Skip to main content

Review : Episode Perdana KNOCK OUT GIRL - VIU

Press Release
VIU PITCHING FORUM 2019

Sebenarnya ini acara pitching forum dengan hadiah karya yang terbaik dijadikan film serial streaming dengan proses yang panjang menghasilkan film yang bagus juga. Untuk kedua kalinya Viu Pitching Forum diadakan setelah HALUSTIK tahun 2017 lalu menjadi juara tkali ini KNOCK OUT GIRL sebagai juara tahun 2018 akan ditayangkan serentak 16 negara mulai tanggal 12 Desember 2018 di media VIU tentunya. Kebahagian tersendiri bagi pemenang. Setelah sesi tanya jawab dari mentor tentang visi misi pitching tersebut dimana nantinya  akan terpilih 10 finalis yang akan diundang ke Jakarta menghadiri Workshop selama seminggu penuh dengan bimbingan intensif dari para sineas profesional seperti Nia Dinata, Andri Cung , Aline Jusria dll, diharapkan para peserta begitu antusias tak sekedar ide saja tapi mampu tertuang ke dalam film secara totalitas. Road show kali ini mengunjungi kota-kota di Indonesia seperti Jakarta, Tanggerang, Bandung, Padang, Jogjakarta, Medan, Balikpapan, Surabaya , Bali, Manado mulai tanggal 16 January 2019 mendatang. Nah bagiamana dengan syaratnya, cukup mudah bagi calon sineas-sineas muda umur 21-44 tahun  cukup lampirkan karya dalam bentuk PDF File 300-500 kata sinopsis cerita yang ada buat  ke pitchtoviu@viuclip.com, tak lupa account media sosial yang terdaftar di akun premium aktif viu. Sambutan masyarakat sangat antusias dan kami juga tidak sabar menghibur pecinta film di Indonesia dengan kehadiran original series yang menarik , tutur Myra Sunaryo selaku Senior Vice President Marketing Viu Indonesia. 


Sekarang kita bahas cerita  Knock Out Girl karya Reka Wijaya yang menang tahun 2018 episode pertama dari 13 episode yang ditayangkan,berkisah petinju yang terkenal namun pesimis dengan sasana tinju MACAN ARENA dibawah pimpinan Braja (Donny Damara) apalagi kondisi dalam masa kebangkrutan akan finansial yang makin merosot, putrinya Windy (Pamela Bowie)  ingin membantu bisnis keluarganya justru mendapatkan tekanan dari ayahnya sendiri. Alur cerita berjalan cukup lambat pada edisi pertama, mungkin terkesan boring melihat aktor bermain rasanya masih kurang sebagai petinju walaupun sudah berkerja menurunkan berat badannya. Jika anda pengemar film tinju seperti Rocky, Creed atau Million Dollar Baby saya bukan membandingakan cerita filmtv dengan layar lebar tapi rasanya masih jauh bukan sekedar biaya yang dikeluarkan , bobot cerita episode pertama harus menarik bagi penonton itu sendiri, konfliknya masih datar saja 45 menit seharusnya menantang justru terlihat lama, menurut saya hal ini yang menjadikan penonton ingin sekali melihat akting mereka di episode berikutnya hingga episode terakhir. Atau kah sengaja supaya penonton makin penasaran melihat Windy berubah drastis menjadi seorang petinju wanita dan kemudian menyelamatkan bisnis keluarganya. Seperti terlihat di Poster dibawah ini. Well sebuah drama yang boleh anda disaksikan sendrii hanya di Viu .
 

 

Comments

Popular posts from this blog

REVIEW : DARK WATERS

DARK WATERS Directed : Todd Haynes Production : Participant & Focus Features Runtime : 126 Minutes  Sebagai seorang pengacara Rob Billot (Mark Ruffalo) melihat kematian binatang di Distrik Virgina Barat secara tidak wajar yang berhubungan dengan perusahaaan besar dekat dengan lahan pertanian tersebu, melihat ada sesuatu yang salah dengan DuPont perusahaan kooperasi besar justru melakukan pencemaran dan pelangaran lingkungan setempat membuat salah satu petani merasakan ada yang aneh dengan sapi setelah mimun air dari sungai dekat rumahnya, dia ingin sekali melaporkan kasus ini ke pemerintah daerah, sebagai seorang pengacara yang sempat membela DuPont justru saat ini dia ingin menjatuhkan Dupont atas kasus tersebut, gak mudah dengan bukti-bukti otentik serta harus berhasil meyakinkan masyarakat bahwa produksi Teflon tersebut mengandung bahan berbahaya senyawa kimia C8 yang mengakibatkan bermacam-macam penyakit ganas. Sejak tahun 1999 hingga tahun 2013 usaha tersebut

REVIEW : NAKEE 2 ( Thailand Horor Movie )

NAKEE 2 (2018) Directed : Pongpat Wachirabunjong Production : Act Art Generation , Falcon Pictures Runtime : 1 Jam 30 Menit Yang paling disuka dari cerita horror Thailand itu sinematography, tone color pastinya lokasi shooting selalu sesuai jalan cerita juga alurnya yang simple tidak neko-neko.   Setelah sukses dengan Serial tv   NAKEE 1 (2016) - di sutradarai oleh Thanya Wachirabunjong   dimana rating penonton serial ini begitu antusias maka tahun 2018 NAKEE 2 – di Sutradarai oleh Pongpat Wachirabunjong , keduanya adalah suami istri yang serius menekuni film horror Thailand.   Dibuatnya sequel ke dalam layar lebar berharap penonton masih antusias, ternyata hasil sangat mengembirakan bahwa tahun lalu film ini masuk Box Office dengan pencapaian nomer satu di Thailand , dikisahkan pada Nakee-1   seputar kisah puteri Naga yang jatuh cinta dengan manusia, dimana sosok garuda juga mencintai puteri tersebut, karena merasa dikhianati garuda harus berkelahi dengan naga sehing

REVIEW : HOMESTAY ( THAILAND MOVIE 2019 )

HOMESTAY (Thailand Movie 2019 ) Directed :Parkpoom Wongpoom Starring : Teeradon Supapunpinyo, Cherprang Areekul, Suquan Bulakul Production : GDH  Runtime : 131 Minutes Mengadaptasi dari novel dan diadaptasi pada anime jepang tahun 2010 berjudul "Colorful" karya Eto Mori, dengan cerita yang sangat menarik bahkan mendapatkan pujian para kritikus begitu mengena hati penonton, nah tahun 2019 salah satu sutradara Thailand - Parkpoom Wongpoom (Shutter, Alone, Bad Genius )  mencoba mengarap dalam live action berjudul " Homestay " ber genre drama romantis plus bumbu sedikit horor dengan tetap pada koridor anak remaja. Film ini dirilis Tahun 2018 bulan Oktober menduduki Box Office urutan pertama dengan penghasilan 37.49 Juta Baht (= -+ Rp 1.677.655.944.48,-) diawal minggu pertama tak heran jika di Thailand mendapatkan sambutan sangat luar biasa, dan kesempatan ini diambil oleh pihak distributor di Indonesia untuk tayang di jaringan CGV,Cinemaxx Theater. Dal