Skip to main content

Review : The Accountant

The Accountant
Directed : Gavin O' Connor 
Cast : Ben Afleck, Anna Kendrick, J.K Simpson
Production : Warner Bros Picture , Electric City Entertaiment 

Banyak dari kita sudah mempunyai stigma tentang anak yang punya kekurangan ntah secara mental ataupun fisik , banyak dari kitapun malu jika itu terjadi di keluarga kita sendiri.  Nah Film ini becerita tentang anak autisme yang mempunyai bakat luar biasa secara matematika dan pengliatan yang luar biasa,  Christian Wolff ( Ben Afleck ) tumbuh menjadi anak autisme namun sang ayah tak mau Wolff kecil dirawat oleh orang lain. Suatu ketika Wolf sudah dewasa dan menjadi seorang akuntan , namun pihak Departemen Keuangan menyelidiki alur uang yang diterima oleh Wolff berasal dari Organisasi kejahatan dunia terbukti dari foto-foto yang mengarah kepadanya , Ray King ( J.K Simpson ) menyuruh salah satu agen terbaiknya mengamati sepak terjang Wolf , jika terbukti benar maka  Wolf bisa dipenjarakan segera.


Sebuah perusahaan besar teknologi meminta Wolf mengaudit keuangan  perusahaan ini , apakah ada kebocoran atau tidak , maka Wolff melakukan tugasnya hanya 15 jam mencari dan menemukan kesalahan keuangan dimana penjualan saham ke publik akan meningkat .  Dana Cummings ( Anna Kendrick ) ditugaskan mendampingi Wolf selama bekerja . Namun sebelum merampungkan pekerjaannya dia sudah diminta berhenti, karena bukti yang dia berikan cukup untuk menjerat salahs atu karyawan yang korupsi atau melakukan Money Laundry . Wolff merasa ada hal yang aneh dia rasakan , sehingga Wolf merasa terancam akan kehidupananya . Dana mau ngak mau terlibat dan dilindungi oleh Wolff, Dana kaget jika Wolff bukan saja accountan biasa namun seorang pembunuh bayaran , ahli bela diri.  Ternyata perusahaan yang menyewa dia , justru berbalik mencari Wolff .

Apakah Agen Departemen Keuangan Berhasil Meringkus Christian Wolff ?
Sebenarnya Apa Tujuan Wolff Itu Sendiri ?


 

Awal cerita film ini agak lambat, penonton diajak mengerti latar belakang Woft tapi setelah 30 menitan intensitas cerita sangat naik dan makin naik , saat  Ben berkelahi tanpa mengunakan senjata sepintas dipikiran saya layaknya adegan The Raid, hal itu tentu saja dibantu dengan adegan flashback saat masih kecilnya dilatih pencak silat di Jakarta . Yang membuat kita kagum Ben Affleck sangat bagus dalam memerankan anak autisme sekaligus pembunuh bayaran , sebuah film yang cerdas arahan Gavin O' Connor ( The Warrior , Jane a Got Gun , Pride & Glory ) membuat kita menebak adegan-adegan berikutnya hingga berakhir filmnya. 

Saya tak melihat trailernya , The Accountant bener-benar membuat saya kagum baik editing maupun ceritanya sempurna , dan tak kalah dengan film action thriler lainya. Warner Bros sebagai produksi sekaligus distributor ini sangat yakin para moviegoers sangat menyukai film ini, durasi 2 jam tak terasa akan adegan yang memacu adrenalin kita , The Accountant tayang hari Jumat esok diseluruh bioskop Indonesia .


Overall : 8/10



Comments

Popular posts from this blog

REVIEW : DARK WATERS

DARK WATERS Directed : Todd Haynes Production : Participant & Focus Features Runtime : 126 Minutes  Sebagai seorang pengacara Rob Billot (Mark Ruffalo) melihat kematian binatang di Distrik Virgina Barat secara tidak wajar yang berhubungan dengan perusahaaan besar dekat dengan lahan pertanian tersebu, melihat ada sesuatu yang salah dengan DuPont perusahaan kooperasi besar justru melakukan pencemaran dan pelangaran lingkungan setempat membuat salah satu petani merasakan ada yang aneh dengan sapi setelah mimun air dari sungai dekat rumahnya, dia ingin sekali melaporkan kasus ini ke pemerintah daerah, sebagai seorang pengacara yang sempat membela DuPont justru saat ini dia ingin menjatuhkan Dupont atas kasus tersebut, gak mudah dengan bukti-bukti otentik serta harus berhasil meyakinkan masyarakat bahwa produksi Teflon tersebut mengandung bahan berbahaya senyawa kimia C8 yang mengakibatkan bermacam-macam penyakit ganas. Sejak tahun 1999 hingga tahun 2013 usaha tersebut

REVIEW : HOMESTAY ( THAILAND MOVIE 2019 )

HOMESTAY (Thailand Movie 2019 ) Directed :Parkpoom Wongpoom Starring : Teeradon Supapunpinyo, Cherprang Areekul, Suquan Bulakul Production : GDH  Runtime : 131 Minutes Mengadaptasi dari novel dan diadaptasi pada anime jepang tahun 2010 berjudul "Colorful" karya Eto Mori, dengan cerita yang sangat menarik bahkan mendapatkan pujian para kritikus begitu mengena hati penonton, nah tahun 2019 salah satu sutradara Thailand - Parkpoom Wongpoom (Shutter, Alone, Bad Genius )  mencoba mengarap dalam live action berjudul " Homestay " ber genre drama romantis plus bumbu sedikit horor dengan tetap pada koridor anak remaja. Film ini dirilis Tahun 2018 bulan Oktober menduduki Box Office urutan pertama dengan penghasilan 37.49 Juta Baht (= -+ Rp 1.677.655.944.48,-) diawal minggu pertama tak heran jika di Thailand mendapatkan sambutan sangat luar biasa, dan kesempatan ini diambil oleh pihak distributor di Indonesia untuk tayang di jaringan CGV,Cinemaxx Theater. Dal

Review Take Me Home

Take Me Home  Genre Suspense/ Horror Released Date 11 Mei 2016 Distributor  / Sales Representative : M Pictures Co., Ltd Casting :  Mario Maurer / Wannarot Sonthichai / Peter Noppachai / Producer ; Kanyarat Jiraratchakit Director : Kongkiat Khomsiri Negeri  Gajah Putih ini selalu bisa memberikan tontonan Horor yang tidak mudah ditebak oleh penonton, masih dengan gaya yang khas sinematography mereka. Film ini masih bisa dibilang membuat jantungan yang menontonnya, dari segi kostum , dekorasi bahkan lokasi yang dijadikan punya sangat tepat . Apalagi kehadiran wajah tampan Mario Maurer masih menjadikan film thailand di nanti-nanti oleh pengemarnya. Tan ( Mario Maurer ) , koma setelah kecelakan yang menimpanya sejak 10 tahun yang lalu, saat ini dia berada di sebuah Rumah Sakit dan bekerja disana. Namun kerinduan asal usulnya membuat dia mencari keberadaan keluarganya. Setelah mengetahuinya  Tan mendatangi rumah yang tertera difoto yang dia temukan di bangsal Rumah Sak