Skip to main content

REVIEW : AFTERMATH 2024, Aksi Mantan Prajurit Mengalahkan Pasukan Elite

AFTERMATH
Directed : Patrick Lussier
Production : Voltage
Runtime : 1h 37m

Aftermath, menyoroti ketimpangan sosial politik dari kehidupan para prajurit yang berjuang mati-matian demi negaranya, mereka merasakan perbedaan setelah misi negara berhasil namun tak ada penghormatan bagi mereka, munculah barisan sakit hati, barisan kekecewaan yang mendalam. Aftermath adalah eksplorasi mencekam tentang bagaimana perang dapat mematahkan kehidupan itu dan sejauh mana seorang akan melindungi orang-orang yang dicintainya, bahkan rasa trauma yang mendalam ketika dia tidak yakin dapat menyelamatkan orang lain dan diri sendiri. Dari awal kita sudah disuguhkan adegan aksi, yang pada awalnya mungkin menarik perhatian, Saat rentetan ledakan, baku tembak, dan kejar-kejaran terus berlanjut, keseruannya pun meredup, membuat penonton merasa lelah dan bukannya gembira. Pada saat film mencapai titik tengah, film ini mulai terseret, kehilangan momentum yang awalnya tampak menjanjikan. ritme alur cerita yang kadang tidak seimbang, dan apa yang seharusnya menjadi film thriller aksi yang terjalin erat, akhirnya terasa lambat dan melebar. Meskipun para pemainnya, termasuk Dylan Sprouse, Mason Gooding, Dichen Lachmen dan Megan Stott, memberikan penampilan yang patut dipuji, upaya mereka berakting pada akhirnya dikalahkan oleh plot yang lemah dan kurang diexplorasi mendalam, padahal premis seperti ini begitu menjanjikan setidaknya membuka mata pemerintah sadar betul fungsi para penegak hukum, prajurit yang setia kepada panggilannya.

Meskipun ada banyak adegan laga, namun ada kekurangan ketegangan yang mengejutkan para aktor sudah membangun chemistry antara pemain satu dengan yang lainnya terutama latar belakang mereka dengan cara persepsi yang berbeda dimana Romeo dengan timnya merasakan sakit hati dan  Eric sang pahlawan merasa gagal tapi berusaha tidak mau kehilangan orang yang dicintainya, jalinan kilas balik Eric tentang kengerian masa perang dan mimpi buruk terjadi di jembatan sebagai momentum realita dan masa lalu yang menghantuinya mengaburkan batas itu menambahkan kedalaman psikologis pada aksi. Terlepas dari perjuangannya, Eric mendapati dirinya bangkit, menggunakan pengalamannya berperang untuk mengakali dan mengalahkan kaum revolusioner. Jadi fokus utama pada si aktor bukan lagi para teroris di jembatan Boston, mengalahkan PSTD yang berkepanjangan sebuah konflik batin bersama adiknya. Jika kalian ingat film Daylight (1996) bagaimana sebuah jembatan menjadi hal yang mengerikan disaat teroris menghancurkan, setiap momentum akan bermakna, apakah Aftermath tidak bermakna tentu saja tidak, penonton masih dapat menikmati sajian selama 1jam 37menit dengan baik pada akhirnya, meski para pemerannya bersinar secara individual, film ini secara keseluruhan masih layak di tonton film aksi tak kalah menariknya.

