Skip to main content

REVIEW : RAYA AND THE LAST DRAGON, KULTUR BUDAYA ASIA TERASA KENTAL

RAYA AND THE LAST DRAGON

Directed : DON HALL

Production : DISNEY ANIMATION STUDIOS

Runtime : 1 jam 56 menit

Setelah trailer diluncurkan berapa bulan yang lalu, antusias pecinta film Disney dimanjakan lagi dengan cerita, kultur budaya yang melengkat dengan jati diri bangsa Asia. Mulan membawa angin segar kemudian disusul oleh Raya and the Last Dragon, apa yang dibenak para creator Disney tak sekedar muncul film animasi tapi ada sesuatu yang wajib dipertontonkan mengingat pecinta Disney di Asia sangat mendominasi sangat besar dibandingkan Eropa walaupun awalnya cerita negeri barat sudah lama, tapi tak ada salahnya para creator ini mengambil hati rakyat Asia, dan hal ini dibuktikan dalam film ini. 5 Negara menjadi titik asal cerita, ragam budaya sudah menyatu saat trailer dirilis. Berawal dari Raya harus berjuang menyelamatkan kedamaian dunia dengan mencari Naga terakhir disaat sang ayah ingin menyatukan ke lima unsur Ekor (tail), Cakar (Talon), Hati(Heart), Tulang(Spine), Taring (Fang) namun kesalahan sepele Ketika Raya mempercayai salah satu suku yang beranggap menjadi sahabat tapi misi mereka merebutkan permata naga

Don hall sebagai penulis berapa animasi yang terkenal mengambil alih sebagai sutradara didampingi oleh Carlos Lopez Estrada menghadirkan film keluarga yang hangat penuh kepercayaan, harapan, persabahatan dan keyakinan akan peribahasa Bersatu kita utuh Bercerai kita runtuh. Raya (Kelly Marie Tran) pengisi suara asal Vietnam sudah melangkah lebih maju dari serial tv dan film pendek tidak mudah menyerah untuk membuktikan dirinya mampu menjadi seorang gadis bernama Raya mencari naga terakhir untuk mempersatukan para suku demi kedamaian dunia.

Raya and The Last Dragon adalah gambaran kisah yang luar biasa bagaimana budaya Asia yang sangat kuat berakar pada masyarakatnya, film drama keluarga ini mengajak kita selalu berharap, anda akan menemukan budaya tersebut selama nyaris 2 jam dan tetap terpaku oleh alunan music dan ceritanya. Sudah tayang mulai tanggal 3 Maret 2021 secara ekslusif di Bioskop kesayangan anda dan streaming Disney + Hostar.

Overall : 8.5/10

 



 

Comments

Popular posts from this blog

REVIEW : DARK WATERS

DARK WATERS Directed : Todd Haynes Production : Participant & Focus Features Runtime : 126 Minutes  Sebagai seorang pengacara Rob Billot (Mark Ruffalo) melihat kematian binatang di Distrik Virgina Barat secara tidak wajar yang berhubungan dengan perusahaaan besar dekat dengan lahan pertanian tersebu, melihat ada sesuatu yang salah dengan DuPont perusahaan kooperasi besar justru melakukan pencemaran dan pelangaran lingkungan setempat membuat salah satu petani merasakan ada yang aneh dengan sapi setelah mimun air dari sungai dekat rumahnya, dia ingin sekali melaporkan kasus ini ke pemerintah daerah, sebagai seorang pengacara yang sempat membela DuPont justru saat ini dia ingin menjatuhkan Dupont atas kasus tersebut, gak mudah dengan bukti-bukti otentik serta harus berhasil meyakinkan masyarakat bahwa produksi Teflon tersebut mengandung bahan berbahaya senyawa kimia C8 yang mengakibatkan bermacam-macam penyakit ganas. Sejak tahun 1999 hingga tahun 2013 usaha tersebut

REVIEW : HOMESTAY ( THAILAND MOVIE 2019 )

HOMESTAY (Thailand Movie 2019 ) Directed :Parkpoom Wongpoom Starring : Teeradon Supapunpinyo, Cherprang Areekul, Suquan Bulakul Production : GDH  Runtime : 131 Minutes Mengadaptasi dari novel dan diadaptasi pada anime jepang tahun 2010 berjudul "Colorful" karya Eto Mori, dengan cerita yang sangat menarik bahkan mendapatkan pujian para kritikus begitu mengena hati penonton, nah tahun 2019 salah satu sutradara Thailand - Parkpoom Wongpoom (Shutter, Alone, Bad Genius )  mencoba mengarap dalam live action berjudul " Homestay " ber genre drama romantis plus bumbu sedikit horor dengan tetap pada koridor anak remaja. Film ini dirilis Tahun 2018 bulan Oktober menduduki Box Office urutan pertama dengan penghasilan 37.49 Juta Baht (= -+ Rp 1.677.655.944.48,-) diawal minggu pertama tak heran jika di Thailand mendapatkan sambutan sangat luar biasa, dan kesempatan ini diambil oleh pihak distributor di Indonesia untuk tayang di jaringan CGV,Cinemaxx Theater. Dal

Review Take Me Home

Take Me Home  Genre Suspense/ Horror Released Date 11 Mei 2016 Distributor  / Sales Representative : M Pictures Co., Ltd Casting :  Mario Maurer / Wannarot Sonthichai / Peter Noppachai / Producer ; Kanyarat Jiraratchakit Director : Kongkiat Khomsiri Negeri  Gajah Putih ini selalu bisa memberikan tontonan Horor yang tidak mudah ditebak oleh penonton, masih dengan gaya yang khas sinematography mereka. Film ini masih bisa dibilang membuat jantungan yang menontonnya, dari segi kostum , dekorasi bahkan lokasi yang dijadikan punya sangat tepat . Apalagi kehadiran wajah tampan Mario Maurer masih menjadikan film thailand di nanti-nanti oleh pengemarnya. Tan ( Mario Maurer ) , koma setelah kecelakan yang menimpanya sejak 10 tahun yang lalu, saat ini dia berada di sebuah Rumah Sakit dan bekerja disana. Namun kerinduan asal usulnya membuat dia mencari keberadaan keluarganya. Setelah mengetahuinya  Tan mendatangi rumah yang tertera difoto yang dia temukan di bangsal Rumah Sak