Skip to main content

Review : Blood Money


Blood Money 
Directed : Lucky McKee
Starring : Ella Cotrane, Willa Fitzgerald, John Cusack, Jacob Artist
Production : SABAN FILM


Siapa menyangka saat liburan di tengah hutan menemukan uang sebanyak 4 tas ratusan juta , 3 sahabat SMU sedang reuni di sebuah hutan, sebagai sahabat mereka lakukan rutin namunkali ini agak berbeda karena Victor (Ella Cotrane) bersama mantan kekasihnya Lynn (Willa Fitzgerald ) saat ini bersama Jeff ( Jacob Artist ). Rasa cinta terhadapt Lynn masih dirasakan oleh Victor, dia pendam walaupun saat sebatas sahabat saja. Dalam perjalanan mereka kadang suka beragumen dengan yang lain, sesuai janji mereka harus selesaikan acara di hutan bersama-sama. Namun tak disadari saat Lynn lari pagi menemukan uang berserakan. Lynn merasa dia yang menemukan pertama kali dialah yang paling berhak semuanya. Victor menyarankan membawa semua uang temuan ke polisi tapi Jacob dan Lynn tetap pada tujuan pertama semua uang menjadi milik mereka. Pertengkaran membuat Victor tidak melanjutkan acara reuni, di tengah jalan bertemu orang yang tak lain Miller ( John Cusack ) , seorang mafia yang mencuri uang tersebut meminta semua uang yang mereka temukann. .

John Cusack tak ada kemajuan actingnya bahkan cenderung menurun, dibayar karena nama besarnya dan jalan ceritanya begitu mudah ditebak dari awal hingga akhir, konflik yang terjadi juga tidak membuat karakter lainya lebih berakting.  Lucky McKee bukanlah sutradara besar, filmnya memang low budjet sehingga hasilnya terkesan biasa saja. Blood Money diterjemahkan dalam bahasa Indonesia "Uang Haram " bagaimana kejujuran dan ketamakan menjadi plot utama,sepertinya film ini cocok Direct to dvd, rasanya sayang menonton di bioskop namun untuk mengisi waktu luang sebelum film-film yang anda inginkan tayang bolehlah Blood Money jadi film penghibur anda minggu ini

Blood Money tayang di CGV, Cinemaxxtheater mulai tanggal 6 Desember 2017
Overall : 6.5/10

 

Comments

Popular posts from this blog

REVIEW : DARK WATERS

DARK WATERS Directed : Todd Haynes Production : Participant & Focus Features Runtime : 126 Minutes  Sebagai seorang pengacara Rob Billot (Mark Ruffalo) melihat kematian binatang di Distrik Virgina Barat secara tidak wajar yang berhubungan dengan perusahaaan besar dekat dengan lahan pertanian tersebu, melihat ada sesuatu yang salah dengan DuPont perusahaan kooperasi besar justru melakukan pencemaran dan pelangaran lingkungan setempat membuat salah satu petani merasakan ada yang aneh dengan sapi setelah mimun air dari sungai dekat rumahnya, dia ingin sekali melaporkan kasus ini ke pemerintah daerah, sebagai seorang pengacara yang sempat membela DuPont justru saat ini dia ingin menjatuhkan Dupont atas kasus tersebut, gak mudah dengan bukti-bukti otentik serta harus berhasil meyakinkan masyarakat bahwa produksi Teflon tersebut mengandung bahan berbahaya senyawa kimia C8 yang mengakibatkan bermacam-macam penyakit ganas. Sejak tahun 1999 hingga tahun 2013 usaha tersebut

REVIEW : HOMESTAY ( THAILAND MOVIE 2019 )

HOMESTAY (Thailand Movie 2019 ) Directed :Parkpoom Wongpoom Starring : Teeradon Supapunpinyo, Cherprang Areekul, Suquan Bulakul Production : GDH  Runtime : 131 Minutes Mengadaptasi dari novel dan diadaptasi pada anime jepang tahun 2010 berjudul "Colorful" karya Eto Mori, dengan cerita yang sangat menarik bahkan mendapatkan pujian para kritikus begitu mengena hati penonton, nah tahun 2019 salah satu sutradara Thailand - Parkpoom Wongpoom (Shutter, Alone, Bad Genius )  mencoba mengarap dalam live action berjudul " Homestay " ber genre drama romantis plus bumbu sedikit horor dengan tetap pada koridor anak remaja. Film ini dirilis Tahun 2018 bulan Oktober menduduki Box Office urutan pertama dengan penghasilan 37.49 Juta Baht (= -+ Rp 1.677.655.944.48,-) diawal minggu pertama tak heran jika di Thailand mendapatkan sambutan sangat luar biasa, dan kesempatan ini diambil oleh pihak distributor di Indonesia untuk tayang di jaringan CGV,Cinemaxx Theater. Dal

Review : Midnight University ( Thai Horor Comedy )

Pangsa film Thailand di Indonesia memang tak sebanyak film Hollywood namun kehadiranya selalu dinantikan para pengemar film dari Negeri Gajah Putih ini, Mereka berani mengemas cerita yang simpel menjadi sebuat tontonan yang sangat bisa dinikmati. Bahkan menempatkan artis yang kurang terkenal di negara atau masuk kelas bawah. Penampilan merekapun tak mau kalah dengan artis senior lainnya yang sudah terkenal baik di Thailand maupun diluar negeri. Berbicara mengenai kehidupan di masa sekolah, sepertinya tak habis-habisnya dibahas. Tak jarang kisahnya itu pernah kita alami, maka tak heran sutradara Kritsada Kaniwichapon & Kanin Koonsumitawong , Piyabutr Atisook . Mengangkat sebuah tema kisah anak abege yang tersohor namun dalam mata pelajaran sangat jelek . Star ( Rasri Balenciaga ) , gadis yang paling tersohor dikelasnya, selalu menjadi sorotan para laki-laki, tak heran grup Star Angel dinantikan kemunculan saat berada di sekolah. Tapi dibalik semua kecantikan dan terkena