Skip to main content

Review : Resident Evil The FInal Chapter


Resident Evil : The Final Chapter
Based on Resident Evil -  Capcom 
Directed : Paul WS Anderson 
Actor :  Milla Jovovich, Ali Larter, Iean Glean,Shawn Roberts
Production : Constantin Film,Capcom Co.Ltd,
Distribution : Screen Gems
Duration : 106 Minutes
 
Setelah seri terakhir tahun 2012 (RE : Retribution) , saat penyerangan para zombie di White House membuat teman-teman Alice (Milla Jovovich) terdesak hingga akhirnya dia sendiri yang lolos dari kehancuran yang besar-besaran . Sebuah keadaan dimana hanya mendapati seorang diri mendapatkan petunjuk dari Red Queen (klon dari Alice sebuah Hologram komputer) ke markas Umbrella Corporation,  Hive- Racoon City, dimana awal T-Virus ini berasal. Inilah akhir dari series Resident Evil franchise adaptasi dari game rilsian Capcom muncul ditahun 1995 saat Playstation booming , filmya pun mengambil judul yang sama juga. Tidak hanya game yang sukses dan filmnya suka sukses besar-besaran, US$ 943 Million (5 film) didapatkan dari bujet US$ 250 Million. Makin tak sabar bagi pengemar film serta gamenya dari serial Resident Evil .

 
Alice saat melanjutkan ke Racoon City tertangkap oleh pasukan Umbrella dibawah pimpinan Dr Alexander Issacs (Iain Glen ), kesempatan alice lolos sangat kecil, tak segan Dr Issacs melemparkan dia sebagai umpan para zombie. Tanpa berlangsung lama Alice berhasil meloloskan dirinya dari incaran para zombie dan Dr Issacs, bertemu dengan teman-temanya di sebuah gedung , Alice berkata hanya 48 jam saja setelah antivirus T-Virus dilepaskan maka semua zombie akan mati dan petinggi umbrella serta orang yang berkuasa muncul sebagai manusia baru dari abad kehancuran,  dan ini kisah penuh aksi terjadi . 
 
 
Perjalanan Alice tak semudah yang diliat, banyak kejadian yang tak diketahui oleh teamnya, misi mereka harus sampai ke pusat Hive - Racoon City. Diceritkan bahwa Alice saat  ini klon dari Alice yang asli sebagai pemegang saham Umbrella Corporation dan ternyata semua ada klon dari yang asli untuk mencegah kehancuran , Albert Wesker (Shawn Roberts) sebagai otak pengerak Hive merasakan kedatangan Alice sudah diprediksi karena kemanapun dia berada monitor sangat cepat terdeteksi , Alice tak yakin dia adalah klon bahkan Dr Issacs aslinya pun tau kemampuan Alice . Aksi terus menerus membuat penonton menahan nafas, banyak kejutan yang diberikan oleh Paul WS Anderson . Sebuah gabungan dari kelima film menjadi satu, shot fighting combat secara close up diperlihatkan sehingga penonton ikut merasakan kerasnya pertarungan Alice melawan zombie serta musuhnya.
 
Berhasil Alice merebut antivirus T-Virus serta menghancurkan Umbrella Corporation?

Penampilan para aktor tak mengecewakan dari  Alice (Mila Jovovich) , voice over Red Queen hingga Dr Issacs (Ian Glean) menampilkan kemampuan akting yang sempurna , gubahan scoring Paul Haslinger menjadi nadi dari film ini, Namun apakah serial ini benar-benar selesai atau ada Sequel?, nah pertanyaan  dibalik semua ini akankah para pengemar gamesnya puas dengan berakhirnya serial ini. pasti menjadi tanda tanya juga. Banyak yang kecewa jika game diangkat ke layar kebar dan mejadikan filmnya flop dipasaran, apakah berlaku dengan Resident Evil ini , diatas telah saya tulis income cukup besar untuk ukuran worldwide, inilah kepiawain sang sutradara  memang diancungi jempol selama 4 film ini telah dibuktikanya, penonton lebih suka cara dia meramu semua adegan demi adegan,baik secara cinematography,kostum bahkan seting lokasi dibuat sedemikan rupa mengikuti gamenya .

