Skip to main content

Review Batle For Sevastopol 2015



Perang Dunia 1941 membuat mahasiswi muda Ludmila Pavlichencko (Yuliya Peresild), mengambil bagian ikut berperang membela kedaulatan Uni Soviet dari serangan Jerman  lahir berasal dari keluarga Militer sang ayah adalah Mayor . disaat sebuah acara Ludal sebutannya Ludmila ikut permainan menembak, disitulah naluri seorang penembak muncul sehingga laporan ketepatan menembaknya diterima oleh salah satu Jendral pasukan Uni Soviet yang memberikan kesempatan selama 6 bulan latihan menembak. Ludal ditempa sebagai prajurit, kemampuannya melebihi para prajurit laki-laki,setelah selesai latihan Ludal ditempakan di garis depan dekat Sevastopol untuk menghancurkan tentara Jerman, Ludal tak segan-segan menghabisi sasarannya sangat tepat beberapa prajurit Jerman.Berita ini tersebar dikalangan petinggi Uni Soviet sehingga posisi Ludal adalah asset bagi tentara Uni Soviet. Keahlian sebagai penembak jitu ini mengancam para petinggi Jerman memerintahkan para snipernya menghabisi Ludmila berapapun biaya. 


Saat kuliah salah satu sahabatnya sangat mencintai Ludmila namun Ludmila sudah mencintai orang lain , ketika tugas sebagai sniper inilah membuat Ludmila jatuh hati dengan partnernya  bahkan disaat tugas pengintai di sebuah area , Ludal terkena ledakan bom ranjau darat mengakibatkan partnernya mengalami luka parah akhirnya dilarikan ke rumah sakit selama beberapa bulan,  setelah pulih Ludmila kembali ke medan perang. Di tahun 1942 istri presiden Amerika Eleanor Roosevelt menyambut Ludmila di Gedung Putih, ketertarikan Eleanor Roosevelt Ludmila tidak hanya prajurit biasa tapi sudah membunuh 309 tentara Jerman dia disebut sebagai Lady Death. persahabatan mereka berdua menjadi dekat hingga pada sebuah kongres di Chicago , Ludmila diberikan kesempatan untuk menyampaikan pidatonya  “Gentlemen, you’ve been hiding behind my back for way too long” sebuah pernyataan membuat para sekutu bekerja sama menghancurkan Jerman waktu itu

Jika dibandingkan film Enemy of the Gates (2001), sangat terasa berbeda ,film ini lebih menceritakan kisah asmara dibandingkan dia sebagai sniper padahal actingnya juga tidak buruk namun disisi cerita terlalu dangkal atau saya berharap lebih seperti film sniper lainnya ,adegan pertempuran hanya sebuah tempelan bukan inti dari cerita ini. Batle for Sevastopol merupakan film dari negara Ukraine salah satu bekas negara bagian Uni Soviet di sutradarai oleh Sergei Mokristskiy.
Rating : 3/5 



Comments

Popular posts from this blog

REVIEW : NAKEE 2 ( Thailand Horor Movie )

PRESS RELEASE : First KOL ( Key Opinion Leader ) Gathering WeTV Indonesia

REVIEW : HOMESTAY ( THAILAND MOVIE 2019 )

HOMESTAY (Thailand Movie 2019 ) Directed :Parkpoom Wongpoom Starring : Teeradon Supapunpinyo, Cherprang Areekul, Suquan Bulakul Production : GDH  Runtime : 131 Minutes Mengadaptasi dari novel dan diadaptasi pada anime jepang tahun 2010 berjudul "Colorful" karya Eto Mori, dengan cerita yang sangat menarik bahkan mendapatkan pujian para kritikus begitu mengena hati penonton, nah tahun 2019 salah satu sutradara Thailand - Parkpoom Wongpoom (Shutter, Alone, Bad Genius )  mencoba mengarap dalam live action berjudul " Homestay " bergenre drama romantis plus bumbu sedikit horor dengan tetap pada koridor anak remaja. Film ini dirilis Tahun 2018 bulan Oktober menduduki Box Office urutan pertama dengan penghasilan 37.49 Juta Baht (= -+ Rp 1.677.655.944.48,-) diawal minggu pertama tak heran jika di Thailand mendapatkan sambutan sangat luar biasa, dan kesempatan ini diambil oleh pihak distributor di Indonesia untuk tayang di jaringan CGV,Cinemaxx Theater. Dalam skenario karakter Mi…