Skip to main content

Review : American Made

Amerian Made
Directed : Doug Liman 
Starring : Tom Cruise, Sarah White, Domhnall Gleeson
Production : Cross Creek Pictures, Image Entertaiment, Universal Pictures
Runtime :1h 55m

Banyak kisah nyata diangkat ke layar lebar, biasanya terkesan serius detil ceritapun bikin pusing kepala. Namun bagaimana jika disajikan serius tapi santai, dan hasilnya film American Made benar-benar diluar ekspektasi saya. Sebuah sajian dikemas secara menarik bagaimana kisah seorang pilot TWA yang keterlibatanya melakukan penyelundupan kokain dari kartel Mendellin hingga penyamaran sebagai agen CIA dalam operasi rahasia USA di Nicaragua dan Kolombia yang hampir saja menjatuhkan pemerintahan Ronald Reagen dengan scandal Iran Contra. Sepak terjang Tom Cruise Setelah actingnya yang kurang baik dalam film The Mummy bahkan kritikus film memberikan kritikan tajam film ini, namun dalam film terbarunya membawa angin segar bagi drinya sehingga dikenal kembali sebagai aktor yang luar biasa. Pasalnya selama durasi 2 jam kurang Sutradara Doug Liman ( Bourne Identity, Edge of Tomorrow ) benar-benar mengarahkan Tom untuk berakting diluar kebiasanya sebagai agent/spionase yang melekat pada dirinnya pada film Mission Imposible. Doug membawa Tom keluar dari zona nyamannya. Karakter yang diperankanpun tak terlalu sukar sebagai Pilot dan agent CIA.
 

Tidak bisa dibayangkan selepas tugasnya sebagai pilot TWA,  tawaran datang dari salah satu agent CIA Schafer (Domhnall Gleeson), Barry Seal (Tom Cruise) menerbangkan pesawat tercepat melakukan pemotretan daeraah musuh demi negaranya, sejak saat itu Barry menjadi populer atas hasil bidikannya, sejumlah uang mengalir tak sedikit. Kehidupan Barry berubah  drastis apa yang di inginkan tercapai. Tidak hanya sukses dimata CIA, kepiawaian membawa pesawat terbang rendah membawanya pada Kartel Medellin dibawah Pablo Escobar untuk menyelundupkan kokain ke Miami-USA. hal itu terjadi pada tahun 1978 hingga 1985 sampai suatu saat dia tertangkap oleh pasukan pemerintah Kolombia. Pihak CIA menjamin Barry keluar dari penjara Kolombia namun harus bekerjasama mengungkap Kartel Medellin sebagai dalang penyelundupan Narkoba berperang dengan pasukan Komunis dibawah Negara Rusia. Pemerintah Amerika menjamin kehidupan Barry tidak dapat dijamah oleh kabinet manapun hanya seorang Presiden yang berani. Kekayaannya mampu merubah kota Mena-Arkansas menjadi makmur lantaran uang Barry tak dapat ditampung di rumahnya, Bank Lokal dibangun, Stadiun Olah Raga dibangun inilah cara sampai pemerintah lokal tunduk kepadanya. Sekitar tahun 83'an apa yang dilakukan Barry akhirnya membawa dampak buruk bagi dua pihak sehingga Kartel Medellin ingin membunuh Barry.
 


Dimulai dari footage video tahun 80, penonton dibawa menjelajah kisah nyata Barry Seal. Nuansa lagu-lagu retro 80'an sangat terasa pas sekali, film yang sangat ringan ( bukan film keluarga ) membawa kita  pada sebuah Operasi Rahasia America pada tahun 80'an terlihat nyata tanpa ada rekayasa, tone music scoring  Christophe Beck menambah suasana film ini tidak bosan duduk selama filmnya berlangsung. Adegan demi adegan makin intens, skripnya sangat baik. Para kritikus memberikan pujian kepada  Tom Cruise inilah film yang menyenangkan sekali. American Made bukan sekedar film bertema spionase dengan begitu banyak desingan peluru tapi sebuah film karya Doug Liman yang terbaik setelah Edge Of Tomorrow, Tom Cruise mencerminkan seorang pahlawan tak mulus jalanya, dia bersinar tapi juga membawa malapetaka bagi keluarganya sendiri.

