Skip to main content

Review : Napping Princess ( Hirune-hime : Shiranai watashi no monogatari )


Napping Princess ( Hirune-hime : Shiranai watashi no monogatari  )
Directed : Kenji Kamimaya
Genre : Anime
Production : Signal MD, Warner Bros Japan
Duration : 1h 50m


Jika anda mengenal Kenji Kamimaya  (Ghost In Shell the Series , Cyborg 009 ) inilah debutnya membuat anime drama remaja,  paduan antara mimpi dengan dunia nyata. Ya , seperti kisah sebuah Dejavu, bagaimana semua mimpi tersebut berpengaruh dengan kehidupan seseorang.Sebuah langkah baru bagi dirinya yang mengusung scif-fic ala film Baymax (Big Hero 6). Secara visual pengambaran lokasi serta paduan antara teknologi masa kini dan tahun 2020. Warna-warna cerah kota dan desa begitu kontras. Pengisi scoringnya Yoko Shimomura ( Final Fantasy & Kingdom Hearts ) tetap dengan gubahan nada-nada dari sentuhan piano menjadi ciri khas film anime jepang.


 
Kokone adalah remaja SMA yang ingin melanjutkan kuliah di Tokyo, kebiasaanya suka tertidur dikelas dan seringkali bermimpi di sebuah negara - Hearthland, Kerajaan yang dipenuhi teknologi canggih si Raja ingin sekali dalam satu hari mobil disulap seperti manusia,dengan bantuan tablet ajaib bisa berjalan sendiri namun ada pihak yang tak inginkan hal ini terjadi, maka segala cara diupayakan supaya usaha sang Raja tak berhasil. Termasuk saat kerajaan ini diserang oleh mahluk asing bernama Collosus, hmm mirip Pacific Rim tanpa Gozira. karena mimpi inilah Kokone terhubung dengan apa yang dialami dengan ketika ayahnya bekerja di bengkel, tak sengaja membuat motornya mentransformer menjadi robot dan berjalan sendiri, mendadak hilang tak dapat ditemukan hanya bantuan chat dari tabletnya diberusaha menolong ayahnya. Semua yang terjadi sama dengan apa yang dialami lewat mimpi. Sehingga dia harus sering tertidur untuk menyelesaikan mimpi tersebut. 

Napping tidaklah berat tapi pengarapan plot-plot cerita yang ada agak kedodoran karena objek yang mau diceritakan begitu banyak, tapi kekurangan tersebut diisi joke-joke ringan sehingga penonton tak bosan menonton selama hampir dua jam, yang menyenangkan lagi gaya Kenji dalam penuturan petualangan aksi yang sangat menghibur, ada kisah hubungan keluarga yang tidak harmonis menjadi happy ending, ada kehangatan yang terjadi diantara mereka .

Napping Princess ( Hirune-hime : Shiranai watashi no monogatari  ) tayang tanggal 2 Agustus 2017 hanya di CGV dan Cinemnaxx Theater.

Overall : 6.5/10
 

 

Comments

Popular posts from this blog

Press Release Launching Poster PERBURUAN

Press Release Lauching Poster PERBURUAN Jakarta tanggal 27 Juni 2019  - RBOJ Coffee  Sebuah film satu lagi diangkat dari novel karya Pramoedya Ananta Toer segera tayang bertepatan dengan film Bumi Manusia merupakan karya beliau juga, pihak Falcon Pictures sangat antusias ke-2 film ini dapat terlaksana dengan baik saat pengerjaannya hingga kita akan menantikan jadwal edar di bulan Agustus 2019. Dengan tema nasionalisme diharapkan penonton setia film Indonesia makin mencintai negeri ini, menghargai karya anak bangsa dan mendukung setiap perjalanan perfilmaan di tanah air tercinta. Bertepatan salah satu kedai kopi di Jakarta Selatan. Official Poster film PERBURUAN di lauching bersama para pemain seperti Adipati Dolkien (Hardo) , Ayushinta  (Ningsih) , Michael Kho (Prajurit Jepang Shidokan) , Khiva Iskak (Karmin) dan Ernest Samudra (Dipo) sutradara hadir Richard Oh juga Produser Falcon  Pictures Frederica, tak ketinggalan cucu dari Prmaoedya Ananta Toer juga ...

REVIEW : FILM HOUSEMAID 2025, Tampil Dalam Cerita Penuh Kejutan

The Housemaid (2025)  Genre: Thriller psikologis / drama Sutradara: Paul Feig Diadaptasi dari novel: The Housemaid karya Freida McFadden Pemeran utama: Sydney Sweeney, Amanda Seyfried, Brandon Sklenar Ringkasan Cerita Millie, seorang perempuan yang baru keluar dari penjara, mendapat pekerjaan sebagai asisten rumah tangga yang tinggal di dalam rumah milik keluarga Winchester yang kaya  raya. Awalnya pekerjaan ini tampak seperti kesempatan kedua untuk menata hidup. Namun perlahan, atmosfer rumah tersebut berubah mencekam. Rahasia, manipulasi, dan relasi kuasa yang timpang mulai terkuak, menghancurkan ilusi kehidupan kelas atas yang tampak sempurna. Menariknya dari film ini , saya pikir remake film korea karena tidak membaca detil kalau film ini  berdasarkan novel 2022 dengan nama yang sama oleh Freida McFadden. Film tersebut dibintangi oleh Sydney Sweeney, Amanda Seyfried, Brandon Sklenar. termasuk dalam katagori 17+ ada adegan dewasa, harap sangat bijak untuk menontony...

REVIEW : AFTER BURN 2025, Aksi Pencurian Mahakarya Monalisa

  Melihat trailernya kita akan berekspektasi film bakalan super wah dengan segala aksinya, justru ekspektasi tersebut harus dipendam dulu nanti akan menyesal, dalam film kelas B tidak dituntut banyak kita harus berpikir panjang semua berjalan sesuai skenario saja. Hal ini kita membuat santai dalam menikmati filmnya. Dalam pemilihan aktor biasanya ada yang terkenal demi menarik penonton untuk datang ke bioskop, tapi penokohannya kembali dari sutradara dan penulis cerita seperti yang dilakukan oleh J.J Perry , sebagai aktor beladiri yang berkecimpung lama dan menyutradarai beberapa film aksi, tak heran tema yang diambil dari apa yang dia telah bintangi sebagai aktor, The Killers Game dan The Day Shift cukup baik dipasaran, tahun 2025 film terbarunya After Burn , berlatar belakang jaman distopia pasca dunia dalam kehancuran. Dimulai ketika Jake (Dave Bautista) seorang penyitas dan pemburu harta karun tak pernah gagal dalam segala misinya. Ketika tugas mencari biola tertua dan antik d...