Skip to main content

REVIEW : RIKI RHINO ( Film Animasi Indonesia )

RIKI RHINO
Sutradara : Erwin Budiono
Produksi : Batavia Pictures
Durasi : 90 Menit

Film anak-anak selalu berbicara bagaimana hidup kita terhadap sesama atau dengan alam sekitarnya, sebuah film produksi dalam negri tepatnya di kerjakan di Bandung oleh Batavia Pictures. Prosesenya cukup lama sekitar 4 tahun pengembangan karakter, riset ke lokasi hutan satwa langka, membangun asset produksi serta pemilihan actor-aktris yang mengisi suara film ini,  dengan cerita yang solid memberikan gambaran tentang salah satu binatang langka yaitu badak bercula satu. Dimana populasi sudah masuk taraf langka akibar diburu oleh pemburu untuk dijadikan sovernir atau untuk bersenang-senang saja. Jika selama ini mereka sudah mendapatkan dari pasar Hollywood tak ada salahnya Indonesia membuat film yang mengedukasi mereka, sebuah film animasi komedi ringan yang  tak harus mengurui, mereka mudah sekali menyerap apa yang mereka tonton.  Generasi penerus adalah tombak bangsa Indonesia, pelaku film wajib hukumnya memberikan cerita tidak menarik tapi berdampak luas terhadap dirinya dan lingkungannya.
Berkisah Riki (Hamish Daud) Badak Sumatera yang telah ditinggalkan oleh ibunya akibat kebakaran hutan, dia sendiri diburu oleh Mr Jak (Jack Lee) pemburu satwa untuk keuntungan pribadi, setelah culanya terpotong oleh Mr Jak . Riki merasa kehilangan harga dirinya tak mampu hidup lebih baik, satu-satunya yang dia banggakan hilang tidak lagi bisa menolong teman-temannya. Beni – seekor Bebek sahabatnya merelakan bulunya dijadikan Cula sementara dengan bantuan salah satu kera yang mempunyai kekuatan ajaib, mereka berpetualang mencari sang Master yang dapat mengembalikan Cula milik Riki. Kekuatan yang terbesar ketika sebuah batu diletakan pada cula buatan sehingga Riki mampu bertarung melawan musuhnya.  Menjalanin semua tantangan tidaklah mudah Riki harus berhadapan dengan para pemburu-pemburu ganas yang siap membunuh Riki kapanpun.  Mampukan Riki menyelesaikan misinya demi mengembalikan Cula miliknya selama ini , serta membalas dendam pada Mr Jak yang telah menghancurkan kehidupanya ?
Banyak yang disampaikan pada dunia anak-anak dengan alur cerita humor selama 90 menit diharapkan para penonton khususnya keluarga mulai aware terhadap lingkungan satwa langka dan mencintai binatang, film ini tanpa disadari akan terekam pada pikiran anak-anak, sudah saatnya bertindak tidak nunggu lama mulai dari diri sendiri. Salah satu pertimbangan pemilihan dubber dari actor bukan sekedar mereka sudah dikenal tapi mereka juga mau berbuat sesuatu bagi generasi muda, salah satunya Hamish Daud bagian dari Yayasan Indonesia Ocean Pride begitu antusias mengambil proyek ini sebagai langkah dia menyuarakan tanggap pada lingkungan sekitar kita.” Bagi saya film ini sejalan dengan misi saya, makanya tanpa berpikir panjang langsung saya mau menjadi bagian tersebut”.  Jony Yuwono sebagai pencetus film ini “ Riki Rhino bagian dari kehidupan saya begitu yang mencintai persahabatan, keluarga dan pentingnya konservasi alam dikemas sangat jenaka, tanpa dukungan kalian rasanya tidak mungkin film ini berhasil “. Kami sudah mengembangkan menjadi 4 babak dalam setiap film akan bercerita tentang satwa langka lain yang masih berhubungan dengan kisah Badak Sumatera (Riki Rhino), tidak main-main bagi kami ini merupakan bagian dari industry kreatif anak bangsa bangkit kembali, hal senanda diungkapkan oleh Lucki Lukman Hakim – Produser Film Riki Rhino. Penulisan Sekenario oleh Casandra Massardi dengan alur yang sangat kental dunia anak-anak memberikan motivasi yang tinggi dengan latar belakang cerita itu sendiri, dimana setiap karakter selalu berhubungan dengan karakter anak-anak seperti pemberani, jujur, takut, rendah diri. Semua diolah menjadi sajian yang mudah dicerna, bahkan diberikan twist dalam setiap pencapain Riki Rhino saat berpetualang. Hal ini membuktikan betapa cepatnya pemikiran anak-anak mencerna film yang dia tonton. Ada beberapa pengisi suara kurang diexplore secara detil sangat berpotensi menjadi bagian yang lebih besar lagi. Terlepas dari kualitas animasi 2D yang masih kurang, ada beberapa perbedaan binatang dan latar belakang hutan atau sungai. Hal tersebut menjadi masukan untuk film berikutnya akan lebih bagus lagi pengarapannya. Nah, dalam urusan soundtrack sayang kurang didengarkan pada adegan-adegan tertentu padahal lagunya yang dibawakan sangat pas justru muncul pada credit tille, semoga film berikutnya masih terasa karena soundtrack sangat berperan penting pada film animasi. Kekuatan jalan cerita yang dipetaruhkan dalam Riki Rhino sarat penuh edukasi, aksi, lucu dan menghibur dan setelah film selesai bisa dijadikan bahan obrolan keluarga.
RIKI RHINO dapat disaksikan mulai tanggal 27 Februari 2020 di bioskop kesayangan anda, film animasi komedi anak-anak yang sangat bagus, sebuah tontonan keluarga yang mengajarkan banyak hal salah satunya mencintai binatang. Overall : 7/10 (BK )



