Skip to main content

REVIEW : MUSLIHAT , Teror Rumah Panti

Indonesia MaknaKarya Pictures (IM Pictures) resmi menggelar acara gala premiere 8 April 2025 di Jakarta untuk film horor terbaru mereka berjudul Muslihat, yang akan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 17 April 2025. dihadiri oleh para pemain utama, sutradara, serta tim produksi, dan menjadi penanda dimulainya perjalanan Muslihat ke hadapan publik pencinta film horor Tanah Air. Dibintangi oleh Tata Janeeta, Asmara Abigail, Edward Akbar, Ajeng Giona, Ence Bagus, dan Fatih Unru. Bugie sebagai produser, menyampaikan rasa bangganya terhadap film ini. “Film Muslihat menjadi proyek spesial bagi saya karena ini adalah debut pertama saya sebagai produser film, dan saya bangga akhirnya dapat segera mempersembahkan karya yang istimewa ini ke seluruh penonton,” ujarnya. Sang Sutradara, Chairun Nissa, mengungkapkan bahwa film ini bukan hanya soal ketakutan, tapi juga mengandung nilai emosional dan budaya. “Tantangan terbesar menggarap Muslihat adalah menciptakan atmosfer horor yang tidak hanya menyeramkan, tetapi juga memiliki kedalaman emosional dan nilai budaya yang kuat,” katanya.

Sebuah desa ada rumah tua yang tak berpenghuni sejak puluhan tahun, para penduduk desa tidak ada berani melihat rumah tersebut terlebih ada kejadian bunuh diri anak kecil saat bermain, sejak saat itu dibiarkan begitu saja hingga sekelompok anak Panti pindah di rumah tersebut. Shinta dan Rahma (Jacqueline Immanuela) namanya anak remaja ingin mencoba keluar dari panti untuk menikmati suasana desa , tak sengaja berkenalan Juna (Fatih Unru) pemuda setempat di sebuah pasar malam, perkenalan itu menjadi awal hubungan mereka, selang beberapa jam saja belum sehari ada teror-teror yang terjadi menimpa salah satu penghuni Rahma kerasukan dan meninggal, membuat pimpinan panti Gustav (Edward Akbar) tak merasa ada hal yang aneh wajar saja rumah sudah lama selalu ada penunggunya, hingga ada kematian misterius untuk kedua kalinya, Jihan (Asmara Abigail) dan petugas kebersihan merasakan hal yang aneh terjadi makin parah, salah satu cara diadakan pengajian melibatkan para penduduk desa, namun tak satupun hadir yang akhirnya berujung pada kesurupan Syafa (Ajeng Giona) adik Jihan. Iblis yang berada dalam tubuh Syafa seperti lebih paham ilmu agama dibanding Gustav dan penghuni panti lainnya. Belum lagi munculnya wanita misterius  Shinta (Tata Janeta) selalu berada dekat panti. 

Satu hal yang menarik dari produksi perdana IM Pictures, horor riligi menawarkan hal yang sederhana tanpa banyak pernak pernik langsung pada pokok masalahnya teror pada penghuni panti. Sebagai pondasi mereka gunakan budaya sunda sudah mengakar lama lekat dengan para pecinta horor di Indonesia, menciptakan pandangan baru menikmati film horor namun tanpa mengurui para penonton. Walaupun masuk riligi tak melulu ajaran agama terlihat terbukti beberapa adegan ketidakberdayaan menghadapi serangan iblis, hal ini mencerminkan setiap manusia biasa berusaha mengusir iblis segala cara dengan kekuatan yang ada. Inilah yang diinginkan Sutradara tak harus menjadi orang yang suci melawan kekuatan jahat siapapun kita melawan kekuatan jahat selama iman kita percaya Tuhan ada dalam hidup kita. Dan disin kita juga diperlihatkan tak semua cara agama tak ada efek samping, tetap saja ada ketakutan yang membahayakan. MUSLIHAT, hal licik dipakai iblis mengusai manusia tak peduli apakah mereka beragama atau tidak, sejatinya cara ini paling ampun melabui manusia.

