Skip to main content

Review : xXx : The Return of Xander Cage

xXx : The Return of Xander Cage 
Directed : D. J Caruso
Actor : Vin Diesel, Donnie Yen, Deepika Pandukone, Toni Collete, Toni Jaa
Production :Paramount Pictures , Revolution Studios , One Race Films
Distrubution : Paramount Pictures
Duration : 107 Minutes


Setelah mengasingkan diri selama 11 tahun lebih di Columbia, Xander Cage ( Vin Diesel ) hidup diantara masyarakat menengah kebawah, saat diminta bantuannya untuk mengambil Pandora Box  ( yang dapat mengontrol satelit militer )  yang telah dicuri oleh gerombolan Ghost ( tak ada sejarah/info mengenai mereka ) saat presentasi para pemimpin CIA di NewYork ,  Xander memilih team sendiri dibandingkan pilihan Assisten Director CIA Jane Marke ( Toni Collete ), Xander yakin teamnya mampu menemukan Pandora Box. Jika tidak maka dia akan dianggap pemberontak pemerintah . Setelah bertemu dengan salah satu informan di Inggris , Becky Clearidge ( Nina Dobrev ) seorang hacker ternama . Berbekal informasi tersebut maka Xander bersama teamnya dibantu oleh ahli teknologi mencari Xiang ( Donnie Yen ) pemimpin penjahat berada di sebuah pulau , Filipina .  Saat ketahuan oleh tentara Rusia, lokasi Xiang maka tak terelakan baku hantam senjata dan fighting  oleh tentara Rusia dengan Xander. Ini kesempatan Xiang melaarikan diri dengan Pandora Box di tangan. Xander menyakinkan bahwa dia akan kembalikan ke Pemerintah .  xXx punya moto "saling melindungi dan menjaga " itulah yang membuat Xiang sadar apa yang diperbuat tidak benar , Xiang merupakan salah satu dari project Triple X  . Xiang dibantu oleh assisten cantik Serena ( Deepika Pandukone). Jangan lupa penampilan Toni Jaa ( Aktor Thaiand ) , Ice Cube ( xXx Next Level)  , Nymar ( Football Player Brasil )  , Kris Wu ( ex EXO ) .




Sebuah film aksi yang sangat ringan , membuat jantung penonton berdebar cepat dengan penyajian cinematography sangat cepat pula. Tampilnya Aktor- Artis Asia membuat film ini menarik karena para pengemarnya bisa menyaksikan aktor-artisnya berlaga, penampilan mereka buat saya cukup baik dengan karakter masing-masing. Film ini mengingatkan akan aksi Xander dengan skill tertentu, banyak adegan sangat berani pastinya dengan bantuan stuntman .

Lagi-lagi tema pemerintahan yang korup menjadi benang merah film ini, tak heran dari awal hingga selesai filmnya kita bisa menebak dengan mudah , D. J Caruso sebagai sutradara tak ingin membuat filmnya terlalu sulit penuh intrik ,mikir panjang tak diperlukan. Taburan bintang dan wanita cantik mewarnai film ini , tentunya bukan konsumsi anak-anak remaja tanpa dampingan orang tua . Good Action Movie tak boleh dilewatkan oleh para moviegoers

xXx : The Return Xander Cage tayang mulai tanggal 18 Januari 2017, di seluruh bioskop indonesia 

Overall : 7/10





Comments

Popular posts from this blog

REVIEW : HOMESTAY ( THAILAND MOVIE 2019 )

HOMESTAY (Thailand Movie 2019 ) Directed :Parkpoom Wongpoom Starring : Teeradon Supapunpinyo, Cherprang Areekul, Suquan Bulakul Production : GDH  Runtime : 131 Minutes Mengadaptasi dari novel dan diadaptasi pada anime jepang tahun 2010 berjudul "Colorful" karya Eto Mori, dengan cerita yang sangat menarik bahkan mendapatkan pujian para kritikus begitu mengena hati penonton, nah tahun 2019 salah satu sutradara Thailand - Parkpoom Wongpoom (Shutter, Alone, Bad Genius )  mencoba mengarap dalam live action berjudul " Homestay " ber genre drama romantis plus bumbu sedikit horor dengan tetap pada koridor anak remaja. Film ini dirilis Tahun 2018 bulan Oktober menduduki Box Office urutan pertama dengan penghasilan 37.49 Juta Baht (= -+ Rp 1.677.655.944.48,-) diawal minggu pertama tak heran jika di Thailand mendapatkan sambutan sangat luar biasa, dan kesempatan ini diambil oleh pihak distributor di Indonesia untuk tayang di jaringan CGV,Cinemaxx Theater. Dal

Review Take Me Home

Take Me Home  Genre Suspense/ Horror Released Date 11 Mei 2016 Distributor  / Sales Representative : M Pictures Co., Ltd Casting :  Mario Maurer / Wannarot Sonthichai / Peter Noppachai / Producer ; Kanyarat Jiraratchakit Director : Kongkiat Khomsiri Negeri  Gajah Putih ini selalu bisa memberikan tontonan Horor yang tidak mudah ditebak oleh penonton, masih dengan gaya yang khas sinematography mereka. Film ini masih bisa dibilang membuat jantungan yang menontonnya, dari segi kostum , dekorasi bahkan lokasi yang dijadikan punya sangat tepat . Apalagi kehadiran wajah tampan Mario Maurer masih menjadikan film thailand di nanti-nanti oleh pengemarnya. Tan ( Mario Maurer ) , koma setelah kecelakan yang menimpanya sejak 10 tahun yang lalu, saat ini dia berada di sebuah Rumah Sakit dan bekerja disana. Namun kerinduan asal usulnya membuat dia mencari keberadaan keluarganya. Setelah mengetahuinya  Tan mendatangi rumah yang tertera difoto yang dia temukan di bangsal Rumah Sak

REVIEW : DIGNITATE (2020)

DIGNITATE Sutradara : Fajar Nugros Produksi : MD Pictures Durasi : 109 Minutes Apakah yang menjadi dasar sutradara menulis ulang dari kisah yang sukses dalam sebuah Wattpad, mereka ingin tidak sekedar berimajinasi tapi bisa melihat secara jelas apa yang telah mereka baca selama ini. Banyak penulis-penulis muda di Wattpad yang akhirnya masuk dalam layar lebar salah satunya Dignitate karya Hana Margaretha sukses secara pasaran, disukai banyak kawula muda dengan cerita masa kini, cocok dan mengena pada sasaran. Kesempatan baik ini langsung diambil alih oleh sutradara Fajar Nugros menjadi sebuah cerita yang menarik, jayus, lucu dan punya nilai tersendiri. Sebagai Produser MD, Manoj Punjabi disela-sela Premiere Diginate beberapa waktu lalu di Epicentrum – Jakarta, mengatakan : “ Anak remaja sekarang sudah mengerti film bagus bermutu dalam penyanjiannya, ntah apakah film itu dalam sebuah drama, komedi atau horror sekalipun, saya percaya bahwa film ini akan diterima oleh semua re