Skip to main content

Review : The Hitman Bodyguard

The Hitman Bodyguard
Directed : Patrick Hughes
Staring : Ryan Reynolds, Samuel L. Jackson, Salma Hayek 
Production : NU Image & Liongates Fims
Runtime : 1h 58m

Banyak judul seputar agent atau polisi bertugas demi satu tujuan namun pada kenyataan sering kali mengalami kegagalan. segala formula dipakai untuk mereka tetap bersatu, namun apa jadinya jika kisah yang satu ini antara Agent dan Penjahat, rasanya lucu sekali mereka bisa kompak ngalahin penjahat lain, Agent Michael Bryce (Ryan  Reynolds) sebagai Triple A Protection Agent harus mengawal penembak jitu Darius Kincaid  (Samuel L Jackson) saksi kekejaman atas tindakan diktator Presiden Belarusia Vladislav Dukhovich (Gary Oldman) pada sidang Mahkamah Internasional di Deen Haag - Belanda. Segala sesuatu sudah diperhitungkan masak oleh Bryce namun setelah kejadian tewasnya klien dia merasa kehilangan segala-galanya termasuk sebagai agent, ketika Interpol membawa Kincaid sebagai saksi hanya satu permintaanya istrinya harus dibebaskan  Namun dalam perjalanan mereka diserang oleh anak buah Dukhovich, salah satu agent Interpol meminta bantuan Bryce mengatasi masalah ini, itulah sepengal kisah The Hitman Bodyguard.
 

Sebuah premis yang ditawarkan dalam film ini adalah Action Romance Komedi , Bryce begitu sempurna dalam segala tindakannya tapi berbeda dengan Kincaid yang mengandalkan insting dalam tujuannya. Yang menjadi penghubung mereka bukanlah tugas semata tapi bagaimana perilaku mereka penuh perasaan cinta atau sekedar tugas. Wanita menjadi alasan utama dalam kehidupan kita kata Kincaid namun Bryce selalu menyalahkan wanita sebagai penghalang. Sebuah perbedaan yang besar. tak heran lagu yang mengiring beberapa kejadian mengingatkan kita pada film Bodyguard (1992) bisa jadi ini merupakan parodinya, ya memang terkesan seperti itu namun tak ada hubungan dengan film ini, The Hitman Bodyguard murni cerita tentang dua orang yang mempunyai tujuan. 
 
Yang menarik bukan saja penampilan Ryan Reynolds dan Samuel L Jackson, munculnya artis Salma hayek (Sonia)  yang terlihat masih muda padahal sudah menginjak umur 50 tahun dan sexi tentunya, tidak banyak film yang dia perankan sukses dipasaran karena semua rata-rata bukan sebagai aktor utama hanya sebagai pemeran kedua, serta munculnya  Joaquim de Almeida , kita kenal debutnya di serial tv Queen Of The South, cukup baik peranya. Patrick Hughes sukses pada mengarap  Expandables 3 (2014) rasanya sudah hafal betul karakter Samuel L Jackson, dia begitu mudah mengarahkan dan membuat film ini sangat menarik disaksikan, untuk durasi memang terbilang cukup panjang saya yakin anda tak akan bosan dengan action serta joke-joke yang mereka lakukan. The Hitman Bodyguards sudah tayang sejak tanggal 16 Agustus 2017 diseluruh bioskop Indonesia.

Overall : 7/10
 
 

Comments

Popular posts from this blog

REVIEW : DARK WATERS

DARK WATERS Directed : Todd Haynes Production : Participant & Focus Features Runtime : 126 Minutes  Sebagai seorang pengacara Rob Billot (Mark Ruffalo) melihat kematian binatang di Distrik Virgina Barat secara tidak wajar yang berhubungan dengan perusahaaan besar dekat dengan lahan pertanian tersebu, melihat ada sesuatu yang salah dengan DuPont perusahaan kooperasi besar justru melakukan pencemaran dan pelangaran lingkungan setempat membuat salah satu petani merasakan ada yang aneh dengan sapi setelah mimun air dari sungai dekat rumahnya, dia ingin sekali melaporkan kasus ini ke pemerintah daerah, sebagai seorang pengacara yang sempat membela DuPont justru saat ini dia ingin menjatuhkan Dupont atas kasus tersebut, gak mudah dengan bukti-bukti otentik serta harus berhasil meyakinkan masyarakat bahwa produksi Teflon tersebut mengandung bahan berbahaya senyawa kimia C8 yang mengakibatkan bermacam-macam penyakit ganas. Sejak tahun 1999 hingga tahun 2013 usaha tersebut

REVIEW : HOMESTAY ( THAILAND MOVIE 2019 )

HOMESTAY (Thailand Movie 2019 ) Directed :Parkpoom Wongpoom Starring : Teeradon Supapunpinyo, Cherprang Areekul, Suquan Bulakul Production : GDH  Runtime : 131 Minutes Mengadaptasi dari novel dan diadaptasi pada anime jepang tahun 2010 berjudul "Colorful" karya Eto Mori, dengan cerita yang sangat menarik bahkan mendapatkan pujian para kritikus begitu mengena hati penonton, nah tahun 2019 salah satu sutradara Thailand - Parkpoom Wongpoom (Shutter, Alone, Bad Genius )  mencoba mengarap dalam live action berjudul " Homestay " ber genre drama romantis plus bumbu sedikit horor dengan tetap pada koridor anak remaja. Film ini dirilis Tahun 2018 bulan Oktober menduduki Box Office urutan pertama dengan penghasilan 37.49 Juta Baht (= -+ Rp 1.677.655.944.48,-) diawal minggu pertama tak heran jika di Thailand mendapatkan sambutan sangat luar biasa, dan kesempatan ini diambil oleh pihak distributor di Indonesia untuk tayang di jaringan CGV,Cinemaxx Theater. Dal

Review Take Me Home

Take Me Home  Genre Suspense/ Horror Released Date 11 Mei 2016 Distributor  / Sales Representative : M Pictures Co., Ltd Casting :  Mario Maurer / Wannarot Sonthichai / Peter Noppachai / Producer ; Kanyarat Jiraratchakit Director : Kongkiat Khomsiri Negeri  Gajah Putih ini selalu bisa memberikan tontonan Horor yang tidak mudah ditebak oleh penonton, masih dengan gaya yang khas sinematography mereka. Film ini masih bisa dibilang membuat jantungan yang menontonnya, dari segi kostum , dekorasi bahkan lokasi yang dijadikan punya sangat tepat . Apalagi kehadiran wajah tampan Mario Maurer masih menjadikan film thailand di nanti-nanti oleh pengemarnya. Tan ( Mario Maurer ) , koma setelah kecelakan yang menimpanya sejak 10 tahun yang lalu, saat ini dia berada di sebuah Rumah Sakit dan bekerja disana. Namun kerinduan asal usulnya membuat dia mencari keberadaan keluarganya. Setelah mengetahuinya  Tan mendatangi rumah yang tertera difoto yang dia temukan di bangsal Rumah Sak