American Made tayang tanggal 25 Agustus 2017 di seluruh bioskop.

Overall : 9/10.


Comments

Popular posts from this blog

REVIEW : HOMESTAY ( THAILAND MOVIE 2019 )

HOMESTAY (Thailand Movie 2019 ) Directed :Parkpoom Wongpoom Starring : Teeradon Supapunpinyo, Cherprang Areekul, Suquan Bulakul Production : GDH  Runtime : 131 Minutes Mengadaptasi dari novel dan diadaptasi pada anime jepang tahun 2010 berjudul "Colorful" karya Eto Mori, dengan cerita yang sangat menarik bahkan mendapatkan pujian para kritikus begitu mengena hati penonton, nah tahun 2019 salah satu sutradara Thailand - Parkpoom Wongpoom (Shutter, Alone, Bad Genius )  mencoba mengarap dalam live action berjudul " Homestay " ber genre drama romantis plus bumbu sedikit horor dengan tetap pada koridor anak remaja. Film ini dirilis Tahun 2018 bulan Oktober menduduki Box Office urutan pertama dengan penghasilan 37.49 Juta Baht (= -+ Rp 1.677.655.944.48,-) diawal minggu pertama tak heran jika di Thailand mendapatkan sambutan sangat luar biasa, dan kesempatan ini diambil oleh pihak distributor di Indonesia untuk tayang di jaringan CGV,Cinemaxx Theater. Dal

Review : Midnight University ( Thai Horor Comedy )

Pangsa film Thailand di Indonesia memang tak sebanyak film Hollywood namun kehadiranya selalu dinantikan para pengemar film dari Negeri Gajah Putih ini, Mereka berani mengemas cerita yang simpel menjadi sebuat tontonan yang sangat bisa dinikmati. Bahkan menempatkan artis yang kurang terkenal di negara atau masuk kelas bawah. Penampilan merekapun tak mau kalah dengan artis senior lainnya yang sudah terkenal baik di Thailand maupun diluar negeri. Berbicara mengenai kehidupan di masa sekolah, sepertinya tak habis-habisnya dibahas. Tak jarang kisahnya itu pernah kita alami, maka tak heran sutradara Kritsada Kaniwichapon & Kanin Koonsumitawong , Piyabutr Atisook . Mengangkat sebuah tema kisah anak abege yang tersohor namun dalam mata pelajaran sangat jelek . Star ( Rasri Balenciaga ) , gadis yang paling tersohor dikelasnya, selalu menjadi sorotan para laki-laki, tak heran grup Star Angel dinantikan kemunculan saat berada di sekolah. Tapi dibalik semua kecantikan dan terkena

Press Release Launching Poster PERBURUAN

Press Release Lauching Poster PERBURUAN Jakarta tanggal 27 Juni 2019  - RBOJ Coffee  Sebuah film satu lagi diangkat dari novel karya Pramoedya Ananta Toer segera tayang bertepatan dengan film Bumi Manusia merupakan karya beliau juga, pihak Falcon Pictures sangat antusias ke-2 film ini dapat terlaksana dengan baik saat pengerjaannya hingga kita akan menantikan jadwal edar di bulan Agustus 2019. Dengan tema nasionalisme diharapkan penonton setia film Indonesia makin mencintai negeri ini, menghargai karya anak bangsa dan mendukung setiap perjalanan perfilmaan di tanah air tercinta. Bertepatan salah satu kedai kopi di Jakarta Selatan. Official Poster film PERBURUAN di lauching bersama para pemain seperti Adipati Dolkien (Hardo) , Ayushinta  (Ningsih) , Michael Kho (Prajurit Jepang Shidokan) , Khiva Iskak (Karmin) dan Ernest Samudra (Dipo) sutradara hadir Richard Oh juga Produser Falcon  Pictures Frederica, tak ketinggalan cucu dari Prmaoedya Ananta Toer juga hadir - Angga. Sung