Film Hungry (2026) karya sutradara James Nunn adalah thriller survival berdurasi sekitar 93 menit yang mengadu manusia biasa melawan predator alam yang mematikan. Ceritanya berlatar rawa Louisiana dan mengikuti sekelompok wisatawan, termasuk Sistine dan Hannah, yang ikut tur perahu untuk melihat aligator. Perjalanan yang semula santai berubah kacau setelah mereka menemukan bangkai aligator legendaris "Big Ben" yang terbelah dua, lalu perahu mereka terbalik akibat serangan mendadak. Salah satu kelebihan terbesar film ini adalah pilihan predatornya, yaitu kuda nil. Kebanyakan film bertema serupa memakai buaya atau hiu, sehingga kuda nil terasa segar dan berbeda. Hewan ini dikenal sebagai salah satu yang paling agresif di dunia nyata, sehingga teror yang dihadirkan terasa lebih brutal dan sulit ditebak. Film ini menjawab pertanyaan mengapa kuda nil menyerang lewat penjelasan sederhana. Walker, seorang pemandu berpengalaman, menjelaskan bahwa kuda nil memang herbivora, tetapi sangat teritorial, berbobot hingga 3,5 ton, dan bertanggung jawab atas ratusan kematian manusia setiap tahun. Serangan terjadi karena para wisatawan tanpa sadar masuk ke wilayahnya, memicu insting melindungi teritori dan mungkin anaknya. Tidak ada motivasi yang rumit; kuda nil digambarkan sebagai mesin pembunuh yang "membunuh untuk kesenangan".
Kelebihan lainnya ada pada tempo ceritanya. Karena durasinya singkat, film tidak membuang waktu untuk bertele-tele. Begitu perahu terbalik, penonton langsung dibawa masuk ke ketegangan di medan rawa yang sempit dan terisolasi. Para karakter juga digambarkan realistis: mereka takut, panik, dan terbatas secara fisik, bukan tiba-tiba menjadi pahlawan super, sehingga bahaya yang mereka hadapi terasa nyata. Meski begitu, film ini punya kekurangan di sisi cerita. Premisnya adalah klise klasik film horor, yaitu turis ceroboh yang mengabaikan aturan demi sensasi. Alurnya mengikuti formula baku genre creature feature tanpa kejutan besar: para karakter terjebak, saling berdebat, dan berusaha bertahan di pohon atau bangkai kapal sambil menunggu bantuan yang datang terlambat. Bagi sebagian penonton, semua ini terasa terlalu mudah ditebak. Kelemahan lain terletak pada cara para karakter bertahan hidup. Karena mereka tidak punya keahlian untuk melawan hewan seberat beberapa ton, cara mereka selamat sering terasa seperti keberuntungan penulis skenario (plot armor), bukan hasil kecerdikan. Banyak keputusan karakter juga terasa dipaksakan demi memperpanjang ketegangan, sehingga kelemahan struktur cerita terlihat jelas sejak awal. Pengembangan karakter yang dangkal menjadi kekurangan berikutnya. Fokus yang besar pada aksi bertahan hidup membuat penonton hampir tidak punya kesempatan mengenal latar belakang tiap tokoh. Akibatnya, ketika satu per satu dari mereka menjadi korban, dampak emosionalnya kurang terasa.
Dari sisi kritikus luar negeri, tanggapan terhadap film ini beragam, cenderung netral hingga negatif. Di Rotten Tomatoes, skornya berada di kisaran 54–56 persen berdasarkan puluhan ulasan, dengan rata-rata sekitar 5,6 dari 10. Dread Central memuji film ini sebagai "crowd-pleasing" yang menghormati brutalitas kuda nil dan menghadirkan efek praktis yang efektif. Namun mayoritas kritikus mengeluhkan karakter yang tipis, dialog yang klise, serta adegan yang bertele-tele di pohon tanpa perkembangan berarti. Beberapa media besar memberi penilaian yang lebih tajam. Empire Online menyebut kuda nil yang kejam sebagai satu-satunya hal menarik, sementara sisanya dianggap penuh premis usang dan rencana kabur yang bodoh. The Guardian menilai film ini kurang mengembangkan karakter dan lebih fokus pada ketegangan visual yang tidak selalu berhasil. Radio Times memberinya 2 dari 5 bintang karena ketegangan yang minim dan kuda nil CGI yang terasa kurang mengancam. Secara keseluruhan, Hungry berhasil menawarkan hiburan ringan bagi penggemar genre animal-attack, terutama berkat kuda nil yang jarang dipakai sebagai monster. Namun alur yang mudah ditebak, karakter yang datar, dan kurangnya inovasi dalam membangun ketegangan membuat film ini terasa biasa saja di mata banyak kritikus. Film ini lebih cocok ditonton sebagai hiburan santai daripada sebagai karya yang berambisi mendalam. Film HUNGRY mulai tayang tanggal 28 Okt 2026 hanya di Bioskop kesayangan anda.


Comments
Post a Comment