Skip to main content

Review SELF/LESS (2015)


Directed : Tarsem Singh
Writer : David Pastor & Alex Pastor 
Stars : Ryan Reynolds, Ben Kinsley, Natalie Martinez,Matthew Godie, Victor Garber 



Damian ( Ben Kingsley ) Multibilionare New York , Pengusaha Real Estate hidup secara mewah sendirian dan dia menderita sakit cancer sejak lama, hubungan dengan anaknya tak berjalan mulus , Madeline (Michel Dockery ).  Beberapa kali Damian penyakit kambuh sehingga dilarikan ke rumah sakit terdekat , di sela-sela merasa sekarat Damian menemukan fasilitas yang bisa menyembuhkan penyakitnya namun harus kehilangan nyawanya dengan cara "Transplasi" otak secara digital ke tubuh yang baru, Damian harus mengeluarkan uang tak sedikit demi dia bisa hidup abadi. Ditengah-tengah keputusaaan Damian harus menjalani pengobatan demi bisnisnya, pertemuan dengan pemilik Phonix Albright ( Matthew Godie ) sepakat melakukan transpalasi dirinyanya kelak, Tak sengaja Damian mati secara mendadak saat makan bersama coleganya Martin ( Victor Garber ). Damian sudah meninggal berganti tubuh yang baru, identitas yang baru, masih muda penuh semangat , Edward - young Damian ( Ryan Reynolds ), sesuai persetujuan Albright , Edward harus berada di kota lain, semua kebutuhan telah disiapkan termasuk rumah mewah,mobil mewah serta uang tak ternilai.
 

Kini Edward mempunyai kehidupan yang baru, tiap hari dia harus minum pil tertentu supaya gejala tak diingikan bisa terjadi kapan saja. Dua kali dia mengalami halusinasi, Albright menyarankan selalu minum obat tepat waktu tidak boleh terlambat. ternyata itu bukan halunasi belaka, Edward merasa ada hubungan dengan pikiranya, sebuah kota kecil, ada menara air. Akhirnya Edward pergi ke tempat dimana pikirannya tersebut muncul , ternyata masa lalu Edward adalah tentara mempunyai istri bernama Claire ( Michael Martinez )  dan mempunyai satu anak gadis. Perjalanan kisah siapakah sebenarnya Edward di mulai dari Ohio.


ada banyak tema tentang lupa ingatan, pernah hidup dimasa lalu atau semacam dejavu dalam film hollywood seringkali kita menontonya sudah kurang berkesan sama sekali, kita pasti sudah tahu endingnya, pasti ada sebab akibat. Apa yang beda dengan film ini Self/Less garapan Tarsem Sigh , sutradara keturunan india  ( The Fall, Immortals, Miror miror ) mencoba pendekatan sci-fic thriler digabung drama psikologis sehingga penonton harus menebak endingnya. Karakter para pemain tidak bisa dibilang jelek namun terasa biasa saja tanpa ada peningkatan , hanya Ryan Reynolds lumayan sebagai seorang manta tentara .
Overall : 7/10




Comments

Popular posts from this blog

REVIEW : HOMESTAY ( THAILAND MOVIE 2019 )

HOMESTAY (Thailand Movie 2019 ) Directed :Parkpoom Wongpoom Starring : Teeradon Supapunpinyo, Cherprang Areekul, Suquan Bulakul Production : GDH  Runtime : 131 Minutes Mengadaptasi dari novel dan diadaptasi pada anime jepang tahun 2010 berjudul "Colorful" karya Eto Mori, dengan cerita yang sangat menarik bahkan mendapatkan pujian para kritikus begitu mengena hati penonton, nah tahun 2019 salah satu sutradara Thailand - Parkpoom Wongpoom (Shutter, Alone, Bad Genius )  mencoba mengarap dalam live action berjudul " Homestay " ber genre drama romantis plus bumbu sedikit horor dengan tetap pada koridor anak remaja. Film ini dirilis Tahun 2018 bulan Oktober menduduki Box Office urutan pertama dengan penghasilan 37.49 Juta Baht (= -+ Rp 1.677.655.944.48,-) diawal minggu pertama tak heran jika di Thailand mendapatkan sambutan sangat luar biasa, dan kesempatan ini diambil oleh pihak distributor di Indonesia untuk tayang di jaringan CGV,Cinemaxx Theater. Dal

Review Take Me Home

Take Me Home  Genre Suspense/ Horror Released Date 11 Mei 2016 Distributor  / Sales Representative : M Pictures Co., Ltd Casting :  Mario Maurer / Wannarot Sonthichai / Peter Noppachai / Producer ; Kanyarat Jiraratchakit Director : Kongkiat Khomsiri Negeri  Gajah Putih ini selalu bisa memberikan tontonan Horor yang tidak mudah ditebak oleh penonton, masih dengan gaya yang khas sinematography mereka. Film ini masih bisa dibilang membuat jantungan yang menontonnya, dari segi kostum , dekorasi bahkan lokasi yang dijadikan punya sangat tepat . Apalagi kehadiran wajah tampan Mario Maurer masih menjadikan film thailand di nanti-nanti oleh pengemarnya. Tan ( Mario Maurer ) , koma setelah kecelakan yang menimpanya sejak 10 tahun yang lalu, saat ini dia berada di sebuah Rumah Sakit dan bekerja disana. Namun kerinduan asal usulnya membuat dia mencari keberadaan keluarganya. Setelah mengetahuinya  Tan mendatangi rumah yang tertera difoto yang dia temukan di bangsal Rumah Sak

REVIEW : DIGNITATE (2020)

DIGNITATE Sutradara : Fajar Nugros Produksi : MD Pictures Durasi : 109 Minutes Apakah yang menjadi dasar sutradara menulis ulang dari kisah yang sukses dalam sebuah Wattpad, mereka ingin tidak sekedar berimajinasi tapi bisa melihat secara jelas apa yang telah mereka baca selama ini. Banyak penulis-penulis muda di Wattpad yang akhirnya masuk dalam layar lebar salah satunya Dignitate karya Hana Margaretha sukses secara pasaran, disukai banyak kawula muda dengan cerita masa kini, cocok dan mengena pada sasaran. Kesempatan baik ini langsung diambil alih oleh sutradara Fajar Nugros menjadi sebuah cerita yang menarik, jayus, lucu dan punya nilai tersendiri. Sebagai Produser MD, Manoj Punjabi disela-sela Premiere Diginate beberapa waktu lalu di Epicentrum – Jakarta, mengatakan : “ Anak remaja sekarang sudah mengerti film bagus bermutu dalam penyanjiannya, ntah apakah film itu dalam sebuah drama, komedi atau horror sekalipun, saya percaya bahwa film ini akan diterima oleh semua re