Skip to main content

Review : Ferdinand

FERDINAND
Directed : Carlos Saldanha
Starring : John Cena Kate McKinnon
Production : BlueSky studios, 20CenturyFox Animation
Runtime : 1h46m

Walaupun belum bisa dijajarkan dengan film animasi binatang terbaik, Film Ferdinand memberikan gambaran yang berbeda tentang adu banteng bukan membuat dia terkenal seumur hidup tapi merupakan kematian yang sia-sia, sebuah sajian membuka pikiran anak-anak untuk menyayangi binatang bukan untuk bisnis semata. Saya teringat ketika bekerja di sebuah lokasi pariwisata di Jakarta saat interview dengan salah satu pelatih, dia berkarta : "saya bekerja bukan berdasarkan uang semata tapi dengan cinta dan hati,anehnya ketika saya mempunyai masalah dengan diri saya binatang tersebut tidak mau mendekat dengan saya, ketika binatang tersebut sakit si pelatihpun merasa sedih seolah-olah anaknya sendiri ". Binatang tersebut mampu mencium aura manusia ketika lagi ada masalah atau tidak. Inilah kisah seekor Banteng bernama Ferdinand harus memilih ikut adu banteng atau menjadi Banteng murah hati dan suka menyium aroma bunga.


Berdasarkan buku anak-anak The Story Of Ferdinand karya Munro Leaf dan Robert Lawson, dibawah maungan Blue Sky Studios  dan ditanganin Carlos Saldanha ( Ice Age, Robots, Rio ) sudah tidak diragukan lagi jika film ini bernuasa keluarga menjadi unsur utama. Anak- anak diajarkan mandiri bukan berarti harus melawan orang lain. John Cena mampu memperankan Ferdinand karakter banteng besar yang tidak sombong, percaya bahwa ada keluarga yang mencintainya, gaya yang lucu membuat kita tertawa lepas. Tak lupa vfx sangat baik dengan berapa detil, karena Blue Sky sudah matang mempersiapkan semua ini sejak tahun 2011 dan saat 20FoxCenturyAnimation memberika lampu hijau Ferdinand tayang pada tahun 2017.  Penampilan Lupe (Kate McKinnon) sebagai kambing tua menambah suasana makin kocak diantara tiga landak serta penampilan 3 kuda penari.Ferdinand komedi keluarga tanpa harus memutar otak menontonnya,Carlos memberikan pendekatan mudah yang nyata kepada anak-anak dan orangtua. Karakter Nina  ( Lily Day ) berhasil menyatukan semua binatang, sesuatu yang menarik. satu lagi Ferdinand mendapatkan 2 Nominasi pada acara Golden Globe 2017 sebagai The Golden Globe Award for Best Animated Feature Film.

Jangan lupa saksikan Ferdinand tayang tanggal 15 Desember 2017 di seluruh Bioskop Indonesia menyambut libur keluarga panjang.

Overall : 7/10







Comments

Popular posts from this blog

REVIEW : HOMESTAY ( THAILAND MOVIE 2019 )

HOMESTAY (Thailand Movie 2019 ) Directed :Parkpoom Wongpoom Starring : Teeradon Supapunpinyo, Cherprang Areekul, Suquan Bulakul Production : GDH  Runtime : 131 Minutes Mengadaptasi dari novel dan diadaptasi pada anime jepang tahun 2010 berjudul "Colorful" karya Eto Mori, dengan cerita yang sangat menarik bahkan mendapatkan pujian para kritikus begitu mengena hati penonton, nah tahun 2019 salah satu sutradara Thailand - Parkpoom Wongpoom (Shutter, Alone, Bad Genius )  mencoba mengarap dalam live action berjudul " Homestay " ber genre drama romantis plus bumbu sedikit horor dengan tetap pada koridor anak remaja. Film ini dirilis Tahun 2018 bulan Oktober menduduki Box Office urutan pertama dengan penghasilan 37.49 Juta Baht (= -+ Rp 1.677.655.944.48,-) diawal minggu pertama tak heran jika di Thailand mendapatkan sambutan sangat luar biasa, dan kesempatan ini diambil oleh pihak distributor di Indonesia untuk tayang di jaringan CGV,Cinemaxx Theater. Dal

Review Take Me Home

Take Me Home  Genre Suspense/ Horror Released Date 11 Mei 2016 Distributor  / Sales Representative : M Pictures Co., Ltd Casting :  Mario Maurer / Wannarot Sonthichai / Peter Noppachai / Producer ; Kanyarat Jiraratchakit Director : Kongkiat Khomsiri Negeri  Gajah Putih ini selalu bisa memberikan tontonan Horor yang tidak mudah ditebak oleh penonton, masih dengan gaya yang khas sinematography mereka. Film ini masih bisa dibilang membuat jantungan yang menontonnya, dari segi kostum , dekorasi bahkan lokasi yang dijadikan punya sangat tepat . Apalagi kehadiran wajah tampan Mario Maurer masih menjadikan film thailand di nanti-nanti oleh pengemarnya. Tan ( Mario Maurer ) , koma setelah kecelakan yang menimpanya sejak 10 tahun yang lalu, saat ini dia berada di sebuah Rumah Sakit dan bekerja disana. Namun kerinduan asal usulnya membuat dia mencari keberadaan keluarganya. Setelah mengetahuinya  Tan mendatangi rumah yang tertera difoto yang dia temukan di bangsal Rumah Sak

REVIEW : DIGNITATE (2020)

DIGNITATE Sutradara : Fajar Nugros Produksi : MD Pictures Durasi : 109 Minutes Apakah yang menjadi dasar sutradara menulis ulang dari kisah yang sukses dalam sebuah Wattpad, mereka ingin tidak sekedar berimajinasi tapi bisa melihat secara jelas apa yang telah mereka baca selama ini. Banyak penulis-penulis muda di Wattpad yang akhirnya masuk dalam layar lebar salah satunya Dignitate karya Hana Margaretha sukses secara pasaran, disukai banyak kawula muda dengan cerita masa kini, cocok dan mengena pada sasaran. Kesempatan baik ini langsung diambil alih oleh sutradara Fajar Nugros menjadi sebuah cerita yang menarik, jayus, lucu dan punya nilai tersendiri. Sebagai Produser MD, Manoj Punjabi disela-sela Premiere Diginate beberapa waktu lalu di Epicentrum – Jakarta, mengatakan : “ Anak remaja sekarang sudah mengerti film bagus bermutu dalam penyanjiannya, ntah apakah film itu dalam sebuah drama, komedi atau horror sekalipun, saya percaya bahwa film ini akan diterima oleh semua re