Resident Evil : The Final Chapter tayang tanggal 25 Januari 2017 di seluruh bioskop Indonesia  
Overall 8/10

 

Comments

Popular posts from this blog

REVIEW : DARK WATERS

DARK WATERS Directed : Todd Haynes Production : Participant & Focus Features Runtime : 126 Minutes  Sebagai seorang pengacara Rob Billot (Mark Ruffalo) melihat kematian binatang di Distrik Virgina Barat secara tidak wajar yang berhubungan dengan perusahaaan besar dekat dengan lahan pertanian tersebu, melihat ada sesuatu yang salah dengan DuPont perusahaan kooperasi besar justru melakukan pencemaran dan pelangaran lingkungan setempat membuat salah satu petani merasakan ada yang aneh dengan sapi setelah mimun air dari sungai dekat rumahnya, dia ingin sekali melaporkan kasus ini ke pemerintah daerah, sebagai seorang pengacara yang sempat membela DuPont justru saat ini dia ingin menjatuhkan Dupont atas kasus tersebut, gak mudah dengan bukti-bukti otentik serta harus berhasil meyakinkan masyarakat bahwa produksi Teflon tersebut mengandung bahan berbahaya senyawa kimia C8 yang mengakibatkan bermacam-macam penyakit ganas. Sejak tahun 1999 hingga tahun 2013 usaha tersebut

REVIEW : HOMESTAY ( THAILAND MOVIE 2019 )

HOMESTAY (Thailand Movie 2019 ) Directed :Parkpoom Wongpoom Starring : Teeradon Supapunpinyo, Cherprang Areekul, Suquan Bulakul Production : GDH  Runtime : 131 Minutes Mengadaptasi dari novel dan diadaptasi pada anime jepang tahun 2010 berjudul "Colorful" karya Eto Mori, dengan cerita yang sangat menarik bahkan mendapatkan pujian para kritikus begitu mengena hati penonton, nah tahun 2019 salah satu sutradara Thailand - Parkpoom Wongpoom (Shutter, Alone, Bad Genius )  mencoba mengarap dalam live action berjudul " Homestay " ber genre drama romantis plus bumbu sedikit horor dengan tetap pada koridor anak remaja. Film ini dirilis Tahun 2018 bulan Oktober menduduki Box Office urutan pertama dengan penghasilan 37.49 Juta Baht (= -+ Rp 1.677.655.944.48,-) diawal minggu pertama tak heran jika di Thailand mendapatkan sambutan sangat luar biasa, dan kesempatan ini diambil oleh pihak distributor di Indonesia untuk tayang di jaringan CGV,Cinemaxx Theater. Dal

Review Take Me Home

Take Me Home  Genre Suspense/ Horror Released Date 11 Mei 2016 Distributor  / Sales Representative : M Pictures Co., Ltd Casting :  Mario Maurer / Wannarot Sonthichai / Peter Noppachai / Producer ; Kanyarat Jiraratchakit Director : Kongkiat Khomsiri Negeri  Gajah Putih ini selalu bisa memberikan tontonan Horor yang tidak mudah ditebak oleh penonton, masih dengan gaya yang khas sinematography mereka. Film ini masih bisa dibilang membuat jantungan yang menontonnya, dari segi kostum , dekorasi bahkan lokasi yang dijadikan punya sangat tepat . Apalagi kehadiran wajah tampan Mario Maurer masih menjadikan film thailand di nanti-nanti oleh pengemarnya. Tan ( Mario Maurer ) , koma setelah kecelakan yang menimpanya sejak 10 tahun yang lalu, saat ini dia berada di sebuah Rumah Sakit dan bekerja disana. Namun kerinduan asal usulnya membuat dia mencari keberadaan keluarganya. Setelah mengetahuinya  Tan mendatangi rumah yang tertera difoto yang dia temukan di bangsal Rumah Sak