Skip to main content

Review : Midnight Runners

Midnight Runners
Starring : Park See Joon, Kang Ha Neul
Directed : Kim Joo-Hwan
Production : Lotte Entertaiment
Runtime : 109 Minutes

Debutnya sebagai sutradara Kim Joo-Hwan hanya 3 film termasuk Midnight Runners, kedua filmnya tidak terlalu terkenal Koala (2013) & Goodbye My Smile (2011), bergenre Drama Komedi mengisahkan dua calon polisi dari Universitas Kepolisian Nasional Korea tak sengaja di waktu mereka mencari wanita justru menjadi saksi hilangnya seorang wanita, Kim Joon (Park See Joon ) dan  Hyee Yeol (Kang Ha Neul) berusaha mencari dalang penculikan yang berujung pada penjualan sel telur wanita pada sebuah klinik. Apa yang mereka lakukan bisa berdampak pada pemecatan akibat tingkah mereka menjadi polisi sebelum waktunya. Mereka diajar bahwa kasus penculikan wanita dapat ditanggani tak lebih dari 7 jam setelah kejadian, namun apa yang mereka dapatkan justru mendapatkan tantangan dari pihak kepolisian itu sendiri. Setelah berusaha menyakinkan atasanya, mereka melanjutkan investigasi pada kelompok penculikan. Tak semudah mendapatkan bantuan Kim dan Hyee harus menyadari kemampuan mereka sebelum berhadapan dengan para penjahat. Mereka yakin dapat menyelesaikan misteri hilangnya para gadis muda, apakah keberhasilan menjadikan mereka kembali sebagai siswa kepolisian atau justru malah dipecat ?.


 

Formula yang ditawarkan film asia khususnya Thailand dan Korea, selalu menyajikan cerita yang mudah dipahami oleh penonton. Sesuatu yang sering terjadi dalam kehidupan nyata. Tak dipungkiri ada juga film korea yang dibuat berpikir berulang-ulang.Yang pasti Midnight Runners bukanlah film yang berat dinikmati justru berisi komedi hampir separuh film dan sisanya aksi heroik mereka berdua .Tak ada yang menarik dari sisi cinematography maupun editing, film ini benar-benar mudah dicerna. Sejak rilis hari pertama telah ditonton sebanyak 1.9 juta penonton berhasil mendapatkan US$ 13.4 Million kemudian melonjak setelah 19 hari penayangan menjadi US$ 34.4 Million, angka yang sangat fantastis dari bujet sekitar US$ 6.3 Million. Wajarlah jika film ini masuk nomer 7 jajaran boxoffice korea 2017.
 
Karakter Park lebih suka beraksi tanpa berpikir panjang, berbeda dengan Kang yang selalu berpikir dengan matang baru beraksi.Inilah yang coba ditawarkan ke penonton,walaupun Park See Joon baru pertama bermain film layar lebar, aktingnya sudah tidak diragukan lagi, dia suatu saat menjadi incaran sutradara korea lain dalam akting yang cukup baik. Serius tapi santai itulah cara orang Korea menyajikan sebuah tontonan bagi pecinta film korea.

Midnight Runners , tayang mulai tanggal 30 Agustus 2017 hanya di Cinemaxxtheater , CGV dan Flixcinema.

Overall : 7/10

 
 

Comments

Popular posts from this blog

Press Release Launching Poster PERBURUAN

Press Release Lauching Poster PERBURUAN Jakarta tanggal 27 Juni 2019  - RBOJ Coffee  Sebuah film satu lagi diangkat dari novel karya Pramoedya Ananta Toer segera tayang bertepatan dengan film Bumi Manusia merupakan karya beliau juga, pihak Falcon Pictures sangat antusias ke-2 film ini dapat terlaksana dengan baik saat pengerjaannya hingga kita akan menantikan jadwal edar di bulan Agustus 2019. Dengan tema nasionalisme diharapkan penonton setia film Indonesia makin mencintai negeri ini, menghargai karya anak bangsa dan mendukung setiap perjalanan perfilmaan di tanah air tercinta. Bertepatan salah satu kedai kopi di Jakarta Selatan. Official Poster film PERBURUAN di lauching bersama para pemain seperti Adipati Dolkien (Hardo) , Ayushinta  (Ningsih) , Michael Kho (Prajurit Jepang Shidokan) , Khiva Iskak (Karmin) dan Ernest Samudra (Dipo) sutradara hadir Richard Oh juga Produser Falcon  Pictures Frederica, tak ketinggalan cucu dari Prmaoedya Ananta Toer juga ...

REVIEW : FILM HOUSEMAID 2025, Tampil Dalam Cerita Penuh Kejutan

The Housemaid (2025)  Genre: Thriller psikologis / drama Sutradara: Paul Feig Diadaptasi dari novel: The Housemaid karya Freida McFadden Pemeran utama: Sydney Sweeney, Amanda Seyfried, Brandon Sklenar Ringkasan Cerita Millie, seorang perempuan yang baru keluar dari penjara, mendapat pekerjaan sebagai asisten rumah tangga yang tinggal di dalam rumah milik keluarga Winchester yang kaya  raya. Awalnya pekerjaan ini tampak seperti kesempatan kedua untuk menata hidup. Namun perlahan, atmosfer rumah tersebut berubah mencekam. Rahasia, manipulasi, dan relasi kuasa yang timpang mulai terkuak, menghancurkan ilusi kehidupan kelas atas yang tampak sempurna. Menariknya dari film ini , saya pikir remake film korea karena tidak membaca detil kalau film ini  berdasarkan novel 2022 dengan nama yang sama oleh Freida McFadden. Film tersebut dibintangi oleh Sydney Sweeney, Amanda Seyfried, Brandon Sklenar. termasuk dalam katagori 17+ ada adegan dewasa, harap sangat bijak untuk menontony...

REVIEW FILM ANIME : The Dangers in My Heart: The Movie

The Dangers in My Heart: The Movie merupakan  film yang menawarkan kisah remaja dengan cara yang jujur dan manusiawi. Ceritanya berpusat pada Kyotaro Ichikawa dan Anna Yamada , dua siswa SMP yang sangat berbeda, namun perlahan saling mendekat melalui momen-momen canggung yang terasa nyata. Kyotaro adalah anak introvert yang cenderung menyendiri. Ia punya minat yang tidak biasa untuk anak seusianya: membaca buku tentang anatomi dan hal-hal gelap, serta mendengarkan musik metal. Di balik itu, ia sebenarnya penuh keraguan, kesepian, dan rasa tidak percaya diri. Pikiran gelapnya bukan tanda kebencian, melainkan cara seorang remaja menghadapi dunia yang terasa menekan. Sebaliknya, Anna Yamada adalah gadis populer di sekolah. Ia ceria, energik, dan secara penampilan terlihat lebih matang dibanding teman-teman sekelasnya. Namun di balik citra itu, Anna punya sisi polos, ceroboh, dan rakus makanan yang membuatnya sangat manusiawi. Ia bukan sosok sempurna, melainkan remaja yang sedang bel...