Sebagai production film baru di kancah perfilmaan Indonesia, Im Pictures gebrakannya cukup oke dengan genre horor yang ada, bisa jadi misi mereka membuat karya otentik lewat kisah-kisah sederhana dalam ruang lingkup yang ada, Apakah film Muslihat buruk hasilnya tentu saja tidak, keberanian penulis naskah dijaga dengan baik hingga akhir cerita. Tanpa disadari penontonlah diminta menebak arahnya kemana, terbukti misteri yang dihasilnya membuat penonton tidak kehilangan rasa ketakutan mendalam, permainan spesial efek sudah mumpuni hanya sedikit dipoles lagi dalam segi special cgi terlebih perpindahan wujud seseorang kesurupan. Berbicara soal karakter melakukan dengan baik setiap para aktor cilik dan dewasa. hanya dialog agak monoton, kaku dan beberapa gerakan kamera (moving camera) para aktor cilik seperti mengikuti arahan sutradara baru mereka bergerak. Mengenai lokasi sudah bagus apalagi permainan cahaya secara natural terlihat di setiap sudut-sudut lokasi perkampungan. Twist yang dibangun pada ending mengisyaratkan babak kedua akan dimulai  dengan latar rumah yang mereka tempati akan dijabakan lebih lanjut. Film MUSLIHAT bisa menjadi alternatif film horor setelah libur lebaran dan masih ada waktu untuk menyaksikan di Bioskop mulai 17 April 2025. Sebuah misteri keberadaan rumah panti beserta terornya makin mengila.

Comments

Popular posts from this blog

Press Release Launching Poster PERBURUAN

Press Release Lauching Poster PERBURUAN Jakarta tanggal 27 Juni 2019  - RBOJ Coffee  Sebuah film satu lagi diangkat dari novel karya Pramoedya Ananta Toer segera tayang bertepatan dengan film Bumi Manusia merupakan karya beliau juga, pihak Falcon Pictures sangat antusias ke-2 film ini dapat terlaksana dengan baik saat pengerjaannya hingga kita akan menantikan jadwal edar di bulan Agustus 2019. Dengan tema nasionalisme diharapkan penonton setia film Indonesia makin mencintai negeri ini, menghargai karya anak bangsa dan mendukung setiap perjalanan perfilmaan di tanah air tercinta. Bertepatan salah satu kedai kopi di Jakarta Selatan. Official Poster film PERBURUAN di lauching bersama para pemain seperti Adipati Dolkien (Hardo) , Ayushinta  (Ningsih) , Michael Kho (Prajurit Jepang Shidokan) , Khiva Iskak (Karmin) dan Ernest Samudra (Dipo) sutradara hadir Richard Oh juga Produser Falcon  Pictures Frederica, tak ketinggalan cucu dari Prmaoedya Ananta Toer juga ...

REVIEW : FILM HOUSEMAID 2025, Tampil Dalam Cerita Penuh Kejutan

The Housemaid (2025)  Genre: Thriller psikologis / drama Sutradara: Paul Feig Diadaptasi dari novel: The Housemaid karya Freida McFadden Pemeran utama: Sydney Sweeney, Amanda Seyfried, Brandon Sklenar Ringkasan Cerita Millie, seorang perempuan yang baru keluar dari penjara, mendapat pekerjaan sebagai asisten rumah tangga yang tinggal di dalam rumah milik keluarga Winchester yang kaya  raya. Awalnya pekerjaan ini tampak seperti kesempatan kedua untuk menata hidup. Namun perlahan, atmosfer rumah tersebut berubah mencekam. Rahasia, manipulasi, dan relasi kuasa yang timpang mulai terkuak, menghancurkan ilusi kehidupan kelas atas yang tampak sempurna. Menariknya dari film ini , saya pikir remake film korea karena tidak membaca detil kalau film ini  berdasarkan novel 2022 dengan nama yang sama oleh Freida McFadden. Film tersebut dibintangi oleh Sydney Sweeney, Amanda Seyfried, Brandon Sklenar. termasuk dalam katagori 17+ ada adegan dewasa, harap sangat bijak untuk menontony...

REVIEW FILM ANIME : The Dangers in My Heart: The Movie

The Dangers in My Heart: The Movie merupakan  film yang menawarkan kisah remaja dengan cara yang jujur dan manusiawi. Ceritanya berpusat pada Kyotaro Ichikawa dan Anna Yamada , dua siswa SMP yang sangat berbeda, namun perlahan saling mendekat melalui momen-momen canggung yang terasa nyata. Kyotaro adalah anak introvert yang cenderung menyendiri. Ia punya minat yang tidak biasa untuk anak seusianya: membaca buku tentang anatomi dan hal-hal gelap, serta mendengarkan musik metal. Di balik itu, ia sebenarnya penuh keraguan, kesepian, dan rasa tidak percaya diri. Pikiran gelapnya bukan tanda kebencian, melainkan cara seorang remaja menghadapi dunia yang terasa menekan. Sebaliknya, Anna Yamada adalah gadis populer di sekolah. Ia ceria, energik, dan secara penampilan terlihat lebih matang dibanding teman-teman sekelasnya. Namun di balik citra itu, Anna punya sisi polos, ceroboh, dan rakus makanan yang membuatnya sangat manusiawi. Ia bukan sosok sempurna, melainkan remaja yang sedang bel...