terlaksana dengan baik saat pengerjaannya hingga kita akan menantikan jadwal edar di bulan Agustus 2019. Dengan tema nasionalisme diharapkan penonton setia film Indonesia makin mencintai negeri ini, menghargai karya anak bangsa dan mendukung setiap perjalanan perfilmaan di tanah air tercinta. Bertepatan salah satu kedai kopi di Jakarta Selatan. Official Poster film PERBURUAN di lauching bersama para pemain seperti Adipati Dolkien (Hardo) , Ayushinta  (Ningsih) , Michael Kho (Prajurit Jepang Shidokan) , Khiva Iskak (Karmin) dan Ernest Samudra (Dipo) sutradara hadir Richard Oh juga Produser Falcon  Pictures Frederica, tak ketinggalan cucu dari Prmaoedya Ananta Toer juga ...

REVIEW : FILM HOUSEMAID 2025, Tampil Dalam Cerita Penuh Kejutan

The Housemaid (2025)  Genre: Thriller psikologis / drama Sutradara: Paul Feig Diadaptasi dari novel: The Housemaid karya Freida McFadden Pemeran utama: Sydney Sweeney, Amanda Seyfried, Brandon Sklenar Ringkasan Cerita Millie, seorang perempuan yang baru keluar dari penjara, mendapat pekerjaan sebagai asisten rumah tangga yang tinggal di dalam rumah milik keluarga Winchester yang kaya  raya. Awalnya pekerjaan ini tampak seperti kesempatan kedua untuk menata hidup. Namun perlahan, atmosfer rumah tersebut berubah mencekam. Rahasia, manipulasi, dan relasi kuasa yang timpang mulai terkuak, menghancurkan ilusi kehidupan kelas atas yang tampak sempurna. Menariknya dari film ini , saya pikir remake film korea karena tidak membaca detil kalau film ini  berdasarkan novel 2022 dengan nama yang sama oleh Freida McFadden. Film tersebut dibintangi oleh Sydney Sweeney, Amanda Seyfried, Brandon Sklenar. termasuk dalam katagori 17+ ada adegan dewasa, harap sangat bijak untuk menontony...

REVIEW : AFTER BURN 2025, Aksi Pencurian Mahakarya Monalisa

  Melihat trailernya kita akan berekspektasi film bakalan super wah dengan segala aksinya, justru ekspektasi tersebut harus dipendam dulu nanti akan menyesal, dalam film kelas B tidak dituntut banyak kita harus berpikir panjang semua berjalan sesuai skenario saja. Hal ini kita membuat santai dalam menikmati filmnya. Dalam pemilihan aktor biasanya ada yang terkenal demi menarik penonton untuk datang ke bioskop, tapi penokohannya kembali dari sutradara dan penulis cerita seperti yang dilakukan oleh J.J Perry , sebagai aktor beladiri yang berkecimpung lama dan menyutradarai beberapa film aksi, tak heran tema yang diambil dari apa yang dia telah bintangi sebagai aktor, The Killers Game dan The Day Shift cukup baik dipasaran, tahun 2025 film terbarunya After Burn , berlatar belakang jaman distopia pasca dunia dalam kehancuran. Dimulai ketika Jake (Dave Bautista) seorang penyitas dan pemburu harta karun tak pernah gagal dalam segala misinya. Ketika tugas mencari biola tertua dan antik d...