Skip to main content

PRESS RELEASE : First KOL ( Key Opinion Leader ) Gathering WeTV Indonesia


Press Release : First KOL ( Key Opinion Leader ) 
Gathering WeTV Indonesia

Jakarta 3 Agustus 2019
Sejak layanan internet murah di Indonesia beberapa tahun lalu, maka tak heran para provider tv streaming hadir di Indonesia sebut saja HOOQ, VIU, IFFLIX, KlikFilm dll. Mengingat antusias para pecinta film dan serial tv makin menjamur dan kemudahan akses layanan melalui Smartphone, salah satu provide tv streaming dari mainland China, WeTV hadir di Indonesia, sebelumnya produk yang sudah hadir terlebih dahulu adalah JOOX media streaming berisi lagu-lagu yang menemani anda dimanapun berada, nah salah satu yang mereka bidik adalah Indonesia dengan penduduk yang besar serta beragam merupakan pasar bagi industry film karena tahun 80an hingga 90an bioskop tanah air diisi film-film Mandarin muncul sebagai pemikat diluar film Hollywood dan tak heran jumlah fans begitu banyak sampai saat ini  hal ini tak luput dari pengemar silat mandarin klasik, serial mandarin juga digemari. Inilah yang menjadi salah satu alasan WeTV hadir menyapa mereka kembali, pada tahun 2011 di China Tencent Video hadir berujung sukses dipasaran,  kemudian awal tahun 2019 di Thailand WeTV menyapa pengemarnya dan mendapatkan penilain positif, dan melebarkan sayapnya hadir di tengah-tengah masyarakat pecinta film di Indonesia tahun 2019 juga, dengan konten-konten yang diproduksi sendiri , salah satu produk dari Tencent Pinguin Pictures merilis “MIB International “ beberapa waktu lalu, pada tahun 2018 subsciber video WeTV makin besar jumlahnya mencapai 82 juta pemirsa artinya, WeTV sudah memberikan pelayanan menarik tentunya. Tidak berhenti disini WeTV ingin menjadi bagian terbesar dari penyedia layanan tv streaming di Asia maupun Dunia. Tidak hanya menonton via Smartphone tapi juga merambah Desktop, Tablet dan SmartTV di akhir Quartal 3 tahun 2019 dan Thailand menjadi uji cobanya pengunaan pada smarttv.


WeTV ingin sekali tidak hanya menyapa pemirsa melalui tayangan tv streamingnya tapi juga ada Meet & Great, Kuis berhadiah merchandise special atau nobar salah satu episode dengan para pemain serial tv yang lagi booming, ketemu fans adalah salah satu cara lebih dekat dengan masyarakat. Dengan cara-cara seperti inilah WeTV Indonesia mudah dijangkau. Tidak hanya memproduksi serial sendiri WeTV juga mengambil beberapa lisensi drama mandarin yang sedang booming di Mainland China bahkan kedepannya tayang bersamaan sehingga penonton diluar China seperti Malaysia, Philipina dan Indonesia dapat menyaksikan pula, paling hanya perbedaan waktu saja. WeTV juga memperbarui dalam subtitle sehingga penonton sangat nyaman melihat tayangan tersebut, dan mengenai kualitas WeTV sangat konsen dengan tampilan FullHD mengikuti perangkat apa yang mereka pakai saat menonton. Mengenai system berlangganan dibuat dalam 3 tipe yang sangat memudahkan dan terjangkau bagi peminat film walaupun nanti dibuat perbedaan dalam segi pelayanan, namun saat ini pembayaran hanya bisa dilakukan melalui Google Play Credit yang nanti akan terpotong sesuai tipe yang anda inginkan . Adapun tipe tesebut sebagai berikut :
1.   Biaya per 1 Bulan : Rp 15,000,- ditagih setiap bulan ( otomatis ), dapat dibatalkan kapan saja
2.   Biaya per 3 Bulan : Rp 35,000,- ditagih setiap 3 bulan ( otomatis ) , penawaran terbatas  dapat dibatalkan kapan saja
3.   Biaya 12 Bulan ( VIP )  : Rp 159,000,-  hanya sekali bayar selama 1 tahun, dapat dibatalkan, mendapatkan tayangan ekslusive lengkap lebih awal dibandingkan regular, dapat diakses pada 2 perangkat sekaligus,konten ekslusive.


