Skip to main content

Press Release : Wiro Sableng, Hero Lokal Pertama Yang Akan Hadir Di Arena of Valor


JAKARTA, INDONESIA - 26 July 2018 - Kejutan baru kembali dipersembahkan untuk para Challengers di seluruh Indonesia. Kali ini, Garena AOV Indonesia bekerjasama dengan Lifelike Pictures untuk menambah keseruan permainan Arena of Valor dengan menghadirkan Hero Wiro Sableng. Hero ini merupakan hero lokal Indonesia pertama yang akan hadir di dalam game AOV dan bisa dimainkan oleh semua pemain AOV pada bulan Agustus 2018 mendatang.

Karakter Wiro Sableng adalah tokoh fiksi dari serial novel karya Bastian Tito yang mengisahkan petualangan pendekar bersenjata Kapak Maut Naga Geni 212. Serial ini telah diadaptasi dalam sinetron Indonesia dari tahun 1994 hingga 2002 dan juga diangkat menjadi film pada tahun 1988 dan 1989. Kemunculan Wiro Sableng di layar kaca inilah yang membuat karakter ini dikenal luas oleh masyarakat Indonesia. Lifelike Pictures, bekerja sama dengan 20th Century Fox, kemudian mengangkat kembali kisah karakter ini di film layar lebar dengan judul Wiro Sableng 212. Proyek kolaborasi perdana antara rumah produksi Hollywood dan rumah produksi lokal di Asia Tenggara ini akan tayang di seluruh bioskop tanah air mulai tanggal 30 Agustus.
Hadirnya hero Wiro Sableng di AOV pada bulan Agustus mendatang merupakan proyek kolaborasi kerjasama antara Lifelike Pictures, Caravan Studio, Tencent Timi Studio, Garena Indonesia dan pihak-pihak lainnya selama berbulan-bulan. Vino G Bastian, pemeran utama dari film Wiro Sableng 212, juga ikut berpartisipasi dalam pembuatan Hero Wiro Sableng. Akhirnya, keinginan pemain AOV akan hero lokal terwujudkan melalui kerjasama ini.
Nantikan kehadiran Wiro Sableng di bioskop dan Arena Antaris di bulan Agustus mendatang!
 

Comments

Popular posts from this blog

REVIEW : DARK WATERS

DARK WATERS Directed : Todd Haynes Production : Participant & Focus Features Runtime : 126 Minutes  Sebagai seorang pengacara Rob Billot (Mark Ruffalo) melihat kematian binatang di Distrik Virgina Barat secara tidak wajar yang berhubungan dengan perusahaaan besar dekat dengan lahan pertanian tersebu, melihat ada sesuatu yang salah dengan DuPont perusahaan kooperasi besar justru melakukan pencemaran dan pelangaran lingkungan setempat membuat salah satu petani merasakan ada yang aneh dengan sapi setelah mimun air dari sungai dekat rumahnya, dia ingin sekali melaporkan kasus ini ke pemerintah daerah, sebagai seorang pengacara yang sempat membela DuPont justru saat ini dia ingin menjatuhkan Dupont atas kasus tersebut, gak mudah dengan bukti-bukti otentik serta harus berhasil meyakinkan masyarakat bahwa produksi Teflon tersebut mengandung bahan berbahaya senyawa kimia C8 yang mengakibatkan bermacam-macam penyakit ganas. Sejak tahun 1999 hingga tahun 2013 usaha tersebut

REVIEW : HOMESTAY ( THAILAND MOVIE 2019 )

HOMESTAY (Thailand Movie 2019 ) Directed :Parkpoom Wongpoom Starring : Teeradon Supapunpinyo, Cherprang Areekul, Suquan Bulakul Production : GDH  Runtime : 131 Minutes Mengadaptasi dari novel dan diadaptasi pada anime jepang tahun 2010 berjudul "Colorful" karya Eto Mori, dengan cerita yang sangat menarik bahkan mendapatkan pujian para kritikus begitu mengena hati penonton, nah tahun 2019 salah satu sutradara Thailand - Parkpoom Wongpoom (Shutter, Alone, Bad Genius )  mencoba mengarap dalam live action berjudul " Homestay " ber genre drama romantis plus bumbu sedikit horor dengan tetap pada koridor anak remaja. Film ini dirilis Tahun 2018 bulan Oktober menduduki Box Office urutan pertama dengan penghasilan 37.49 Juta Baht (= -+ Rp 1.677.655.944.48,-) diawal minggu pertama tak heran jika di Thailand mendapatkan sambutan sangat luar biasa, dan kesempatan ini diambil oleh pihak distributor di Indonesia untuk tayang di jaringan CGV,Cinemaxx Theater. Dal

Review : Midnight University ( Thai Horor Comedy )

Pangsa film Thailand di Indonesia memang tak sebanyak film Hollywood namun kehadiranya selalu dinantikan para pengemar film dari Negeri Gajah Putih ini, Mereka berani mengemas cerita yang simpel menjadi sebuat tontonan yang sangat bisa dinikmati. Bahkan menempatkan artis yang kurang terkenal di negara atau masuk kelas bawah. Penampilan merekapun tak mau kalah dengan artis senior lainnya yang sudah terkenal baik di Thailand maupun diluar negeri. Berbicara mengenai kehidupan di masa sekolah, sepertinya tak habis-habisnya dibahas. Tak jarang kisahnya itu pernah kita alami, maka tak heran sutradara Kritsada Kaniwichapon & Kanin Koonsumitawong , Piyabutr Atisook . Mengangkat sebuah tema kisah anak abege yang tersohor namun dalam mata pelajaran sangat jelek . Star ( Rasri Balenciaga ) , gadis yang paling tersohor dikelasnya, selalu menjadi sorotan para laki-laki, tak heran grup Star Angel dinantikan kemunculan saat berada di sekolah. Tapi dibalik semua kecantikan dan terkena