Skip to main content

Review : The Battleship Island


THE BATTLESHIP ISLAND
Director : Ryoo Seung-won
Cast : Song Joong-ki, Hwang Jung- min, Kim Su-an, Lee Jung-hyun, So Ji-seob
Production : CJ Entertaiment
Runtime : 132 minutes


Terinspirasi dari kejadian nyata yang terjadi ketika Korea dijajah oleh Kolonial Jepang pada tahun 1945. Sedikitnya 400 warga Korea dibawa ke sebuah pulau bernama Pulau Hasima (atau dikenal sebagai Battleship Island) untuk dipekerjakan dipenambangan batu bara oleh pemerintah Jepang. Dipenuhi dengan adegan aksi dan kekerasan yang terlihat begitu eksplisit sehingga mampu membuat penonton ikut merasakan kengerian dan rasa pilu yang dialami oleh penduduk Korea yang dipaksa bekerja di pulau tersebut. Bukan hanya bercerita mengenai perang saja, film ini juga menyertakan drama yang menyentuh mengenai hubungan ayah dan anak yakni Lee Kang-ok ( Hwang Jung Min )  dan putrinya So-hee ( Kim Su-an ) yang mampu mewarnai alur cerita secara keseluruhan. Tak lupa, film ini juga banyak di isi oleh adegan komedi yang mampu membuat penonton tertawa lepas.Perasaan seseorang secara tentang Pariotisme,Family, Survival menjadi benang merah film ini.


Kehadiran Song Joong-ki menambah daya tarik tersendiri bagi penikmat film Korea, pasalnya Joong-ki mempunyai fans yang cukup fanatik di Indonesia lewat debut drama serial tv Descendants Of The Sun ( 2016 ) yang membuat namanya meroket sebagai aktor terbaik nanomer 2 Korea Selatan 2017, dia menikahi lawan mainya di serial tv tersebut.  Ryoo Seung Wan yang menyutradarai film ini sebelumnya dikenal luas hasilnya tidak mengecewakan penonton :  Berlin File (2011) , Unjust (2010) dan Veteran (2015), film ini juga menghantarkan dia sebagai salah satu Best Director Korea Movie, penekanan gaya sinematoraphinya pada angle yang cepat dirubah sediikit karena unsur emosional karakter dia pertahankan, dan Ryoo akan melanjutkan tahun depan sequel Berlin File 2 dan Veteran 2. Tak bisa dipungkiri jika film korea selalu menjanjikan dan memberikan hasil yang sangat baik, Film ini menjadi salah satu puncak daftar Box Office 2017  di Korea sebesar US$ 42 Million dari bujet sekitar US$ 20 Million sangat besar tak main-main didukung Spesial Efek yang memadai. Berbagai adegan jadi terasa realistik dan mampu menggambarkan secara reka ulang adegan apa yang terjadi di Pulau Hashima puluhan tahun yang lalu. Bagi para penggemar film perang, rasanya film  The Battleship Island sangat sayang untuk dilewatkan. Film ini akan tayang mulai 16 Agustus 2017 hanya di CGV , Cinemaxxtheatre dan Platinum Cineplex. (put)

Overall : 8 /10.


Comments

Popular posts from this blog

Review : WONDER PARK 2019

WONDER PARK Directed : Josh Applebaum Production : Nickelodeon Movies, Paramount Pictures Runtime : 85 Minutes  Daya kreasi anak kecil memang luar biasa, mereka bisa menciptakan sesuatu yang mustahil dan bisa diwujudkan secara nyata, nah daya imajinasi inilah yang dijual oleh Josh Applebaum selama ini dikenal sebagai penulis dan produser film live action dan film action, film WONDER PARK ini merupakan debut pertamanya dalam film animasi sebagai sutradara,dan sekaligus penulis cerita. Menggandeng Nickelodeon Movies karena segmentasinya pada anak-anak berumur 5 - 10 tahun. Berkisah tentang anak gadis berumur 10 tahun bernama Cameron June (Brianna Denski) mempunyai imajninasi fantastis sebuah wahana yang berisi talking animal sebagai pemeran utama wahana tersebut, ibunya selalu mendongeng kisah wahana tersebut sebelum tidur namun berjalannya waktu mamanya diagnosis penyakit kronis, June merasa kehilangan semangat hidup, seolah-olah imajinasinya hilang ketika mamanya harus menjalani karatin…

PRESS RELEASE : First KOL ( Key Opinion Leader ) Gathering WeTV Indonesia

REVIEW : WEDDING AGREEMENT

WEDDING AGGREEMENT
Sutradara : Archie Hekagery
Produksi : Starvision
Durasi : 100 Menit

WEDDING Agreement adalah debut film layar lebar saya. Pertama kali saya membaca novel yang ditulis oleh Eria Chuzaimiah (Mia Chuz), rasa ketertarikan itu langsung menguat karena kisah ini bercerita tentang Islam tanpa perlu menggurui. Pertanyaan besar : “Apakah mungkin seseorang bisa menikah tanpa pacaran?”, selalu menggantung di benak semua orang. WEDDING Agreement bisa menawarkan jawaban dengan cara yang manis, tanpa menghakimi siapapun.  Di sini, ada orang yang menikah tanpa melalui proses pacaran sebelumnya, dan ada pula pasangan yang telah berpacaran lama sejak bangku kuliah. Manusia punya logikanya masing-masing,  Saya benar-benar bersyukur karena dipercaya oleh pak Chand Parwez untuk menggarap film ini. Beliau produser hebat. cerita yang kuat, berhasil disampaikan tanpa perlu menjadi sesuatu yang membosankan apalagi sikap mengurui. Seperti kebanyakan novel yang diangkat ke layar lebar, tentu ba…