Skip to main content

Review : WONDER

WONDER
Directed : Stephen Chbosky
Starring : Jacob Trembley, Julia Roberts, Owen Wilson , Izabela Vidovic
Production : Lionsgate, Participant Media, Walden Media
Runtime : 113M

Siapa yang tak ingin mempunyai anak lahir normal tanpa sedikitpun cacat pada tubuhnya.Semua impian orangtua di dunia ingin yang terbaik, namun jika anak yang dilahirkan cacat. Apakah menjalani dengan bersyukur tanpa rasa kuatir ketika dia bersosial dengan yang lain. Apakah dia mengalami perundungan atau diterima tanpa syarat atas keberadaannya. Keluarga Pullman mendapatkan anak laki-laki bernama August Pullman (Jacob Trembley) lahir dengan keadaan cacat harus mengalami banyak operasi, tiap hari dia memakai helm astronot Nasa untuk menutupi wajahnya. Saat pertama kali sekolah, hampir semua liat seperti orang aneh. August merasa minder.karena dia tahu berbeda pikiran melayang seolah-olah hanya dia seorang berada di sekolah tersebut. Suatu ketika August tanpa sadar mendengar teman-teman bercerita kalau mereka ada karena utusan kepala sekolah. Sejak saat itu dia menghindar dari ketiga temanya.Hanya satu anak yang ingin berteman dengannya. Dilain kisah Olivia ( Izabela Vidovic) kakaknya mengalami hal yang serupa teman baiknya mengindar sejak ada "Summer Camp" , Via hanya ingin ada orang yang mendengar ceritanya, kehadiran teman pria membuat Via merasa ada perubahan . Kembali pada kisah August, orangtua mereka Isabel Pullman (Julia Roberts) dan Nate Pullman (Owen Wilson), sudah berjanji menjadi orang tua yang baik, walaupun ibunya seringkali kuatir akan keberadan August di sekolah.

Dengan pendekatan dari beberapa karakter, film ini mengisyaratkan jangan terburu-buru mengambil kesimpulan saat menonton, well jika kita tahu jalan ceritanya, kita akan mundur teratur melihat sebuah prespektif yang benar terhadap seseorang. Julia Roberts sudah pasti bermain apik, wajar seorang artis terkenal apapun yang dimainkan selalu maksimal, begitu jua Owen Wilson hadir dengan humor yang pas gak berlebihan. Nah pemeran utama Jacob Trembley, sebelumnya muncul dalam film Room, Before I Wake, The Book Of Henry justru menyita banyak perhatian penonton, dari awal cerita dia begitu menyukai peranannya, Jacob sudah banyak menerima penghargaan di umurnya masih belia, berakting tanpa sesuatu halangan yang berat. Salut bagi sutradara Stephen Chbosky mengiring anak-anak bermain sangat natural dan sungguh diluar ekspektasi, saya pikir pasti gak jauh dengan tema natal seperti film-film sebelumnya. Justru Natal hanya tempelan saja mengingat akhir tahun tapi yang lebih fokus adalah kisah orangtua tiada henti mendukung anaknya untuk percaya diri. Kehadiran setiap kita adalah Mukjizat bagi orang lain juga bagi orang tua kita, apapun diri kita seperti apa dan mau menjadi apa nantinya.

Wonder mengingatkan saya film bertema Miracle atau mukjizat di happy ending, menggebu-gebu diawal cerita, diperbanyak konflik berujung kemenangan. Wonder sangat berbeda sekali, penulis naskah Jack Throne dan Steve Conrad membawa kita kepada sebuah pengalaman menonton drama dengan sentuhan yang berbeda, film yang berdasarkan Novel karya R.J Palacio (2012) dengan judul yang sama, benar-benar menguras emosi saat menonton siapkan tisu ketika anda menonton film ini. dengan budjet $20M , awal Desember sudah menghasilkan $102M.

Wonder tayang tanggal 8 Desember 2017 di Seluruh bioskop, sajian film keluarga layak ditonton 
Overall : 9/10

 






Comments

Popular posts from this blog

Review : WONDER PARK 2019

WONDER PARK Directed : Josh Applebaum Production : Nickelodeon Movies, Paramount Pictures Runtime : 85 Minutes  Daya kreasi anak kecil memang luar biasa, mereka bisa menciptakan sesuatu yang mustahil dan bisa diwujudkan secara nyata, nah daya imajinasi inilah yang dijual oleh Josh Applebaum selama ini dikenal sebagai penulis dan produser film live action dan film action, film WONDER PARK ini merupakan debut pertamanya dalam film animasi sebagai sutradara,dan sekaligus penulis cerita. Menggandeng Nickelodeon Movies karena segmentasinya pada anak-anak berumur 5 - 10 tahun. Berkisah tentang anak gadis berumur 10 tahun bernama Cameron June (Brianna Denski) mempunyai imajninasi fantastis sebuah wahana yang berisi talking animal sebagai pemeran utama wahana tersebut, ibunya selalu mendongeng kisah wahana tersebut sebelum tidur namun berjalannya waktu mamanya diagnosis penyakit kronis, June merasa kehilangan semangat hidup, seolah-olah imajinasinya hilang ketika mamanya harus menjalani karatin…

PRESS RELEASE : First KOL ( Key Opinion Leader ) Gathering WeTV Indonesia

REVIEW : WEDDING AGREEMENT

WEDDING AGGREEMENT
Sutradara : Archie Hekagery
Produksi : Starvision
Durasi : 100 Menit

WEDDING Agreement adalah debut film layar lebar saya. Pertama kali saya membaca novel yang ditulis oleh Eria Chuzaimiah (Mia Chuz), rasa ketertarikan itu langsung menguat karena kisah ini bercerita tentang Islam tanpa perlu menggurui. Pertanyaan besar : “Apakah mungkin seseorang bisa menikah tanpa pacaran?”, selalu menggantung di benak semua orang. WEDDING Agreement bisa menawarkan jawaban dengan cara yang manis, tanpa menghakimi siapapun.  Di sini, ada orang yang menikah tanpa melalui proses pacaran sebelumnya, dan ada pula pasangan yang telah berpacaran lama sejak bangku kuliah. Manusia punya logikanya masing-masing,  Saya benar-benar bersyukur karena dipercaya oleh pak Chand Parwez untuk menggarap film ini. Beliau produser hebat. cerita yang kuat, berhasil disampaikan tanpa perlu menjadi sesuatu yang membosankan apalagi sikap mengurui. Seperti kebanyakan novel yang diangkat ke layar lebar, tentu ba…