Aftermath, memberikan benang merah buat para orang-orang yang berjasa pada negara akhirnya harus menerima kekalahan politik, kembali pada kehidupan seperti masyarakat biasa, menerima trauma yang berkepanjangan bahkan hal-hal yang tidak menyenangkan bakalan terjadi, seperti kasus film American Sniper, prajurit terbaik mati mengenaskan oleh tembakan dari orang yang ditolongnya, semoga penyegaran ini bisa terjadi oleh pemerintah dan menjamin kehidupan mereka lebih baik. Aftermath secara eklusive tayang hanya di Cinema21 mulai tanggal 8 November 2024. Overall :7/10



Comments

Popular posts from this blog

Press Release Launching Poster PERBURUAN

Press Release Lauching Poster PERBURUAN Jakarta tanggal 27 Juni 2019  - RBOJ Coffee  Sebuah film satu lagi diangkat dari novel karya Pramoedya Ananta Toer segera tayang bertepatan dengan film Bumi Manusia merupakan karya beliau juga, pihak Falcon Pictures sangat antusias ke-2 film ini dapat terlaksana dengan baik saat pengerjaannya hingga kita akan menantikan jadwal edar di bulan Agustus 2019. Dengan tema nasionalisme diharapkan penonton setia film Indonesia makin mencintai negeri ini, menghargai karya anak bangsa dan mendukung setiap perjalanan perfilmaan di tanah air tercinta. Bertepatan salah satu kedai kopi di Jakarta Selatan. Official Poster film PERBURUAN di lauching bersama para pemain seperti Adipati Dolkien (Hardo) , Ayushinta  (Ningsih) , Michael Kho (Prajurit Jepang Shidokan) , Khiva Iskak (Karmin) dan Ernest Samudra (Dipo) sutradara hadir Richard Oh juga Produser Falcon  Pictures Frederica, tak ketinggalan cucu dari Prmaoedya Ananta Toer juga ...

REVIEW : FILM HOUSEMAID 2025, Tampil Dalam Cerita Penuh Kejutan

The Housemaid (2025)  Genre: Thriller psikologis / drama Sutradara: Paul Feig Diadaptasi dari novel: The Housemaid karya Freida McFadden Pemeran utama: Sydney Sweeney, Amanda Seyfried, Brandon Sklenar Ringkasan Cerita Millie, seorang perempuan yang baru keluar dari penjara, mendapat pekerjaan sebagai asisten rumah tangga yang tinggal di dalam rumah milik keluarga Winchester yang kaya  raya. Awalnya pekerjaan ini tampak seperti kesempatan kedua untuk menata hidup. Namun perlahan, atmosfer rumah tersebut berubah mencekam. Rahasia, manipulasi, dan relasi kuasa yang timpang mulai terkuak, menghancurkan ilusi kehidupan kelas atas yang tampak sempurna. Menariknya dari film ini , saya pikir remake film korea karena tidak membaca detil kalau film ini  berdasarkan novel 2022 dengan nama yang sama oleh Freida McFadden. Film tersebut dibintangi oleh Sydney Sweeney, Amanda Seyfried, Brandon Sklenar. termasuk dalam katagori 17+ ada adegan dewasa, harap sangat bijak untuk menontony...

REVIEW : AFTER BURN 2025, Aksi Pencurian Mahakarya Monalisa

  Melihat trailernya kita akan berekspektasi film bakalan super wah dengan segala aksinya, justru ekspektasi tersebut harus dipendam dulu nanti akan menyesal, dalam film kelas B tidak dituntut banyak kita harus berpikir panjang semua berjalan sesuai skenario saja. Hal ini kita membuat santai dalam menikmati filmnya. Dalam pemilihan aktor biasanya ada yang terkenal demi menarik penonton untuk datang ke bioskop, tapi penokohannya kembali dari sutradara dan penulis cerita seperti yang dilakukan oleh J.J Perry , sebagai aktor beladiri yang berkecimpung lama dan menyutradarai beberapa film aksi, tak heran tema yang diambil dari apa yang dia telah bintangi sebagai aktor, The Killers Game dan The Day Shift cukup baik dipasaran, tahun 2025 film terbarunya After Burn , berlatar belakang jaman distopia pasca dunia dalam kehancuran. Dimulai ketika Jake (Dave Bautista) seorang penyitas dan pemburu harta karun tak pernah gagal dalam segala misinya. Ketika tugas mencari biola tertua dan antik d...