Comments

Popular posts from this blog

REVIEW : DARK WATERS

DARK WATERS Directed : Todd Haynes Production : Participant & Focus Features Runtime : 126 Minutes  Sebagai seorang pengacara Rob Billot (Mark Ruffalo) melihat kematian binatang di Distrik Virgina Barat secara tidak wajar yang berhubungan dengan perusahaaan besar dekat dengan lahan pertanian tersebu, melihat ada sesuatu yang salah dengan DuPont perusahaan kooperasi besar justru melakukan pencemaran dan pelangaran lingkungan setempat membuat salah satu petani merasakan ada yang aneh dengan sapi setelah mimun air dari sungai dekat rumahnya, dia ingin sekali melaporkan kasus ini ke pemerintah daerah, sebagai seorang pengacara yang sempat membela DuPont justru saat ini dia ingin menjatuhkan Dupont atas kasus tersebut, gak mudah dengan bukti-bukti otentik serta harus berhasil meyakinkan masyarakat bahwa produksi Teflon tersebut mengandung bahan berbahaya senyawa kimia C8 yang mengakibatkan bermacam-macam penyakit ganas. Sejak tahun 1999 hingga tahun 2013 usaha tersebut

REVIEW : NAKEE 2 ( Thailand Horor Movie )

NAKEE 2 (2018) Directed : Pongpat Wachirabunjong Production : Act Art Generation , Falcon Pictures Runtime : 1 Jam 30 Menit Yang paling disuka dari cerita horror Thailand itu sinematography, tone color pastinya lokasi shooting selalu sesuai jalan cerita juga alurnya yang simple tidak neko-neko.   Setelah sukses dengan Serial tv   NAKEE 1 (2016) - di sutradarai oleh Thanya Wachirabunjong   dimana rating penonton serial ini begitu antusias maka tahun 2018 NAKEE 2 – di Sutradarai oleh Pongpat Wachirabunjong , keduanya adalah suami istri yang serius menekuni film horror Thailand.   Dibuatnya sequel ke dalam layar lebar berharap penonton masih antusias, ternyata hasil sangat mengembirakan bahwa tahun lalu film ini masuk Box Office dengan pencapaian nomer satu di Thailand , dikisahkan pada Nakee-1   seputar kisah puteri Naga yang jatuh cinta dengan manusia, dimana sosok garuda juga mencintai puteri tersebut, karena merasa dikhianati garuda harus berkelahi dengan naga sehing

REVIEW : HOMESTAY ( THAILAND MOVIE 2019 )

HOMESTAY (Thailand Movie 2019 ) Directed :Parkpoom Wongpoom Starring : Teeradon Supapunpinyo, Cherprang Areekul, Suquan Bulakul Production : GDH  Runtime : 131 Minutes Mengadaptasi dari novel dan diadaptasi pada anime jepang tahun 2010 berjudul "Colorful" karya Eto Mori, dengan cerita yang sangat menarik bahkan mendapatkan pujian para kritikus begitu mengena hati penonton, nah tahun 2019 salah satu sutradara Thailand - Parkpoom Wongpoom (Shutter, Alone, Bad Genius )  mencoba mengarap dalam live action berjudul " Homestay " ber genre drama romantis plus bumbu sedikit horor dengan tetap pada koridor anak remaja. Film ini dirilis Tahun 2018 bulan Oktober menduduki Box Office urutan pertama dengan penghasilan 37.49 Juta Baht (= -+ Rp 1.677.655.944.48,-) diawal minggu pertama tak heran jika di Thailand mendapatkan sambutan sangat luar biasa, dan kesempatan ini diambil oleh pihak distributor di Indonesia untuk tayang di jaringan CGV,Cinemaxx Theater. Dal