Skip to main content

Review :Teenage Mutant Ninja Turtles: Out of the Shadows (2016)

Directed : Dave Green 
Duration : 1h 52m
Cast : Megan Fox, Stephen Amell , Tyler Perry, Will Arnet, Brian Tee
Production : Nickelodeon Movies, Paramount Pictures, Dunes Entertaiment.
Distribution : United International Pictures ( UIP ) 


Setelah penangkapan Shredder ( Brian Tee ) berapa waktu lalu, tiba saatnya Shredder harus dipindahkan ke penjara yang lebih ketat, namun di tengah jalan pengawalan Shredder terjadi pembajakan , April ( Megan Fox ) melacak ada salah satu ilmuwan yang terlibat dalam usaha pelarian Shredder , Baxter ( Tyler Perry ) berhasil menemukan alat Teleportasi namun mengalami malfuction  ke Dimensi lain, yang dipimpin oleh Kraang, dia sendiri ingin menguasai bumi, dengan bantuan Shredder untuk mencari 3 alat Teleportasi. Keberadaan para Kura-Kura Ninja ini membuat tidak bisa bergerak cepat dikarenakan ada serum yang bisa merubah manusia menjadi binatang buas,atau sebaliknya ,  ini kesempatan bagi para Raphael, Donatello, Michaeanglo & Leonardo saatnya membuktikan menjadi manusia sehingga mereka bisa dihargai atau tetap menjadi Kura-Kura Ninja.



Casey Jones ( Stephen Amell ) polisi yang ingin bercita-cita sebagai Detective ini menjelaskan kronologis kejadian namun tidak dipercaya , April membawa Jones bertemu para Kura-Kura Ninja, dengan segala kekuatan yang ada mencuri serum yang berada di kantor polisi dan salah satu alat teleportasi yang berada di Brazil, Jika mereka tidak berhasil menghentikan alat teleportasi dimensi lain , maka dunia hancur dalam hitungan seketika . 

Aksi kocak para Kura-Kura Ninja ini memang diacungi jempol, membuat penonton tertawa dari awal hingga akhir apalagi muncul dua musuh bodoh menambah film ini bisa dinikmati oleh semua kalangan penonton, tak perlu harus mengerti seri pertama, dengan menonton film ini penonton langsung mengerti jalan ceritanya 

Berhasilkah para Kura-Kura Ninja menghentikan aksi Shredder & Kraang ?
Atau Kura-Kura Ninja justru ingin kembali seperti manusia ?




Film ini sangat menghibur seperti film sebelumnya, dengan alur yang mudah ditebak dari awal hingga akhir, tak ada yang super istimewa TMNT 2, penampilan Megan Fox pasti sudah dinantikan kaum Adam , aksi empat Kura-Kura Ninja dalam bentuk Animasi masih mampu mengocok perut penonton. munculnya Stephen Amell bukan sebagai superhero Arrow mampu keluar dari pakemnya, dibawah naungan Michael Bay sebagai Eksecutive Produser  - sutradara Dave Green berhasil membuat TMNT 2 menjadi film yang layak ditunggu oleh penggemarnya 


Overall : 7/10

Teenage Mutant Ninja Turtles: Out of the Shadows (2016) tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai tanggal 01 Juni 2016 



Comments

Popular posts from this blog

REVIEW : HOMESTAY ( THAILAND MOVIE 2019 )

HOMESTAY (Thailand Movie 2019 ) Directed :Parkpoom Wongpoom Starring : Teeradon Supapunpinyo, Cherprang Areekul, Suquan Bulakul Production : GDH  Runtime : 131 Minutes Mengadaptasi dari novel dan diadaptasi pada anime jepang tahun 2010 berjudul "Colorful" karya Eto Mori, dengan cerita yang sangat menarik bahkan mendapatkan pujian para kritikus begitu mengena hati penonton, nah tahun 2019 salah satu sutradara Thailand - Parkpoom Wongpoom (Shutter, Alone, Bad Genius )  mencoba mengarap dalam live action berjudul " Homestay " ber genre drama romantis plus bumbu sedikit horor dengan tetap pada koridor anak remaja. Film ini dirilis Tahun 2018 bulan Oktober menduduki Box Office urutan pertama dengan penghasilan 37.49 Juta Baht (= -+ Rp 1.677.655.944.48,-) diawal minggu pertama tak heran jika di Thailand mendapatkan sambutan sangat luar biasa, dan kesempatan ini diambil oleh pihak distributor di Indonesia untuk tayang di jaringan CGV,Cinemaxx Theater. Dal

Review Take Me Home

Take Me Home  Genre Suspense/ Horror Released Date 11 Mei 2016 Distributor  / Sales Representative : M Pictures Co., Ltd Casting :  Mario Maurer / Wannarot Sonthichai / Peter Noppachai / Producer ; Kanyarat Jiraratchakit Director : Kongkiat Khomsiri Negeri  Gajah Putih ini selalu bisa memberikan tontonan Horor yang tidak mudah ditebak oleh penonton, masih dengan gaya yang khas sinematography mereka. Film ini masih bisa dibilang membuat jantungan yang menontonnya, dari segi kostum , dekorasi bahkan lokasi yang dijadikan punya sangat tepat . Apalagi kehadiran wajah tampan Mario Maurer masih menjadikan film thailand di nanti-nanti oleh pengemarnya. Tan ( Mario Maurer ) , koma setelah kecelakan yang menimpanya sejak 10 tahun yang lalu, saat ini dia berada di sebuah Rumah Sakit dan bekerja disana. Namun kerinduan asal usulnya membuat dia mencari keberadaan keluarganya. Setelah mengetahuinya  Tan mendatangi rumah yang tertera difoto yang dia temukan di bangsal Rumah Sak

REVIEW : DIGNITATE (2020)

DIGNITATE Sutradara : Fajar Nugros Produksi : MD Pictures Durasi : 109 Minutes Apakah yang menjadi dasar sutradara menulis ulang dari kisah yang sukses dalam sebuah Wattpad, mereka ingin tidak sekedar berimajinasi tapi bisa melihat secara jelas apa yang telah mereka baca selama ini. Banyak penulis-penulis muda di Wattpad yang akhirnya masuk dalam layar lebar salah satunya Dignitate karya Hana Margaretha sukses secara pasaran, disukai banyak kawula muda dengan cerita masa kini, cocok dan mengena pada sasaran. Kesempatan baik ini langsung diambil alih oleh sutradara Fajar Nugros menjadi sebuah cerita yang menarik, jayus, lucu dan punya nilai tersendiri. Sebagai Produser MD, Manoj Punjabi disela-sela Premiere Diginate beberapa waktu lalu di Epicentrum – Jakarta, mengatakan : “ Anak remaja sekarang sudah mengerti film bagus bermutu dalam penyanjiannya, ntah apakah film itu dalam sebuah drama, komedi atau horror sekalipun, saya percaya bahwa film ini akan diterima oleh semua re