Skip to main content

REVIEW : LAST CHRISTMAS FILM 2019


LAST CHRISTMAS 2019
Directed : Paul Feig
Production : Feigo Entertaiment, Perfect Worlds Pictures, Universal Pictures
Runtime : 103 Minutes
Setiap insan manusia bermimpi disaat momen hari raya besar menjadi sesuatu yang tak terlupakan, siapa yang tak ingin mempunyai pasangan yang selalu mengorbankan segalanya bagi pasanganya, sepertinya sangat mudah saat anda jatuh cinta semua yang diminta selalu diberikan namun jika hal tersebut justru kehilangan orang yang kita cintai demi pengorbanan yang lebih besar lagi rasanya akan makin berat dan tidak mudah. Sebuah cerita yang mengambarkan sisi pengorbanan bagi kemanusian tidak hanya pasangan anda tapi bisa jadi bagi oranglain, satu hal yang pasti saat anda jatuh cinta harus dibarengi perubahan yang besar dalam diri anda, jika tidak akan terasa sia-sia waktu bersama . Begitu juga yang dialami oleh Katarina – Kate  ( Emilia Clarke ) gadis immigrant Yugoslavia sangat mendambakan cinta sejati, selama ini dia selalu bermain-main dengan pria mana saja, ya gonta ganti pasangan baginya sudah biasa padahal dihati terdalam dia ingin sekali berubah, Kate tipe cewek yang ceroboh seringkali pindah-pindah apartemen hingga suatu saat toko dimana dia bekerja melihat sosok pria ganteng dari balik jendela, Kate begitu antusias melihat sosok cowok tersebut dengan kebranian Kate berusaha mendekati Tom (Henry Golding) tapi kotoran burung justru menimpa muka Kate dan hal tersebut membuat malu, bagi Tom justru hal yang lucu bukan sesuatu kesalahan. Santa ( Michelle Yeoh ) majikan Kate selalu berusaha menasehati agar jangan mudah jatuh cinta sama orang yang baru saja dikenal tapi bagi Kate ini kesempatan yang langka dalam hidupnya. Singkat cerita kehadiran Tom dimalam hari membuat Kate makin hari makin menyukainya, hari-hari yang mereka lalui layaknya pasangan baru dikota ini dan kehidupnya berubah total dari egois sampai dia berani melayani tunawisan seperti yang biasa Tom lakukan, namun dasar lagi jatuh cinta seringkali Kate gusar lantaran Tom tidak setiap saat bisa menemani Kate, teringat suatu malam dia dibawa ke apartemen Tom langsung dia bergegas mengingat semua kejadian malam itu dan menemukan apartemen yang kosong bersih sediakala. Saat bertemu si penjual apartemen dikira Kate mau membelinya padahal mencari teman yang berada di kamar ini sampai melihat sebuah handphone terletak dilemari, si pejualpun bercerita kalau apartemen ini sudah lama kosong dan si penghuni ini adalah Webster bukan Tom, Jadi selama ini Kate bertemu dengan sosok Tom atau Webster, pria yang membuat dia bahagia, pria yang mengajak ke tempat-tempat yang indah bagi diri Kate.  Saat itu ingatan Kate kembali kemasa bertemu dengan Tom di malam hari, kenapa dia selalu muncul memakai sepeda di malam hari .

Cerita romantis bisa terjadi dari peristiwa apa saja termasuk dari lagu Last Christmas dijadikan cerita yang menarik, penulis tak lain Emma Thompson dan Bryony Kimmings, liriknya saja jika diterjemahkan bebas artinya memberikan kisah Natal terbaik bagi orang yang special dan ingin sekali berakhir bahagia tak ingin berakhir tak menyakitkan, nah bagaimana jika hal ini cerita Last Christmas terjadi dalam diri kita sendiri, belum tentu “Unpredictable” tidak menyenangkan anda akan pulang dengan perasaan tidak Bahagia atau sebaliknya. Sisi lain kita harus menjadi pasangan yang menyenangkan disaat kondisi pasangan kita merasa down, nyaman dan menjadi sandaran bukankah itu yang dicari setiap insan, lebih tepatnya saya bilang bahwa film ini termasuk kisah “ Unconditional Love “, Paul Feig dengan manis menghantarkan setiap adegan demi adegan dalam visual sinematography bagus, suasana Natal dibangun ceria dan beberapa adegan juga mengingatkan untuk berbagi sesame dan menerima kekurangan. Ya, kalo melihat karakter Henry Golding masih nyaman di urusan drama percintaan belum move on ke genre lain, Michelle Yeoh – artis kawakan memang memberikan pesona tersendiri sebagai wanita paruh baya masih terlihat cantik. Emilia Clarke salah satu artis yang terjun dalam dua genre aksi dan drama sejak tahun 2010 saat membintangi salahs atu karakter Game Of Thrones - HBO. Dengan bujet yang cukup besar rasanya nilai S$ 70 Million sudah membuktikan film ini sangat menarik dihati penonton, jika dibilng ceritanya klise tapi twist ending diberikan kisah romantis yang menyentuh,  jangan lupa soundtracknya begitu manis dengan lagu populer dari WHAM ( Wake me up Before you Go Go ) , George Michael ( Heal the pain, Faith , Praying for time  ) masih banyak lagu-lagu populer dan lagu Last Christmas tentunya.
Film Last Christmas atayang mulai tanggal 5 Desember 2019 di Bioskop kesayangan anda, temukan arti cinta sejati yang sesunguhnya dalam alur drama yang menarik, Overall : 7.5/10 

Comments

Popular posts from this blog

Review : WONDER PARK 2019

WONDER PARK Directed : Josh Applebaum Production : Nickelodeon Movies, Paramount Pictures Runtime : 85 Minutes  Daya kreasi anak kecil memang luar biasa, mereka bisa menciptakan sesuatu yang mustahil dan bisa diwujudkan secara nyata, nah daya imajinasi inilah yang dijual oleh Josh Applebaum selama ini dikenal sebagai penulis dan produser film live action dan film action, film WONDER PARK ini merupakan debut pertamanya dalam film animasi sebagai sutradara,dan sekaligus penulis cerita. Menggandeng Nickelodeon Movies karena segmentasinya pada anak-anak berumur 5 - 10 tahun. Berkisah tentang anak gadis berumur 10 tahun bernama Cameron June (Brianna Denski) mempunyai imajninasi fantastis sebuah wahana yang berisi talking animal sebagai pemeran utama wahana tersebut, ibunya selalu mendongeng kisah wahana tersebut sebelum tidur namun berjalannya waktu mamanya diagnosis penyakit kronis, June merasa kehilangan semangat hidup, seolah-olah imajinasinya hilang ketika mamanya harus menjalani karatin…

PRESS RELEASE : First KOL ( Key Opinion Leader ) Gathering WeTV Indonesia

REVIEW : DARAH DAGING 2019