Operasi Pesta Copet datang seperti angin kencang di tengah festival musik yang ramai. Empat sahabat Ijal, Adut, Tia, dan Melodi bukan pahlawan, hanya orang-orang biasa yang terhimpit utang dan PHK. Mereka memutuskan mengambil risiko gila mencopet di tengah Pestapora, festival musik terbesar, sambil menyamar sebagai penonton biasa. Di layar, kita langsung diajak berdiri di antara kerumunan. Suara bass yang bergemuruh, keringat yang menetes, dan tangan-tangan yang saling bersenggolan terasa dekat sekali. Setiap gerakan mereka yang canggung sekaligus cerdik membuat kita ikut menahan napas, seolah-olah dompet kita sendiri yang sedang menjadi target. Iqbaal Ramadhan sebagai Ijal membawa ketegangan yang halus gestur kecil dan tatapan waspada yang menunjukkan seseorang yang sebenarnya tidak nyaman dengan apa yang sedang ia lakukan. Kristo Immanuel sebagai Adut menyuntikkan kelucuan yang tidak dibuat-buat, sering menjadi katup pelepas ketegangan di momen paling genting. Zulfa Maharani dan...
Mereview film berdasarkan undangan dari pihak distributor film di Jakarta