Skip to main content

Review : Murder on the Orient Express


Murder on the Orient Express
Directed : Kenneth Branagh
Starring : Kenneth Branagh,Penelope Cruz, Johnny Deep, Wiliam Dafoe, Michelle Pfeiffer, Josh Gad,Judi Dench
Production : Scott Free Companies, 20th Century Fox
Duration : 114M


Setelah mengalami beberapa penundaan dikarenakan pengantian actor dan kursi penyutradaraan, maka pada tahun 2015 filmnya mulai shotting dan dibawah kendali Kenneth Branagh sekaligus menjadi pemeran utamanya, dengan judul yang sama dari novel karya Agatha Christie.  Tahun 1974 pernah dibuat ke layar lebar dan tak disangka masuk Box Office waktu itu,Sedangakan novelnya termasuk penjualan tertinggi ke tiga dari puluhan karyanya, Bagi yang menyukai kisah misteri teka-teki pembunuhan atau sejenisnya, film ini memang membawa kita dalam imajinasi yang kerap kali dibuat penasaran dan selalu menebak endingnya. Ini bukan popcorn movie disaat kondisi anda lelah dipastikan anda sangat tidak menikmatinya selama nyaris 2 jam duduk mikir yang terjadi anda akan merasa bosan, dan menurut saya filmnya tak seberat film misteri ala detective dengan begitu banyak clue yang harus dipecahkan. Agak sedikit kurang paham karena dialog inggris yang kental tapi kembali lagi bagi yang menyukai karya Agatha Christie tak susah mencerna film ini. Lebih dari 80 tahun novelnya masih dicintai oleh masyarakat, dengan visual yang modern film ini disajikan memikat para generasi yang belum pernah menyentuh karya Agatha Cristie. Maka tidak heran dengan bantuan teknologi film harus dinikmati dalam format layar lebar. Novel Murder On The Orient Express pertama kali diterbitkan tahun 1934 dan telah menjadi salah satu kisah misteri klasik yang pernah dibuat. Novel tersebut telah diterbitkan di Indonesia oleh Gramedia Pustaka Utama sejak tahun 1978 dan telah mencapai cetakan ke 12. Kenneth Branagh kini menceritakan kembali kisah ini dengan dukungan para aktor papan atas dan juga visual yang memukau sehingga membawa penonton seperti berada langsung di kereta Orient Express yang merupakan kereta mewah untuk kalangan kelas atas melintasi benua Eropa.
 
Berkisah seorang detective Herkule Poirot (Kenneth Branagh ) sedang menuju London dari Turky dengan menumpang Kereta Api Orient Express, tak lama dalam perjalanan menghadapi kejadian salah satu penumpang tewas mengenaskan, penumpang tersebut tak lain seorang pembunuh. Dari semua penumpang hanya satu orang yang diduga pembunuh sebenarnya, namun Poirot tak boleh salah menilai dan menjatuhkan hukuman.  Suasana dibangun begitu padat bahkan cenderung panjang,  karena banyak aktor-aktris terkenal menghiasi film ini  Penelope Cruz, Johnny Deep, Wiliam Dafoe, Michelle Pfeiffer, Josh Gad,Judi Dench dan masih banyak lagi.


Untuk tampilan alam serta nuansa Negara Turky waktu itu, pegunungan, kereta api dan salju, bantuan CGI hampir memenuhi 80% seluruh adegan, yang menarik lagi setting custome mewah glamor dan untuk sinematography menggunakan camera 65mm sama seperti Dunkrik namun hanya beberapa adegan saja mengingat budjet pembuatan film ini cukup besar, tapi hasilnya begitu mempesona mata kita. Kita dibuat terhanyut oleh suasana mencekam dalam misteri yang tak terpecahkan.Film ini tak sekedar teknologi canggih semata Kenneth menitikberatkan pada keaslian cerita. Walaupun bukan film besar dia mencoba berperan sebagai Poirot dengan tingkah lakunya yang konyol serta candaan ala British, pendeteksian dia mengenai kejahatan harus seimbang bukan karena kebencian semata. Dengan twist yang tidak disangka, film ini memberikan kesan mendalam tentang arti sebuah kehidupan dan kematian dari seseorang.

Murder on the Orient Express tayang tanggal 29 November 2017 di seluruh Bioskop Indonesia 

Overall : 9/10





Comments

Popular posts from this blog

Review : Midnight University ( Thai Horor Comedy )

Pangsa film Thailand di Indonesia memang tak sebanyak film Hollywood namun kehadiranya selalu dinantikan para pengemar film dari Negeri Gajah Putih ini, Mereka berani mengemas cerita yang simpel menjadi sebuat tontonan yang sangat bisa dinikmati. Bahkan menempatkan artis yang kurang terkenal di negara atau masuk kelas bawah. Penampilan merekapun tak mau kalah dengan artis senior lainnya yang sudah terkenal baik di Thailand maupun diluar negeri.
Berbicara mengenai kehidupan di masa sekolah, sepertinya tak habis-habisnya dibahas. Tak jarang kisahnya itu pernah kita alami, maka tak heran sutradara Kritsada Kaniwichapon & Kanin Koonsumitawong , Piyabutr Atisook . Mengangkat sebuah tema kisah anak abege yang tersohor namun dalam mata pelajaran sangat jelek .
Star ( Rasri Balenciaga ) , gadis yang paling tersohor dikelasnya, selalu menjadi sorotan para laki-laki, tak heran grup Star Angel dinantikan kemunculan saat berada di sekolah. Tapi dibalik semua kecantikan dan terkenal.Mereka mer…

Review : 1987: When the Day Comes

Review : 22 MENIT

 22 MENIT
Sutradara : Eugene Panji Pemain :Ario Bayu, Ade Firman hakim,Ence Bagu, Ardina rasti  Produksi : Button Ijo Durasi : 75 Menit