Skip to main content

Review DAVID & GOLIATH


Jakarta, 14 Maret 2016 --- Premiere film Indonesia kembali di adakan di CGV blitz Cinema. Pratama Film selaku distributor film David And Goliath, menggelar penayangan perdana film David And Goliath, di CGV blitz Grand Indonesia ( 14/3 ). Acara premiere film ini mendapat sambutan dan antusias yang tinggi dari publik,terbukti dengan ramainya  para undangan yang memadati CGV blitz Grand Indonesia.  Hadir sekitar 600 penonton  diantaranya dari kalangan artis seperti Melanie Ricardo, Joy Tobing, Nino Fernandez, Regina Idol, Niki Tirta, dan masih banyak lagi.

Cerita legenda David And Goliath sudah pernah di angkat ke layar lebar pada tahun 1960 oleh duet sutradara Ferdinando Baldi dan Richard Pottier. Pada tahun 2015 , film yang berjudul sama, David And Goliath: I Will Do It, di rilis. Dan di tahun  2016 ini, film David And Goliath kembalil hadir di layar lebar dengan penyajian yang berbeda, berkelas, dan tampilan visual lebih menarik.

Film bergenre drama hasil garapan Wallace Brothers ini merupakan sebuah kisah klasik yang melegenda tentang David, seorang pemuda yang berani melawan pejuang Filistin perkasa bernama Goliath, meskipun hal ini adalah sesuatu yang mustahil dilakukan.

Review Singkat 
David and Goliath
Dir: The Wallace Brothers

Sebagai sebuah film yang mengangkat sebuah kisah legenda istimewa. Namun sebagai tontonan mengenai kisah Nabi Daud dan pergumulannya ketika menjadi "Raja Israel pilihan Tuhan", film yang di co produce oleh Pratama Film ini cukup mampu menjelaskan dengan baik.

film dari perjalanan Nabi Samuel mencari orang pilihan Tuhan untuk menjadi pengganti Raja Saul memimpin bangsa Israel, yang kala itu sudah melenceng dari rencana Tuhan , Saul merasa lebih berkuasa dibandingkan Tuhan yang telah memimpin bangsa Israel sendiri . Film ini dilanjutkan dengan pelatihan fisik dan bagiamana David sebagai gembala harus belajar bertarung , sampai akhirnya pertarungan dengan Goliath kesemuanya tampak semenjana, kalau tidak mau dibilang biasa. Terkesan seperti sebuah film Direct to video yang dipaksakan tayang untuk memberikan tontonan yang mencerahkan.
Terus terang saya trenyuh saat Samuel menjawab pertanyaan Daud tentang kelayakan dirinya menjadi orang pilihan Tuhan.

Bagi anda pecinta film Biblical strory , dapat menyaksikan Film David And Goliath di jaringan CGV blitz Cinema, CinemaxxTheater & Platinum Cineplex mulai 16 Maret 2016.


Comments

Popular posts from this blog

Review : Midnight University ( Thai Horor Comedy )

Pangsa film Thailand di Indonesia memang tak sebanyak film Hollywood namun kehadiranya selalu dinantikan para pengemar film dari Negeri Gajah Putih ini, Mereka berani mengemas cerita yang simpel menjadi sebuat tontonan yang sangat bisa dinikmati. Bahkan menempatkan artis yang kurang terkenal di negara atau masuk kelas bawah. Penampilan merekapun tak mau kalah dengan artis senior lainnya yang sudah terkenal baik di Thailand maupun diluar negeri.
Berbicara mengenai kehidupan di masa sekolah, sepertinya tak habis-habisnya dibahas. Tak jarang kisahnya itu pernah kita alami, maka tak heran sutradara Kritsada Kaniwichapon & Kanin Koonsumitawong , Piyabutr Atisook . Mengangkat sebuah tema kisah anak abege yang tersohor namun dalam mata pelajaran sangat jelek .
Star ( Rasri Balenciaga ) , gadis yang paling tersohor dikelasnya, selalu menjadi sorotan para laki-laki, tak heran grup Star Angel dinantikan kemunculan saat berada di sekolah. Tapi dibalik semua kecantikan dan terkenal.Mereka mer…

Review : 1987: When the Day Comes

Review : Mr Hurt

Mr Hurt 
Directed : Ittisak Eusunthornwattana
Starring : Sunny Suwanmethaon, Marie Broenne, Mashnanoad Sulvamas, Ponsatorn Jongwilak
Production : Transformation Film
Duration : 129m

Lagi-lagi Thailand membuat film bertema drama percintaan dengan cerita seputar patah hati, yang paling membuat kita betah menontonnya tak lain jalan cerita yang sederhana juga casting yang natural dari artis cukup terkenal ditambah lokasi shoting gak jauh dari makanan, tempat tinggal dan sebagainya. Buat saya serasa menonton FTV namun dikemas dengan baik, itulah kelebihan mereka membuat film apalagi twist yang seringkali kesel .
Alkisah pemain tenis pro terkenal Don ( Sunny Suwanmethaon )  pacaran dengan Anna ( Marie Broenner ) , saat Don mau serius melamar Anna, justru Anna memutuskan Don begitu saja, dunia Don berbalik dia tidak semanggat dalam latihan tennis, semuanya berubah total. Tema-temanya mencoba memberikan semanggat bangkit kembali namun gagal juga, Don benar-benar kehilangan Anna. Salah satu cara …