Skip to main content

REVIEW : PENJAGAL IBLIS, DOSA KETURUNAN : Pertarungan Dua Kekuatan Mistis

“Penjagal Iblis: Dosa Turunan” dibuka dengan adegan tragis ketika satu keluarga dibunuh secara brutal saat seorang ustaz sedang meruqyah anak mereka yang kerasukan.Satu-satunya yang selamat adalah ustaz tersebut. Pelaku pembunuhan keluarga itu adalah Ningrum (Satine Zaneta), gadis 19 tahun yang ditahan di rumah sakit jiwa karena diduga delusial. Seorang wartawan bernama Daru (Marthino Lio), mendapatkan tugas untuk meliput kasus tersebut. Ningrum mengaku ia adalah seorang Penjagal Iblis yang masuk ke dunia, dan keluarga tersebut adalah para Iblis yang digunakan Pakunjara (Niken Anjani), untuk membangkitkan kembali Eyang Guru dari sekte Pemuja Iblis. Begitulah apa yang terjadi selanjutnya, investigasi Daru selalu mendapatkan petunjuk setelah serangkain terjadi pembunuhan, sepertinya mengarah pada tujuan tertentu kenapa korban selalu jantungnya hilang. Dan mereka yang menjadi korban dari pemuka agama, Tak habis pikir kalo ada sosok orang yang mampu membunuh serta mencabut jantungnya hidup-hidup, apa yang dikatakan Ningrum baginya tak masuk akal, namun demi sebuah kebenaran semua kasus harus didasari fakta dan data yang lengkap. Film horor melangkah kedepan tak hanya baca ayat suci namun dibarengi koreagrafi yang sangat bagus, pengunaan sfx dan cgi menambah daya tarik tersendiri  seperti Film “Penjagal Iblis: Dosa Turunan” akan memberikan penonton sebuah pengalaman sinematik yang belum pernah ditemukan dalam horor Indonesia. " Ketika duel yang sangat intens antara dua kekuatan di luar dunia manusia turut berdampak pada kehidupan manusia, adegan intens terasa lengkap saat adu kekuatan  yang berada di tengah misi mengungkap kasus pembunuhan berantai itu, juga akan memberikan rasa penasaran penonton untuk mengungkap misteri teka-teki yang sebenarnya terjadi,” kata sutradara “Penjagal Iblis: Dosa Turunan” Tommy Dewo. 

Tommy Dewo memberikan sentuhan khusus senjata yang digunakan Ningrum gabungan antara golok dan pedang dia mengatakan dalam pengembangan konsepnya, ia banyak terinspirasi dengan dunia anime yang mengeksplorasi kekuatan di luar kehidupan manusia, hal tersebut disambut baik oleh “Screenplay Films selalu berkomitmen untuk melahirkan karya yang inovatif. melalui pendekatan dunia supranatural yang bersinggungan dengan nasib umat manusia, level yang berbeda dan menawarkan sesuatu yang baru dan masih jarang dijelajahi,” kata produser “Penjagal Iblis: Dosa Turunan” Wicky V. Olindo dari Screenplay Films. Secara keseluruhan para pemain film sudah memaksimalkan acting menjiwai karakternya rasanya tak ada yang kurang  namun masih banyak yang perlu dikembangkan dengan latar belakang Ningrum, sekte pemuja iblis pada sequel berikut sehingga penonton makin paham Walaupun ada scene sedikit pengenalan mereka. Ketika pace fighting tiba-tiba terpotong adegan lain, rasanya jumpcut editing kurang pas sehingga penonton sedang asik menikmati justru terpatahkan adegaan berikutnya tidak sesuai harapan, ibarat kita naik rollercoster jalur yang dilalui landai. Hal ini harus diwaspadai oleh Sutradara dan penulis naskah nantinya.

