Skip to main content

Review : FIVE FEET APART

FIVE FEET APART
Directed :  Justin Baldoni
Production : CBS Films & Lionsgate
Runtime : 116 Minutes
Penyakit parah selalu membuat orang depresi hingga berujung pada kematian dan tak sedikit yang mengakhiri dengan bunuh diri karena kesembuhan tak kunjung tiba. Namun apa yang terjadi jika seseorang tak peduli akan kematiannya mendekat dan selalu berusaha lebih baik dalam menjalani penyakitnya. Inilah yang dialami oleh Stella (Haley Lu Richardson ) pasien CP ( Cystic Fibrotis ) atau dikenal dengan penyakit kelaian genetika pada paru-paru yang mempengaruhi pernafasan, pangkreas, ginjal dan hati. Kesulitan bernafas dan seringkali batuknya menahun tak pernah reda, Stella tak peduli dia akan mati suatu saat, sebagai pribadi yang taat dengan aturan obat, dia percaya akan semuanya itu terlewati dengan bai, ketika bertemu Will (Cole Sprouse ) salah satu pasien yang begitu menarik perhatiannya, padahal dia sosok pria yang peduli dengan aturan obat toh suatu saat dia akan meninggal, buat apa menyusahkan orang lain. Pertemuan dengan Stella membuat kehidupannya mulai berubah dari sekedar urusan obat hingga rasa cintanya timbul, berawal dari tidak ada rasa suka justru makin kehari-hari Stella merasakan cinta. 
Drama awal dari sebuah persahabatan menuju kisah cinta romantis disaat tak ada pengharapan bagi keduanya, sosok Stella yang mampu memulihkan sikap Will yang selama ini acuh, Stella yang berani mengambil keputusan demi Will.  Bukan menghadapi kematian dengan pasrah tapi lalukan setiap hari seolah-olah esok tak mampu bertahan hidup. Bagaimana kisah mereka menghabiskan waktu bersama di Rumah sakit, bahkan ketika ada donor paru-paru apakah salah satu merelakan kepergiannya atau tidak sama sekali diambil kesempatan bisa hidup menjadi orang normal ?.
Justin Badoni selama ini dikenal sebagai actor layar kaca dan sutradara film tv, ini debutnya pertama kali layar lebar, atas peranan yang cukup baik pihak CBS Films dan Lionsgate memberikan kesempatan berkiprah di layar lebar dan hasil tidak mengecewakan, sayang sekali eksekusi dari film ini terlalu lemah, penonton kurang diajak lebih dramatis atau di setiap pemikiran kita sudah terbiasa dengan happy ending, rasanya durasi film ini juga cukup panjang sedikit bertele-tele. Hampir semua actor bermain sangat baik termasuk hadirnya Poe sahabat dekat Stell, suasana drama romantis remaja hadir mengisi kekosongan ketika pecinta film enggan menonton film action, FIVE FEET APART mulai tayang tanggal 16 Maret 2019, bisa menjadi acuan nonton berdua sama pasangan tau keluarga.
Overall : 7/10

Comments

Popular posts from this blog

REVIEW : HOMESTAY ( THAILAND MOVIE 2019 )

HOMESTAY (Thailand Movie 2019 ) Directed :Parkpoom Wongpoom Starring : Teeradon Supapunpinyo, Cherprang Areekul, Suquan Bulakul Production : GDH  Runtime : 131 Minutes Mengadaptasi dari novel dan diadaptasi pada anime jepang tahun 2010 berjudul "Colorful" karya Eto Mori, dengan cerita yang sangat menarik bahkan mendapatkan pujian para kritikus begitu mengena hati penonton, nah tahun 2019 salah satu sutradara Thailand - Parkpoom Wongpoom (Shutter, Alone, Bad Genius )  mencoba mengarap dalam live action berjudul " Homestay " ber genre drama romantis plus bumbu sedikit horor dengan tetap pada koridor anak remaja. Film ini dirilis Tahun 2018 bulan Oktober menduduki Box Office urutan pertama dengan penghasilan 37.49 Juta Baht (= -+ Rp 1.677.655.944.48,-) diawal minggu pertama tak heran jika di Thailand mendapatkan sambutan sangat luar biasa, dan kesempatan ini diambil oleh pihak distributor di Indonesia untuk tayang di jaringan CGV,Cinemaxx Theater. Dal

Press Release Launching Poster PERBURUAN

Press Release Lauching Poster PERBURUAN Jakarta tanggal 27 Juni 2019  - RBOJ Coffee  Sebuah film satu lagi diangkat dari novel karya Pramoedya Ananta Toer segera tayang bertepatan dengan film Bumi Manusia merupakan karya beliau juga, pihak Falcon Pictures sangat antusias ke-2 film ini dapat terlaksana dengan baik saat pengerjaannya hingga kita akan menantikan jadwal edar di bulan Agustus 2019. Dengan tema nasionalisme diharapkan penonton setia film Indonesia makin mencintai negeri ini, menghargai karya anak bangsa dan mendukung setiap perjalanan perfilmaan di tanah air tercinta. Bertepatan salah satu kedai kopi di Jakarta Selatan. Official Poster film PERBURUAN di lauching bersama para pemain seperti Adipati Dolkien (Hardo) , Ayushinta  (Ningsih) , Michael Kho (Prajurit Jepang Shidokan) , Khiva Iskak (Karmin) dan Ernest Samudra (Dipo) sutradara hadir Richard Oh juga Produser Falcon  Pictures Frederica, tak ketinggalan cucu dari Prmaoedya Ananta Toer juga hadir - Angga. Sung

Review : Midnight University ( Thai Horor Comedy )

Pangsa film Thailand di Indonesia memang tak sebanyak film Hollywood namun kehadiranya selalu dinantikan para pengemar film dari Negeri Gajah Putih ini, Mereka berani mengemas cerita yang simpel menjadi sebuat tontonan yang sangat bisa dinikmati. Bahkan menempatkan artis yang kurang terkenal di negara atau masuk kelas bawah. Penampilan merekapun tak mau kalah dengan artis senior lainnya yang sudah terkenal baik di Thailand maupun diluar negeri. Berbicara mengenai kehidupan di masa sekolah, sepertinya tak habis-habisnya dibahas. Tak jarang kisahnya itu pernah kita alami, maka tak heran sutradara Kritsada Kaniwichapon & Kanin Koonsumitawong , Piyabutr Atisook . Mengangkat sebuah tema kisah anak abege yang tersohor namun dalam mata pelajaran sangat jelek . Star ( Rasri Balenciaga ) , gadis yang paling tersohor dikelasnya, selalu menjadi sorotan para laki-laki, tak heran grup Star Angel dinantikan kemunculan saat berada di sekolah. Tapi dibalik semua kecantikan dan terkena