Skip to main content

Review : Baby Driver

Baby Driver
Directed : Edgar Wright
Starring : Angsel Elgort, Kevin Spacey, Jamie Fox, Lily James
Production : Working Title Films, Tristar Pictures, Sony Pictures
Duration : 1h  52m

Biasanya soundtrack hanya sebagai pengiring dalam sebuah adegan atau sebagai theme song film itu sendiri, kecuali film bergenre musical tentu saja hal yang wajar bukan ?, namun apa jadinya soundtrack menjadi bagian film bergenre action thriller bahwa musik menyatu dalam adegan demi adegan,ini terjadi pada film Baby Driver yang disutradarai oleh Edgar Wright ( Shaun Of The Dead, The World Ends & Scott Pilgrim vs The World ) tergolong unik cara dia meramu film ini menjadikan tontonan yang sangat menarik dari awal hingga akhir.


Baby Driver bukanlah adu balap mobil, bukan juga tentang pencurian mobil mewah, tapi menawarkan film dengan gejolak anak muda, maaf bukan harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari saat berkendara ya. Ketika masih kecil Baby (Angsel Elgort) mengalami kecelakan mengakibatkan gendang telinganya tak bisa mendengar dengan baik, salah satu caranya hanya mendengar musik sebagai terapi sakit yang dia derita, dia disewa sebagai pengemudi handal bagi perampok spesialis bank dikepalai oleh Doc (Kevin Spacey). Diwaktu lampu Doc telah menyelamatkan dia, maka Baby berutang pada Doc dibayar dengan keahliannya mengemudi,apa yang dihasilkan Baby tidaklah begitu besar dibandingkan taruhan nyawanya. Tak sengaja Baby melihat cewek yang suka mendengarkan lagu, disinilah awal Baby menjalin kisah cintanya dengan Debora (Lily James), seorang pramusaji. Sebenarnya Baby sudah lelah melakukan pekerjaan ini, dia berjanji akan berhenti ketika semua uang yang dia kumpulkan untuk pergi dari kotanya, memulai kehidupan yang baru. Namun ketika tugas terakhir baby melakukan kesalahan sehingga kelompoknya dikejar oleh polisi dan bossnya sendiri. Karena tak ingin Debora terluka, Baby melakukan tugas yang terakhirnya. Perseteruan Baby dengan kelompoknya juga berurusan dengan polisi.



Sehebat apapun penjahat selalu ada sisi positifnya apalagi berurusan dengan percintaan, karena wanitalah pria berkorban demi apapun supaya si wanita tersebut selamat dari bahaya maut sekalipun. bak seorang pahlawan berperang, begitulah Baby berusaha menyelamatkan Debora dari ancaman Doc. Komedi dibalut Aksi menjadikan film ini berbeda, chemistry Baby dengan Debora sangat pas, ceritanyapun tidak membosankan. Sangat entertaining sekali, fun dan semua bermain sangat apik. Intesitas adegan demi adegan dibangun lewat musik menjadi kesatuan yang utuh.  Pengambilan gambar One Takes Shot sangat bagus. Baby Driver membuat anda masuk dalam kisahnya seolah-olah diri anda yang sedang bermain.

Baby Driver tayang tanggal 30 Agustus 2017 serentak di seluruh bioskop Indonesia. Jangan lewatkan film ini, anda akan sangat menyukai kisah Baby mengendarai mobil dijalan raya.

Overall : 8.5/10

 

Comments

Popular posts from this blog

Review : WONDER PARK 2019

WONDER PARK Directed : Josh Applebaum Production : Nickelodeon Movies, Paramount Pictures Runtime : 85 Minutes  Daya kreasi anak kecil memang luar biasa, mereka bisa menciptakan sesuatu yang mustahil dan bisa diwujudkan secara nyata, nah daya imajinasi inilah yang dijual oleh Josh Applebaum selama ini dikenal sebagai penulis dan produser film live action dan film action, film WONDER PARK ini merupakan debut pertamanya dalam film animasi sebagai sutradara,dan sekaligus penulis cerita. Menggandeng Nickelodeon Movies karena segmentasinya pada anak-anak berumur 5 - 10 tahun. Berkisah tentang anak gadis berumur 10 tahun bernama Cameron June (Brianna Denski) mempunyai imajninasi fantastis sebuah wahana yang berisi talking animal sebagai pemeran utama wahana tersebut, ibunya selalu mendongeng kisah wahana tersebut sebelum tidur namun berjalannya waktu mamanya diagnosis penyakit kronis, June merasa kehilangan semangat hidup, seolah-olah imajinasinya hilang ketika mamanya harus menjalani karatin…

PRESS RELEASE : First KOL ( Key Opinion Leader ) Gathering WeTV Indonesia

REVIEW : WEDDING AGREEMENT

WEDDING AGGREEMENT
Sutradara : Archie Hekagery
Produksi : Starvision
Durasi : 100 Menit

WEDDING Agreement adalah debut film layar lebar saya. Pertama kali saya membaca novel yang ditulis oleh Eria Chuzaimiah (Mia Chuz), rasa ketertarikan itu langsung menguat karena kisah ini bercerita tentang Islam tanpa perlu menggurui. Pertanyaan besar : “Apakah mungkin seseorang bisa menikah tanpa pacaran?”, selalu menggantung di benak semua orang. WEDDING Agreement bisa menawarkan jawaban dengan cara yang manis, tanpa menghakimi siapapun.  Di sini, ada orang yang menikah tanpa melalui proses pacaran sebelumnya, dan ada pula pasangan yang telah berpacaran lama sejak bangku kuliah. Manusia punya logikanya masing-masing,  Saya benar-benar bersyukur karena dipercaya oleh pak Chand Parwez untuk menggarap film ini. Beliau produser hebat. cerita yang kuat, berhasil disampaikan tanpa perlu menjadi sesuatu yang membosankan apalagi sikap mengurui. Seperti kebanyakan novel yang diangkat ke layar lebar, tentu ba…