Skip to main content

Review : A Badmoms Christmas

A BADMOMS CHRISTMAS
Directed : Jon Lucas, Scott Moore
Starring : Milla Kumis, Kristen Bell, Christine Baranski, Susan Saradon
Production: Huayi Pictures , STX Films
Runtime :  104M

Penampilan Amy Mithcell (Mila Kumis) dibawah pengaruh ibunya yang super perfeksionis menjadikan dia selalu melakukan kesalahan, semua berantakan. Apa yang dikerjakan tidak dianggap sebagai keberhasilan oleh ibunya sendiri. Sedangkan Kiki (Kristen Bell) justru terbalik, mudah terenyuh, gampang emosional, mudah tertipu oleh kesedihan orang lain termasuk pengaruh ibunya. Yang tak berubah adalah Ruth (Christine Baranski) masih terlihat urakan tak peduli dengan penampilan rock nd roll nya, Merekalah ibu-ibu muda yang masih berjuang yang terbaik demi keluarga namun sosok dibalik semuanya itu, peran ibu sendirilah masih mencoba mengatur setiap kehidupan anaknya walaupun sudah menikah. Maka tak heran jika liburan akhir tahun menjadi liburan berkesan justru menjadi liburan yang penuh kekacauan.  Film ini penuh banyolan khusus orang dewasa selama 104 menit itulah yang menjadi cirikhas film ini tak jauh dari kata-kata kasar dan kotor dan rasanya anak-anak dibawah umur harus ada pendampingan saat menonton. Sequel ke-2 tahun 2017 jatuh di bulan November namun untuk penayangan di Indonesia masuk pada bulan Desember, dengan Budjet $28M menghasilkan $103 M, bisa dipastikan masuk pada sequel ke-3 nantinya. Kisahnya masih seputar tiga ibu muda yang berusaha terbaik bagi anak-anaknya dan pastinya diri sendiri namun apa yang terjadi saat Ibu/nenek mereka datang disaat menjelang Natal.

Memang ada pesan moral dibalik didikan orangtua, bahkan masa lalu kehidupan pribadi sangat mempengaruhi anak-anaknya hingga mereka masuk dalam dunia pernikahan. Orangtua seharusnya tidak perlu ikut campur karena mereka dianggap masih anak-anaknya. Apa yang orangtua alami tak ingin anak-anaknya mengalaminya. Rasa kasih sayang seringkali ditunjukan lewat pemberian hadiah demi keberadaan harga dirinya ,rasa takut kehilangan anaknya sehingga orangtua harus dekat. Orang tua tetap membutuhkan anaknya disaat kesulitan namun semua itu bisa disalahgunakan. oh ya jangan lupa ada penampilan special Kenny G.

A BADMOMS CHRISTMAS hadir menjumpai anda tanggal 6 Desember 2017 hanya di CGV Cinema dan Cinemaxxtheater.

Overall : 6.5/10




Comments

Popular posts from this blog

Review : Midnight University ( Thai Horor Comedy )

Pangsa film Thailand di Indonesia memang tak sebanyak film Hollywood namun kehadiranya selalu dinantikan para pengemar film dari Negeri Gajah Putih ini, Mereka berani mengemas cerita yang simpel menjadi sebuat tontonan yang sangat bisa dinikmati. Bahkan menempatkan artis yang kurang terkenal di negara atau masuk kelas bawah. Penampilan merekapun tak mau kalah dengan artis senior lainnya yang sudah terkenal baik di Thailand maupun diluar negeri.
Berbicara mengenai kehidupan di masa sekolah, sepertinya tak habis-habisnya dibahas. Tak jarang kisahnya itu pernah kita alami, maka tak heran sutradara Kritsada Kaniwichapon & Kanin Koonsumitawong , Piyabutr Atisook . Mengangkat sebuah tema kisah anak abege yang tersohor namun dalam mata pelajaran sangat jelek .
Star ( Rasri Balenciaga ) , gadis yang paling tersohor dikelasnya, selalu menjadi sorotan para laki-laki, tak heran grup Star Angel dinantikan kemunculan saat berada di sekolah. Tapi dibalik semua kecantikan dan terkenal.Mereka mer…

Review : 1987: When the Day Comes

Review : Mr Hurt

Mr Hurt 
Directed : Ittisak Eusunthornwattana
Starring : Sunny Suwanmethaon, Marie Broenne, Mashnanoad Sulvamas, Ponsatorn Jongwilak
Production : Transformation Film
Duration : 129m

Lagi-lagi Thailand membuat film bertema drama percintaan dengan cerita seputar patah hati, yang paling membuat kita betah menontonnya tak lain jalan cerita yang sederhana juga casting yang natural dari artis cukup terkenal ditambah lokasi shoting gak jauh dari makanan, tempat tinggal dan sebagainya. Buat saya serasa menonton FTV namun dikemas dengan baik, itulah kelebihan mereka membuat film apalagi twist yang seringkali kesel .
Alkisah pemain tenis pro terkenal Don ( Sunny Suwanmethaon )  pacaran dengan Anna ( Marie Broenner ) , saat Don mau serius melamar Anna, justru Anna memutuskan Don begitu saja, dunia Don berbalik dia tidak semanggat dalam latihan tennis, semuanya berubah total. Tema-temanya mencoba memberikan semanggat bangkit kembali namun gagal juga, Don benar-benar kehilangan Anna. Salah satu cara …