Skip to main content

REVIEW : PANTASKAH AKU BERHIJAB, Perjalanan Spiritual Wanita Melaui Pengalamannya

Sutradara : Hadrah Daeng Ratu
Produser : Deni Saputra
Penulis : Cassandra Massardi
Cast : 
Bryan Domani,
Nadya Arina, 
Nadzira Shafa,
Dhini Aminarti, 
Cakrawala Airawan,
Indra Birowo, 
Hifdzi Khoir,
Tike Priatnakusumah
Production Co : Narasi Semesta,A&Z Films, Legacy Pictures, dan Unlimited Production
Runtime : 1h 54Mm
Genre : Drama, Romance 
 

Persembahan Narasi Semesta  merupakan produksi pertama layar lebar memberikan kisah mungkin saja kita pernah alami khususnya wanita mengenal dunianya, duduk sebagai sutradara Hadrah Daeng Ratu (Pemandi Jenasah,172 Days, sijin ) terbiasa bergenre horor dan religi menawarkan drama romans remaja, tak sekedar romans biasa aja namun ada  konflik diri sendiri, ketika Sofi (Nadya Arina) dari keluarga tanpa sosok ayah mempunyai pacar Guntur (Cakrwala Airawan) tiba-tiba menghilang tanpa kabar dikala sofi hamil, dirinya begitu stress dan kecewa tidak ada tanggung jawab,dia juga harus menopang ibunya dan adik-adiknya dalam hal materi, melihat kejadian seperti ini sahabatnya Aqsa (Bryan Domani ) menemani setiap saat memberikan dukungan moril atas kesehatan dan jiwanya Sofi. Cerita mengalir dari hal yang terlihat muda menjadi hal yang sulit untuk dihadapi oleh sofi, sosok Aqsa lah yang dapat mengerti keadaan sofi, ketika ada pria yang ingin menikahi Sofi, Aqsa berbesar hadir datang ke pernikahan dan ketika melahirkan Aqsa selalu ada juga. Romans membawa kita untuk jujur pada diri sendiri, disaat jatuh membutuhkan seseorang. Disela-sela press media screening di epicentrum beberapa waktu lalu “Hidup itu tidak pernah ada yang sempurna. Apa yang membuat kita bisa bertahan dari ketidaksempurnaan itu adalah berdamai dengan diri sendiri, memaafkan diri dan memaafkan semua yang telah terjadi. Melalui film ini saya ingin menyampaikan, bagaimana perjalanan seseorang bisa berdamai dengan hidupnya yang tidak sempurna. Orang di sekitarnya, adalah support system terbaik untuk bisa melanjutkan hidup,” kata sutradara “Pantaskah Aku Berhijab” Hadrah Daeng Ratu. “Bagi saya, adalah film yang secara sempurna menggambarkan seperti apa teman hidup yang sebenarnya. Dia yang bisa menerima jeleknya, baiknya, jatuh dan bangun, semuanya. Karakter itulah yang ada dalam diri Aqsa, sebagai teman hidup Sofi. Bahkan keduanya sampai bikin sesuatu bareng untuk bisa bertahan hidup,” tambanya



Pantaskah Aku Berhijab merupakan perubahan dari hal terburuk wanita menuju kesempurnaan diri, berpaling dari hal yang jahat melangkah ke jalan yang suci. bukan soal bagusnya hijab keren warnanya bagus tapi dalam diri wanita menutup semua rasa kecewa serta trauma mendalam menjadi wanita menatap kedepan dengan sebuah keyakinan, penghormatan dan pelindungan juga ketaatnya kepada Allah SWT. Turning back seorang wanita bahkan dalam soal cinta tidak lagi mencintai yang salah. dalam beberapa kali adegan kalimat Aqsa kepada Sofi "Boleh Bucin Tapi Kepada Orang Yang Tepat" yang menemani sejak dulu, dikala jatuh dia tetap mendukung untuk berbuat benar bukan mengakhiri hidup, dikala orang lain mencemooh dia berusaha menjadi benteng atas hidupnya. Rasanya memang tidak ada pria seperti Aqsa 100 % begitu tulus terhadap wanita seperti Sofi, kalopun ada yang pria langka dengan dedikasi tinggi seperti ini.

Pantaskah Aku Berhijab ditulis oleh Cassandra Massardi, mendeliver dengan baik setiap alur sesuai karakter antara Sofi, Aqsa serta keluarga Sofi. Sosok Sofi digambarkan begitu rapuh tapi cepat untuk bangkit walaupun ketika ada hal tidak mengenakan dirinya, cepat sekali menyalahkan dirinya, hal ini gambaran juga wanita dalam proses kedewasan dari anak remaja tapi bukan yang mengeluh, gampang depresi. Nah, karakter Aqsa pekerja keras, apapun dia usahakan untuk orang yang dicintainya tak satupun ada rasa kecewa takut akan kehilangan, rela waktu terbuang wanita yang ia cintai walaupun sebatas sahabat dekat. Nah, sayangnya pihak orangtua hubungan kurang greget tak ada kesan sedih mendalam bagi saya beda sekali dalam film bertema yang mirip, konflik orang tua anak terasa sekali, disini rasanya pasrah apa yang terjadi pada anaknya. Mungkin ini kekuragannya, bisa jadi ini cermin dari keluarga kurang perhatian sama sekali.

