Skip to main content

REVIEW : VIOLET EVERGARDEN THE MOVIE 2021

VIOLET EVERGARDEN : THE MOVIE

Directed : TAICHI ISHIDATE

Production : KYOTO ANIMATION

Runtime : 140 Minutes

Disaat novelnya karya Kana Akatsuki begitu menyihir para anak muda tahun 2015 dengan judul Violet Evergarden dengan cerita yang sangat enak diikuti tak berselang waktu tahun 2018 dibuat serial tv series berdasarkan novelnya, Netflix langsung membeli lisensinya sehingga pengemar seluruh dunia bisa menyaksikan 13 episodenya. Selang satu tahun, tepatnya tahun 2019  dibuat juga dalam Anime filmnya dengan judul Violet Evergarden : Eternity and auto memory doll. Melihat antusiasnya makan tahun 2020 versi layar lebarnya dirilis dengan judul Violet Evergarden : The Movie. Yang menarik dari kisah ini bukan berlatar belakang Negara Jepang namun Eropa menjadi pusatnya, pengambaran warna warni kota Leiden sangat pas bahkan kita dimanjakan grafis seperti film anime jepang lain, kekuatan cerita sederhana akan cinta tulus dari robotic wanita penulis surat kepada tuannya selalu memberikan ucapan “ I Love You “, scene-scene menyentuh dibalik sosok Violet wanita robotic ini selama filmnya berlangsung.


Kisah Violet selalu menolong orang lain juga menjadikan karakternya layaknya manusia, bagaimana tidak hampir semua tuannya yang dilayani ada petualangan kehidupan yang menarik baginnya. Tak heran Ketika emosi cinta terhadap Gilbert , sang Mayor membawa Violet berada dalam perang manusia menyadarkan dirinya dihargai,dicintai oleh manusia, perasaan ini makin membuat Violet seperti gadis lainnya merindukan cinta yang tulus. Karena Violet tak pernah diajarkan mengingkar janji, dia selalu menanti Mayor Gilbert apapun yang terjadi, bahkan percaya pujaan masih hidup di belantara dunia lain.Sempat tertunda penayangan akibat wabh Covid melanda dunia, Serialnya mendapatkan award tahun 2019 – Chruncyroll Anime Award dan film ini mendapatkan award the best Anime – Tokyo Anime Festival 2020, pada perilisan tahun 2021 memenangkan Best Art Direction, Best Screenplay/Original Story, Grand Prize Feature Anime Film. Dengan banyak penghargaan di Jepang membuktikan film ini menjadi salah satu pilihan penonton setia anime di seluruh dunia.


Penyesalan selalu datang terlambat tapi apakah bisa ditiadakan sehingga janji dua insan tergenapi, dalam perjalanan cintanya selalu ada pertikain, sakit hati,kemarahan menjadi satu. Menujuk pada serialnya film ini menyambung perjalanan Violet mencintai Gilbert, jika tidak mengikuti rasanya akan sulit mengerti alurnya namun perlahan kita dibawa pada jalur pengokohan karakter Violet yang setia terhadap Gilbert, tapi apakah wajar boneka bisa mencintai manusia begitu juga Gilbert mencintai Violet. Ada beberapa scene yang mampu menitiskan airmata kisah cinta tulus tentunya menjaga protocol Kesehatan selama pandemic ini ya, oh ya uniknya kami para media yang datang menulis surat buat yang terkasih posisi kita sebagai Violet Evergarden. Temukan jawaban pada tanggal 3 Maret 2021 di jaringan CGV Cinema, Cinepolis dan Jaringan 21 menayangkan Violet Evergarden :The Movie
Overall : 7/10

 

Comments

Popular posts from this blog

REVIEW : HOMESTAY ( THAILAND MOVIE 2019 )

HOMESTAY (Thailand Movie 2019 ) Directed :Parkpoom Wongpoom Starring : Teeradon Supapunpinyo, Cherprang Areekul, Suquan Bulakul Production : GDH  Runtime : 131 Minutes Mengadaptasi dari novel dan diadaptasi pada anime jepang tahun 2010 berjudul "Colorful" karya Eto Mori, dengan cerita yang sangat menarik bahkan mendapatkan pujian para kritikus begitu mengena hati penonton, nah tahun 2019 salah satu sutradara Thailand - Parkpoom Wongpoom (Shutter, Alone, Bad Genius )  mencoba mengarap dalam live action berjudul " Homestay " ber genre drama romantis plus bumbu sedikit horor dengan tetap pada koridor anak remaja. Film ini dirilis Tahun 2018 bulan Oktober menduduki Box Office urutan pertama dengan penghasilan 37.49 Juta Baht (= -+ Rp 1.677.655.944.48,-) diawal minggu pertama tak heran jika di Thailand mendapatkan sambutan sangat luar biasa, dan kesempatan ini diambil oleh pihak distributor di Indonesia untuk tayang di jaringan CGV,Cinemaxx Theater. Dal

Review Take Me Home

Take Me Home  Genre Suspense/ Horror Released Date 11 Mei 2016 Distributor  / Sales Representative : M Pictures Co., Ltd Casting :  Mario Maurer / Wannarot Sonthichai / Peter Noppachai / Producer ; Kanyarat Jiraratchakit Director : Kongkiat Khomsiri Negeri  Gajah Putih ini selalu bisa memberikan tontonan Horor yang tidak mudah ditebak oleh penonton, masih dengan gaya yang khas sinematography mereka. Film ini masih bisa dibilang membuat jantungan yang menontonnya, dari segi kostum , dekorasi bahkan lokasi yang dijadikan punya sangat tepat . Apalagi kehadiran wajah tampan Mario Maurer masih menjadikan film thailand di nanti-nanti oleh pengemarnya. Tan ( Mario Maurer ) , koma setelah kecelakan yang menimpanya sejak 10 tahun yang lalu, saat ini dia berada di sebuah Rumah Sakit dan bekerja disana. Namun kerinduan asal usulnya membuat dia mencari keberadaan keluarganya. Setelah mengetahuinya  Tan mendatangi rumah yang tertera difoto yang dia temukan di bangsal Rumah Sak

REVIEW : DIGNITATE (2020)

DIGNITATE Sutradara : Fajar Nugros Produksi : MD Pictures Durasi : 109 Minutes Apakah yang menjadi dasar sutradara menulis ulang dari kisah yang sukses dalam sebuah Wattpad, mereka ingin tidak sekedar berimajinasi tapi bisa melihat secara jelas apa yang telah mereka baca selama ini. Banyak penulis-penulis muda di Wattpad yang akhirnya masuk dalam layar lebar salah satunya Dignitate karya Hana Margaretha sukses secara pasaran, disukai banyak kawula muda dengan cerita masa kini, cocok dan mengena pada sasaran. Kesempatan baik ini langsung diambil alih oleh sutradara Fajar Nugros menjadi sebuah cerita yang menarik, jayus, lucu dan punya nilai tersendiri. Sebagai Produser MD, Manoj Punjabi disela-sela Premiere Diginate beberapa waktu lalu di Epicentrum – Jakarta, mengatakan : “ Anak remaja sekarang sudah mengerti film bagus bermutu dalam penyanjiannya, ntah apakah film itu dalam sebuah drama, komedi atau horror sekalipun, saya percaya bahwa film ini akan diterima oleh semua re