Skip to main content

REVIEW : FRIEND ZONE ( Thailand 2019 )


FRIEND ZONE ( Thailand Movie )
Directed : Chayanop Boonprakob
Production: GDH
Runtime : 1 jam 58 menit
Hidup sebagai mahluk sosial tak lepas dari namanya sebuah pertemanan karena kita saling membutuhkan satu sama lain, dan seorang teman apalagi lawan jenis seringkali kita menyimpan rasa suka ntah sebatas teman atau memang sebagai pacar. Ketika masih masih kecil mungkin hal tersebut tidak terlalu berpengaruh dalam diri kita, namun setelah menginjak masa SMP / SMA perasaan sebagai teman bisa cepat tergantikan dengan perasaan suka dengan lawan jenis, hal itu lumrah terjadi karena masa-masa tersebut memang membutuhkan pengenalan diri kepada orang lain, bahkan teman dekat seringkali disalah artikan keberadaanya saat berdua pada lokasi dan moment yang terlihat lain. Inilah kisah Palm (Napthat Siangsomboon) terjebak pada masa pertemanan dengan Gink ( Pimchanok Luevisadpaibul) selama 10 tahun sejak waktu SMA, padahal Palm seringkali menemani Gink setiap ada masalah yang terjadi, berawal pada sebuah kisah ayahnya yang selingkuh membuat Gink selalu curiga dengan pasangannya. Setiap kali berada diluar negri Gink mengejar sampai sejauh mana pacarnya Ted-Jason Young berada dengan wanita lain atau tidak, rasa posesif yang berlebihan membuat Gink selalu salah dalam berpikir. Melihat Palm sebagai sahabat sejati membuat Gink merasa bahagia hingga berujung pada disaat keputusan besar apakah Gink harus menikah dengan Ted atau menjalani cinta dengan Palm.


Sebuah film komedi romantis terbaru dari rumah produksi GDH, arahan dari sutradara Chayanop Boonprakob ( Sucksed, A Gift, May Who ) selalu memberikan joke ringan dan mudah dimengerti, para sineas thailand tidak terlalu sukar mencari cerita dalam membuat film. Kisah sehari-hari dapat dijadikan cerita dengan alur yang menarik, hal ini yang membuktikan perfilmaan thailand tidak berporos pada gaya film barat atau film asia lainnya. Suguhan drama dikemas secara apik, adegan-adegan natural diperlihatkan kepada penonton dalam durasi cukup panjang 1 jam 58 menit rasanya tidak terlalu lama dalam mencerna. Tingkah laku Palm dan Gink selalu membuat tawa penonton. Satu lagi yang menarik dari Friend Zone adalah theme songnya OST KID MAK  membawa beberapa negara asia terlibat didalamnya seperti Malaysia, Indonesia, Hongkong, Laos, Philipina, Vietnam dll hal ini membuktikan bahwa fllm thailand mampu masuk dimasyarakat asia khususnya, Friend Zone tayanga film romantis yang membuat baper penonton melihat kisah Palm dan Gink, sudah tayang mulai tanggal 20 Maret 2019 hanya di CGV, Cinemaxxtheater, flixcinema 
Overall : 8/10
 
 

Comments

Popular posts from this blog

Press Release Launching Poster PERBURUAN

Press Release Lauching Poster PERBURUAN Jakarta tanggal 27 Juni 2019  - RBOJ Coffee  Sebuah film satu lagi diangkat dari novel karya Pramoedya Ananta Toer segera tayang bertepatan dengan film Bumi Manusia merupakan karya beliau juga, pihak Falcon Pictures sangat antusias ke-2 film ini dapat terlaksana dengan baik saat pengerjaannya hingga kita akan menantikan jadwal edar di bulan Agustus 2019. Dengan tema nasionalisme diharapkan penonton setia film Indonesia makin mencintai negeri ini, menghargai karya anak bangsa dan mendukung setiap perjalanan perfilmaan di tanah air tercinta. Bertepatan salah satu kedai kopi di Jakarta Selatan. Official Poster film PERBURUAN di lauching bersama para pemain seperti Adipati Dolkien (Hardo) , Ayushinta  (Ningsih) , Michael Kho (Prajurit Jepang Shidokan) , Khiva Iskak (Karmin) dan Ernest Samudra (Dipo) sutradara hadir Richard Oh juga Produser Falcon  Pictures Frederica, tak ketinggalan cucu dari Prmaoedya Ananta Toer juga ...

REVIEW : FILM HOUSEMAID 2025, Tampil Dalam Cerita Penuh Kejutan

The Housemaid (2025)  Genre: Thriller psikologis / drama Sutradara: Paul Feig Diadaptasi dari novel: The Housemaid karya Freida McFadden Pemeran utama: Sydney Sweeney, Amanda Seyfried, Brandon Sklenar Ringkasan Cerita Millie, seorang perempuan yang baru keluar dari penjara, mendapat pekerjaan sebagai asisten rumah tangga yang tinggal di dalam rumah milik keluarga Winchester yang kaya  raya. Awalnya pekerjaan ini tampak seperti kesempatan kedua untuk menata hidup. Namun perlahan, atmosfer rumah tersebut berubah mencekam. Rahasia, manipulasi, dan relasi kuasa yang timpang mulai terkuak, menghancurkan ilusi kehidupan kelas atas yang tampak sempurna. Menariknya dari film ini , saya pikir remake film korea karena tidak membaca detil kalau film ini  berdasarkan novel 2022 dengan nama yang sama oleh Freida McFadden. Film tersebut dibintangi oleh Sydney Sweeney, Amanda Seyfried, Brandon Sklenar. termasuk dalam katagori 17+ ada adegan dewasa, harap sangat bijak untuk menontony...

REVIEW : AFTER BURN 2025, Aksi Pencurian Mahakarya Monalisa

  Melihat trailernya kita akan berekspektasi film bakalan super wah dengan segala aksinya, justru ekspektasi tersebut harus dipendam dulu nanti akan menyesal, dalam film kelas B tidak dituntut banyak kita harus berpikir panjang semua berjalan sesuai skenario saja. Hal ini kita membuat santai dalam menikmati filmnya. Dalam pemilihan aktor biasanya ada yang terkenal demi menarik penonton untuk datang ke bioskop, tapi penokohannya kembali dari sutradara dan penulis cerita seperti yang dilakukan oleh J.J Perry , sebagai aktor beladiri yang berkecimpung lama dan menyutradarai beberapa film aksi, tak heran tema yang diambil dari apa yang dia telah bintangi sebagai aktor, The Killers Game dan The Day Shift cukup baik dipasaran, tahun 2025 film terbarunya After Burn , berlatar belakang jaman distopia pasca dunia dalam kehancuran. Dimulai ketika Jake (Dave Bautista) seorang penyitas dan pemburu harta karun tak pernah gagal dalam segala misinya. Ketika tugas mencari biola tertua dan antik d...