Sebuah proses wanita dalam durasi 1 jam 54 menit  dijabarkan naik turun kehidupannya, memang agak menurun terus naik lagi, rasanya makin diolah perasaan kita juga, ada twist dimana cerita tidak mudah ditebak, kitalah penonton yang memutuskan akhir cerita seperti apa Pantaskah Aku berhijab mulai tayang 21 November 2024 di seluruh bioskop Indonesia. Overall: 7/10




Comments

Popular posts from this blog

Press Release Launching Poster PERBURUAN

Press Release Lauching Poster PERBURUAN Jakarta tanggal 27 Juni 2019  - RBOJ Coffee  Sebuah film satu lagi diangkat dari novel karya Pramoedya Ananta Toer segera tayang bertepatan dengan film Bumi Manusia merupakan karya beliau juga, pihak Falcon Pictures sangat antusias ke-2 film ini dapat terlaksana dengan baik saat pengerjaannya hingga kita akan menantikan jadwal edar di bulan Agustus 2019. Dengan tema nasionalisme diharapkan penonton setia film Indonesia makin mencintai negeri ini, menghargai karya anak bangsa dan mendukung setiap perjalanan perfilmaan di tanah air tercinta. Bertepatan salah satu kedai kopi di Jakarta Selatan. Official Poster film PERBURUAN di lauching bersama para pemain seperti Adipati Dolkien (Hardo) , Ayushinta  (Ningsih) , Michael Kho (Prajurit Jepang Shidokan) , Khiva Iskak (Karmin) dan Ernest Samudra (Dipo) sutradara hadir Richard Oh juga Produser Falcon  Pictures Frederica, tak ketinggalan cucu dari Prmaoedya Ananta Toer juga ...

REVIEW : FILM HOUSEMAID 2025, Tampil Dalam Cerita Penuh Kejutan

The Housemaid (2025)  Genre: Thriller psikologis / drama Sutradara: Paul Feig Diadaptasi dari novel: The Housemaid karya Freida McFadden Pemeran utama: Sydney Sweeney, Amanda Seyfried, Brandon Sklenar Ringkasan Cerita Millie, seorang perempuan yang baru keluar dari penjara, mendapat pekerjaan sebagai asisten rumah tangga yang tinggal di dalam rumah milik keluarga Winchester yang kaya  raya. Awalnya pekerjaan ini tampak seperti kesempatan kedua untuk menata hidup. Namun perlahan, atmosfer rumah tersebut berubah mencekam. Rahasia, manipulasi, dan relasi kuasa yang timpang mulai terkuak, menghancurkan ilusi kehidupan kelas atas yang tampak sempurna. Menariknya dari film ini , saya pikir remake film korea karena tidak membaca detil kalau film ini  berdasarkan novel 2022 dengan nama yang sama oleh Freida McFadden. Film tersebut dibintangi oleh Sydney Sweeney, Amanda Seyfried, Brandon Sklenar. termasuk dalam katagori 17+ ada adegan dewasa, harap sangat bijak untuk menontony...

REVIEW : AFTER BURN 2025, Aksi Pencurian Mahakarya Monalisa

  Melihat trailernya kita akan berekspektasi film bakalan super wah dengan segala aksinya, justru ekspektasi tersebut harus dipendam dulu nanti akan menyesal, dalam film kelas B tidak dituntut banyak kita harus berpikir panjang semua berjalan sesuai skenario saja. Hal ini kita membuat santai dalam menikmati filmnya. Dalam pemilihan aktor biasanya ada yang terkenal demi menarik penonton untuk datang ke bioskop, tapi penokohannya kembali dari sutradara dan penulis cerita seperti yang dilakukan oleh J.J Perry , sebagai aktor beladiri yang berkecimpung lama dan menyutradarai beberapa film aksi, tak heran tema yang diambil dari apa yang dia telah bintangi sebagai aktor, The Killers Game dan The Day Shift cukup baik dipasaran, tahun 2025 film terbarunya After Burn , berlatar belakang jaman distopia pasca dunia dalam kehancuran. Dimulai ketika Jake (Dave Bautista) seorang penyitas dan pemburu harta karun tak pernah gagal dalam segala misinya. Ketika tugas mencari biola tertua dan antik d...