Tonton film horor-aksi “Penjagal Iblis: Dosa Turunan” untuk mengungkap misteri di baliknya, tayang mulai 30 April 2025 di bioskop Indonesia! , overall : 7.5/10 




Comments

Popular posts from this blog

Press Release Launching Poster PERBURUAN

Press Release Lauching Poster PERBURUAN Jakarta tanggal 27 Juni 2019  - RBOJ Coffee  Sebuah film satu lagi diangkat dari novel karya Pramoedya Ananta Toer segera tayang bertepatan dengan film Bumi Manusia merupakan karya beliau juga, pihak Falcon Pictures sangat antusias ke-2 film ini dapat terlaksana dengan baik saat pengerjaannya hingga kita akan menantikan jadwal edar di bulan Agustus 2019. Dengan tema nasionalisme diharapkan penonton setia film Indonesia makin mencintai negeri ini, menghargai karya anak bangsa dan mendukung setiap perjalanan perfilmaan di tanah air tercinta. Bertepatan salah satu kedai kopi di Jakarta Selatan. Official Poster film PERBURUAN di lauching bersama para pemain seperti Adipati Dolkien (Hardo) , Ayushinta  (Ningsih) , Michael Kho (Prajurit Jepang Shidokan) , Khiva Iskak (Karmin) dan Ernest Samudra (Dipo) sutradara hadir Richard Oh juga Produser Falcon  Pictures Frederica, tak ketinggalan cucu dari Prmaoedya Ananta Toer juga ...

REVIEW : FILM HOUSEMAID 2025, Tampil Dalam Cerita Penuh Kejutan

The Housemaid (2025)  Genre: Thriller psikologis / drama Sutradara: Paul Feig Diadaptasi dari novel: The Housemaid karya Freida McFadden Pemeran utama: Sydney Sweeney, Amanda Seyfried, Brandon Sklenar Ringkasan Cerita Millie, seorang perempuan yang baru keluar dari penjara, mendapat pekerjaan sebagai asisten rumah tangga yang tinggal di dalam rumah milik keluarga Winchester yang kaya  raya. Awalnya pekerjaan ini tampak seperti kesempatan kedua untuk menata hidup. Namun perlahan, atmosfer rumah tersebut berubah mencekam. Rahasia, manipulasi, dan relasi kuasa yang timpang mulai terkuak, menghancurkan ilusi kehidupan kelas atas yang tampak sempurna. Menariknya dari film ini , saya pikir remake film korea karena tidak membaca detil kalau film ini  berdasarkan novel 2022 dengan nama yang sama oleh Freida McFadden. Film tersebut dibintangi oleh Sydney Sweeney, Amanda Seyfried, Brandon Sklenar. termasuk dalam katagori 17+ ada adegan dewasa, harap sangat bijak untuk menontony...

REVIEW FILM ANIME : The Dangers in My Heart: The Movie

The Dangers in My Heart: The Movie merupakan  film yang menawarkan kisah remaja dengan cara yang jujur dan manusiawi. Ceritanya berpusat pada Kyotaro Ichikawa dan Anna Yamada , dua siswa SMP yang sangat berbeda, namun perlahan saling mendekat melalui momen-momen canggung yang terasa nyata. Kyotaro adalah anak introvert yang cenderung menyendiri. Ia punya minat yang tidak biasa untuk anak seusianya: membaca buku tentang anatomi dan hal-hal gelap, serta mendengarkan musik metal. Di balik itu, ia sebenarnya penuh keraguan, kesepian, dan rasa tidak percaya diri. Pikiran gelapnya bukan tanda kebencian, melainkan cara seorang remaja menghadapi dunia yang terasa menekan. Sebaliknya, Anna Yamada adalah gadis populer di sekolah. Ia ceria, energik, dan secara penampilan terlihat lebih matang dibanding teman-teman sekelasnya. Namun di balik citra itu, Anna punya sisi polos, ceroboh, dan rakus makanan yang membuatnya sangat manusiawi. Ia bukan sosok sempurna, melainkan remaja yang sedang bel...