Memang dari keanggotaan tidak ada yang beda baik yang Reguler maupun VIP yang membedakan adalah tayangan yang mereka dapatkan, jadi member Reguler hanya menonton 2 episode terbaru setiap hari, dan untuk VIP mendapatkan 4 episode terbaru dan 2 tambahan episode, apakah member Reguler tidak dapat menonton seperti member VIP tentu saja bisa hanya mengikuti jadwal tayangan serial tersebut. Namun WeTV akan berupaya kedepannya memberikan pelayanan bagi mereka yang mendaftar sebagai VIP member dengan keuntungan yang lebih banyak lagi. Always More tidak hanya serial tv tapi juga menghadirkan film, variety tv, anime, dan documenter tetap mengunakan subtitle Indonesia, bahkan rencana kedepan akan dibuat fitur interaktif artinya penonton lainnya bisa saling menyapa dengan fans lainnya dalam bentuk komen interaktif.
Harapan besar dari hadirnya WeTV Indonesia dapat menjadi pilihan alternative menonton tv streaming yang semakin mudah dijangkau oleh masyarakat pecinta film dan serial tv, dan dengan adanya KOL (Key Opinion Leader) diharapkan dapat membantu proses pengenalan ke masyarakat Indonesia khusus mereka yang menyukai film dan serialtv mandarin, makin  penasaran dengan WeTV silakan unduk dari Google Playstore & Apple Store.

Comments

Popular posts from this blog

REVIEW : DARK WATERS

DARK WATERS Directed : Todd Haynes Production : Participant & Focus Features Runtime : 126 Minutes  Sebagai seorang pengacara Rob Billot (Mark Ruffalo) melihat kematian binatang di Distrik Virgina Barat secara tidak wajar yang berhubungan dengan perusahaaan besar dekat dengan lahan pertanian tersebu, melihat ada sesuatu yang salah dengan DuPont perusahaan kooperasi besar justru melakukan pencemaran dan pelangaran lingkungan setempat membuat salah satu petani merasakan ada yang aneh dengan sapi setelah mimun air dari sungai dekat rumahnya, dia ingin sekali melaporkan kasus ini ke pemerintah daerah, sebagai seorang pengacara yang sempat membela DuPont justru saat ini dia ingin menjatuhkan Dupont atas kasus tersebut, gak mudah dengan bukti-bukti otentik serta harus berhasil meyakinkan masyarakat bahwa produksi Teflon tersebut mengandung bahan berbahaya senyawa kimia C8 yang mengakibatkan bermacam-macam penyakit ganas. Sejak tahun 1999 hingga tahun 2013 usaha tersebut

REVIEW : HOMESTAY ( THAILAND MOVIE 2019 )

HOMESTAY (Thailand Movie 2019 ) Directed :Parkpoom Wongpoom Starring : Teeradon Supapunpinyo, Cherprang Areekul, Suquan Bulakul Production : GDH  Runtime : 131 Minutes Mengadaptasi dari novel dan diadaptasi pada anime jepang tahun 2010 berjudul "Colorful" karya Eto Mori, dengan cerita yang sangat menarik bahkan mendapatkan pujian para kritikus begitu mengena hati penonton, nah tahun 2019 salah satu sutradara Thailand - Parkpoom Wongpoom (Shutter, Alone, Bad Genius )  mencoba mengarap dalam live action berjudul " Homestay " ber genre drama romantis plus bumbu sedikit horor dengan tetap pada koridor anak remaja. Film ini dirilis Tahun 2018 bulan Oktober menduduki Box Office urutan pertama dengan penghasilan 37.49 Juta Baht (= -+ Rp 1.677.655.944.48,-) diawal minggu pertama tak heran jika di Thailand mendapatkan sambutan sangat luar biasa, dan kesempatan ini diambil oleh pihak distributor di Indonesia untuk tayang di jaringan CGV,Cinemaxx Theater. Dal

Review Take Me Home

Take Me Home  Genre Suspense/ Horror Released Date 11 Mei 2016 Distributor  / Sales Representative : M Pictures Co., Ltd Casting :  Mario Maurer / Wannarot Sonthichai / Peter Noppachai / Producer ; Kanyarat Jiraratchakit Director : Kongkiat Khomsiri Negeri  Gajah Putih ini selalu bisa memberikan tontonan Horor yang tidak mudah ditebak oleh penonton, masih dengan gaya yang khas sinematography mereka. Film ini masih bisa dibilang membuat jantungan yang menontonnya, dari segi kostum , dekorasi bahkan lokasi yang dijadikan punya sangat tepat . Apalagi kehadiran wajah tampan Mario Maurer masih menjadikan film thailand di nanti-nanti oleh pengemarnya. Tan ( Mario Maurer ) , koma setelah kecelakan yang menimpanya sejak 10 tahun yang lalu, saat ini dia berada di sebuah Rumah Sakit dan bekerja disana. Namun kerinduan asal usulnya membuat dia mencari keberadaan keluarganya. Setelah mengetahuinya  Tan mendatangi rumah yang tertera difoto yang dia temukan di bangsal Rumah Sak