Skip to main content

Review SouthPaw

Directed : Antonie Faqua 
Writer :  Kurt Shutter
Stars : Jake Gyllehaal, Rachel McAdams, Curtis Jackson, Forest Whitaker

Billy "Great " Hope (Jake Gyllehaal)  seorang petinju tak terkalahkan selama 43 kali bertanding, namun kemenangannya justru membuat petinju lain mencoba menatang Billy, hanya dia yang bisa mengalahkan dengan pukulan sebenarnya , namun sang istri Maureen ( Rachel McAdams )  menolak menatang Miguel "Magic" Escobar (Miguel Gomez ) hanya membuang waktu saja, beri kesempatan keluarga berlibur dari sekian lama bertanding. Manager Billy  Jordan Mains ( Curtis Jackson ),  tak ingin hal ini terjadi , merasa sudah ada kontrak dengan HBO sebesar US$ 30 juta, maka managernya mendesak Billy menandatangi kontrak tersebut. Sebuah acara amal diadakan untuk pengumpulan dana anak-anak yatim piatu. Miguel  menyebut Billy begitu arogan sehingga menyulut kemarahannya , namun kejadian naas sang istri tertembak hingga akhirnya meninggal. Billy merasa shock atas kematian sang istri tercinta ditambah kejadian maslah hutang pajak rumah, dan masalah keuangan lainya sehingga Billy harus menjual semua hartanya demi melunasi hutang tersebut. Salah satu jalan keluar adalah menandatangi kontrak dari manager, dengan kondisi makin buruk Billy menabrakan dirinya ke pohon , yang  teringat hanya si buah hatinya Leila ( Ona Laurence ) . Kondisi ini yang membuat Billy harus berurusan dengan polisi hingga masuk persidangan.  Melihat kondisi ayahnya yang makin memburuk, Leila pun engan melihat ayahnya.




Saat persidangan Billy terkena pasal obat terlarang,alkohol dan senjata tajam, dia harus merelakan anaknya berada di pengawasan Departemen Sosial, dan Billy harus membayar semua hutang-hutangnya, bukan perkara yang mudah bagi Billy saat ini , dia harus bekerja di sebuah sasana tinju lokal milik Tick Wills ( Forest Whitaker )  demi mendapatkan uang. Tick bukan hanya pemilik Gym namun seorang pelatih tinju , Sebuah peristiwa yang merubah Billy saat berada di Gym tersebut , dia harus pulih total, hingga hak asuh anaknya bisa kembali . Tak lama kemudian Jordan datang mengajak ikut bertanding lagi  di Las Vegas dengan bayaran  sangat besar demi mengalahkan Miguel, Billy tak bisa melakukan tanpa bantuan Ticks, semua dia lalukan demi memulihkan nama baiknya .
 


Film yang penuh emosional dibangun sejak menit pertama, kisah seorang petinju kelas ringan menengah  Billy " Great " Hope ( Jake Gyllehaal) diperankan sanggat apik sekali, sutradara tahu betul cerita Billy bisa menjadikan inspirasi bagi banyak orang, bagaimana seseorang kembali bangkit dari keterpurukan menuju keberhasilan yang gemilang . Antonie Faqua ( Training Day, Equalizer ) membuktikan kembali bahwa dia sanggup memberikan tontonan selama dua jam penuh emosional, Hubungan antara anak & ayah di tampilkan secara simple namun bermakna 
Overall : 8/10 


Comments

Popular posts from this blog

Review : Midnight University ( Thai Horor Comedy )

Pangsa film Thailand di Indonesia memang tak sebanyak film Hollywood namun kehadiranya selalu dinantikan para pengemar film dari Negeri Gajah Putih ini, Mereka berani mengemas cerita yang simpel menjadi sebuat tontonan yang sangat bisa dinikmati. Bahkan menempatkan artis yang kurang terkenal di negara atau masuk kelas bawah. Penampilan merekapun tak mau kalah dengan artis senior lainnya yang sudah terkenal baik di Thailand maupun diluar negeri.
Berbicara mengenai kehidupan di masa sekolah, sepertinya tak habis-habisnya dibahas. Tak jarang kisahnya itu pernah kita alami, maka tak heran sutradara Kritsada Kaniwichapon & Kanin Koonsumitawong , Piyabutr Atisook . Mengangkat sebuah tema kisah anak abege yang tersohor namun dalam mata pelajaran sangat jelek .
Star ( Rasri Balenciaga ) , gadis yang paling tersohor dikelasnya, selalu menjadi sorotan para laki-laki, tak heran grup Star Angel dinantikan kemunculan saat berada di sekolah. Tapi dibalik semua kecantikan dan terkenal.Mereka mer…

Review : 1987: When the Day Comes

Review : 22 MENIT

 22 MENIT
Sutradara : Eugene Panji Pemain :Ario Bayu, Ade Firman hakim,Ence Bagu, Ardina rasti  Produksi : Button Ijo Durasi : 75 Menit