Skip to main content

Review : Bleed For This

Bleed For This 
Directed : Ben Younger
Staring : Milles Teller , Aaron Echhart, Ted Levine 
Runtime : 117 Minutes


Saya gak bisa bermain sepak bola tapi nonton film tentang salah satu pemain sepakbola saya suka, begitu pula dengan film olahraga lainnya seperti sebelumnya saya nonton film tentang catur dimana anak-anak dari desa terkumuh bisa juara nasional mengalahkan sekolah anak-anak kota. Dan film bertema sport selalu mengangkat keluarga dan sahabat. Yang paling asik bukan saat ending mendapatkan trophy/piala , tapi ketika proses itu sendiri, kita bisa melihat bagaimana dia bisa berhasil atau gagal di akhir film. Film Bleed For This, merupakan salah satu film sport berdasarkan kisah nyata bercerita tidak jauh dari hal tersebut, bukan soal menang atau kalah tapi tentang perjuangan dari orang yang terpuruk untuk bangkit lagi .


The Pazmania Devil / Vinny Pazienza ( Miles Teller ) seorang petinju professional yang ingin naik ketahap lebih tinggi. Setelah bertarung dengan Wayweather tahun 1988, dia mengalami kekalahan yang membuat sadar banyak kekurangan dalam dirinya, namun berbeda pendapat dengan promotornya Lou Deva ( Ted Levine ) , bahwa Vinn harus berhenti berkarir dari dunia tinju . VInn merasa dipojokan sejak saat itu berlatih lebih lagi bahkan ketika mendapatkan pelatih baru  Kevin ( Aaron Echkhart ) mengasah skill tinjunya hingga suatu saat bertanding diatas ring Vinny bisa buktikan dirinya berhasil mengalahkan Dale petinju perancis. Kemenangan Vinny membuktikan dia sebagai petinju professional makin mantap, Saat mau merayakan kemenangan justru terjadi kecelakan mobil yang mengakibatkan patah tulang leher sehingga susah untuk bergerak. Inilah waktu dimana Vinny mengalami kehidupan yang makin terpuruk untuk majupun susah, karena kecintaan dengan tinju , maka dia diam-diam melatih tanggan dan tubuhnya tetap berlatih dia menyadari waktunya tak lama , kegigihan tuk kembali lagi ke dunia tinju segera dia buktikan apalagi secara diam-diam pelatih Kevin memberikan video ke public hingga berita tersebut tersebar. latihan tersebut tak sengaja ayahnya mengetahui merasa Vinny melangar aturanya. Kesempatan ini dimaanfaatkan oleh Lou sang promotor dengan bertarung petinju Roberto Duran (Edwin Rodriquez ) dalam kelas berat . 




Ben Younger ( Bolier Room, Prime )  memberikan sebuah gambaran perjuangan petinju menjadi juara dunia kelas 85 kg , kehidupan yang terjadi sangat realitas dan mengalir begitu kita menonton selama hampir 2 jam kurang (117 Minutes) , scene momen dalam bentuk footage memberikan kejelasan arah film ini, sehingga tidak sukar dimengerti . Seharusnya film ini masuk katagori keluarga namun sepanjang film ini banyak kata-kata kasar rasanya take tis membawa anak-anak dibawah umur harus di dampingi oleh orangtua . Bleed For This membuktikan Aktor Miles Teller berhasil naik satu tingkat sejak Whisplash melejit di tangga Box Office US, penampilan tidak buruk sebagai Vinny Pazienza hanya sedikit kurang lebar mimicnya, selebihnya tampil sangat baik. Dan pemain lain juga bermain sangat baik. Film ini diselingi humor ala keluarga Italia, tidak merasa kaku dan terlalu serius .

Bleed For This tayang tanggal 1 Februari 2017 di jaringan CGV, CinemaTheater dan Platinum Cineplex.

Overall : 7/10



Comments

Popular posts from this blog

REVIEW : DARK WATERS

DARK WATERS Directed : Todd Haynes Production : Participant & Focus Features Runtime : 126 Minutes  Sebagai seorang pengacara Rob Billot (Mark Ruffalo) melihat kematian binatang di Distrik Virgina Barat secara tidak wajar yang berhubungan dengan perusahaaan besar dekat dengan lahan pertanian tersebu, melihat ada sesuatu yang salah dengan DuPont perusahaan kooperasi besar justru melakukan pencemaran dan pelangaran lingkungan setempat membuat salah satu petani merasakan ada yang aneh dengan sapi setelah mimun air dari sungai dekat rumahnya, dia ingin sekali melaporkan kasus ini ke pemerintah daerah, sebagai seorang pengacara yang sempat membela DuPont justru saat ini dia ingin menjatuhkan Dupont atas kasus tersebut, gak mudah dengan bukti-bukti otentik serta harus berhasil meyakinkan masyarakat bahwa produksi Teflon tersebut mengandung bahan berbahaya senyawa kimia C8 yang mengakibatkan bermacam-macam penyakit ganas. Sejak tahun 1999 hingga tahun 2013 usaha tersebut

REVIEW : HOMESTAY ( THAILAND MOVIE 2019 )

HOMESTAY (Thailand Movie 2019 ) Directed :Parkpoom Wongpoom Starring : Teeradon Supapunpinyo, Cherprang Areekul, Suquan Bulakul Production : GDH  Runtime : 131 Minutes Mengadaptasi dari novel dan diadaptasi pada anime jepang tahun 2010 berjudul "Colorful" karya Eto Mori, dengan cerita yang sangat menarik bahkan mendapatkan pujian para kritikus begitu mengena hati penonton, nah tahun 2019 salah satu sutradara Thailand - Parkpoom Wongpoom (Shutter, Alone, Bad Genius )  mencoba mengarap dalam live action berjudul " Homestay " ber genre drama romantis plus bumbu sedikit horor dengan tetap pada koridor anak remaja. Film ini dirilis Tahun 2018 bulan Oktober menduduki Box Office urutan pertama dengan penghasilan 37.49 Juta Baht (= -+ Rp 1.677.655.944.48,-) diawal minggu pertama tak heran jika di Thailand mendapatkan sambutan sangat luar biasa, dan kesempatan ini diambil oleh pihak distributor di Indonesia untuk tayang di jaringan CGV,Cinemaxx Theater. Dal

Review Take Me Home

Take Me Home  Genre Suspense/ Horror Released Date 11 Mei 2016 Distributor  / Sales Representative : M Pictures Co., Ltd Casting :  Mario Maurer / Wannarot Sonthichai / Peter Noppachai / Producer ; Kanyarat Jiraratchakit Director : Kongkiat Khomsiri Negeri  Gajah Putih ini selalu bisa memberikan tontonan Horor yang tidak mudah ditebak oleh penonton, masih dengan gaya yang khas sinematography mereka. Film ini masih bisa dibilang membuat jantungan yang menontonnya, dari segi kostum , dekorasi bahkan lokasi yang dijadikan punya sangat tepat . Apalagi kehadiran wajah tampan Mario Maurer masih menjadikan film thailand di nanti-nanti oleh pengemarnya. Tan ( Mario Maurer ) , koma setelah kecelakan yang menimpanya sejak 10 tahun yang lalu, saat ini dia berada di sebuah Rumah Sakit dan bekerja disana. Namun kerinduan asal usulnya membuat dia mencari keberadaan keluarganya. Setelah mengetahuinya  Tan mendatangi rumah yang tertera difoto yang dia temukan di bangsal Rumah Sak