Skip to main content

REVIEW : WEDDING AGREEMENT

WEDDING AGGREEMENT
Sutradara : Archie Hekagery
Produksi : Starvision
Durasi : 100 Menit

WEDDING Agreement adalah debut film layar lebar saya. Pertama kali saya membaca novel yang ditulis oleh Eria Chuzaimiah (Mia Chuz), rasa ketertarikan itu langsung menguat karena kisah ini bercerita tentang Islam tanpa perlu menggurui. Pertanyaan besar : “Apakah mungkin seseorang bisa menikah tanpa pacaran?”, selalu menggantung di benak semua orang. WEDDING Agreement bisa menawarkan jawaban dengan cara yang manis, tanpa menghakimi siapapun.  Di sini, ada orang yang menikah tanpa melalui proses pacaran sebelumnya, dan ada pula pasangan yang telah berpacaran lama sejak bangku kuliah. Manusia punya logikanya masing-masing,  Saya benar-benar bersyukur karena dipercaya oleh pak Chand Parwez untuk menggarap film ini. Beliau produser hebat. cerita yang kuat, berhasil disampaikan tanpa perlu menjadi sesuatu yang membosankan apalagi sikap mengurui. Seperti kebanyakan novel yang diangkat ke layar lebar, tentu banyak penyesuaian. Saya dan Pak Archie berusaha sebisa mungkin menjaga plot utama sesuai dengan novel aslinya dan tidak menyimpang terlalu jauh. Supaya pembaca setia novelnya puas dengan jalan cerita yang disuguhkan dalam film. Apalagi pembaca berharap filmnya bisa se-baper novelnya. Saya berharap penonton bisa menikmati film WEDDING Agreement sebagai hiburan yang memberikan value.

Kita sering menemukan sosok Bian (Refal Hady) dan Tari (Indah Permatasari) dalam keseharian. Kadang beberapa orang memulai sesuatu dengan sebuah kesalahan. Namun permulaan tidak selalu menentukan akhir. Setiap orang mempunyai potensi kebaikan dalam dirinya. Dan setiap orang mempunyai hak untuk menjadi lebih baik. Semoga penonton bisa belajar dari sosok Bian dan Tari, bahwa seberat apa pun masalah, insya Allah akan selalu ada jalan keluar. Tari Hapsari (Tari) tidak menyangka pernikahannya jadi mimpi buruk. Hari pertama tiba di rumah Byantara Wicaksana (Bian), suaminya, Tari langsung dihadapkan pada perjanjian pernikahan yang isinya mengatakan bahwa mereka akan bercerai dalam waktu satu tahun. Gila! Bian berencana menikahi Sarah (Aghniny Haque) , kekasihnya. Bian melakukan pernikahan, hanya demi bakti kepada orangtua.Tari tidak menyerah, ia mencoba mengambil hati Bian. Namun sekuat apa pun Tari mencoba, selalu ada Sarah di antara mereka. Berbakti dengan orangtua atau mengikuti kata hati mencintai seseorang disaat masalah datang,apa yang disampaikan dalam film ini mengajak kita untuk intropeksi diri dengan segala keputusan yang akan dihadapi, melihat sosok Tari yang begitu setia pada jaman sekarang sangatlah susah seringkali bisikan oranglain mampu mengalahkan beban yang dialami Tari, salah satu kekuatan hanyalah mencintai suami secara tulus walaupun dijodohkan, mengabdi tanpa pamrih walaupun harus menerima kenyataan yang kurang menyenangkan. Cinta itu harus disiram setiap hari, dipelihara sehingga makin tumbuh saling mengenal bukan saling membenci, sebuah konsekuensi sepertinya ringan justru membutuhkan pengorbanan yang besar.
WEDDING Agreement sebuah perjalanan menemukan keluarga yang harmonis penuh cinta sejati, ilustrasi penting untuk ditonton siapa saja yang akan hidup berkeluarga. Saksikan mulai 8 Agustus 2019 di bioskop-bioskop terdekat. (disadur dari media kit press release ) 
Overall : 7/10
 

Comments

Popular posts from this blog

REVIEW : NAKEE 2 ( Thailand Horor Movie )

PRESS RELEASE : First KOL ( Key Opinion Leader ) Gathering WeTV Indonesia

REVIEW : HOMESTAY ( THAILAND MOVIE 2019 )

HOMESTAY (Thailand Movie 2019 ) Directed :Parkpoom Wongpoom Starring : Teeradon Supapunpinyo, Cherprang Areekul, Suquan Bulakul Production : GDH  Runtime : 131 Minutes Mengadaptasi dari novel dan diadaptasi pada anime jepang tahun 2010 berjudul "Colorful" karya Eto Mori, dengan cerita yang sangat menarik bahkan mendapatkan pujian para kritikus begitu mengena hati penonton, nah tahun 2019 salah satu sutradara Thailand - Parkpoom Wongpoom (Shutter, Alone, Bad Genius )  mencoba mengarap dalam live action berjudul " Homestay " bergenre drama romantis plus bumbu sedikit horor dengan tetap pada koridor anak remaja. Film ini dirilis Tahun 2018 bulan Oktober menduduki Box Office urutan pertama dengan penghasilan 37.49 Juta Baht (= -+ Rp 1.677.655.944.48,-) diawal minggu pertama tak heran jika di Thailand mendapatkan sambutan sangat luar biasa, dan kesempatan ini diambil oleh pihak distributor di Indonesia untuk tayang di jaringan CGV,Cinemaxx Theater. Dalam skenario karakter Mi…