Skip to main content

Review SPY 2015



Setelah sukses dengan The Heat 2013 Sandra Bullock & Melissa McCarthy sepasang agen FBI ingin menghancurkan Gangster yang sangat meresahkan kota New York, The Heat sendiri mendapatkan Box Office senilai US$ 250 Million maka tak heran sutradara yang sama Paul Feig  membuat film SPY  2015 (action-comedy) dibintangi oleh. Melissa McCarthy,JudeLaw,Jason Statham,Rose Byrne.Distribusi oleh 20th Century Fox & diProduseri oleh Feigo Entertaiment-Chernin Entertaiment dengan ramuan yang tidak jauh berbeda di film sebelumya,banyak kekonyolan dan guyonan kasar mewarnai sepanjang film ini. Tak heran film ini akan disukai oleh penonton karena aksi-aksi yang membuat kita tertawa apalagi kehadiran Jason Statham terbiasa akting film serius masuk genre komedi ini.



Apa yang terjadi seorang Analyst CIA sebagai support para agen selama ini harus terjun sebagai agen lapangan menjalani misi yang sangat berbahaya,itulah Susan Cooper (Melissa McCarthy) rasanya hal itu tidak mungkin terjadi. karena setiap agen sudah dibekali dengan teknik serta latihan bertahun-tahun bukan baru beberapa jam setelah agen lapangan Bradley Fine (Jude Law) sebagai Undercover agen tewas di tangan Rayna Boyanov (Rose Bryne) seorang dealer senjata .Saat rapat bersama agen lainnya untuk bisa masuk mencari pembeli Biological Bomb-Susan merasa bertanggugjawab atas kematian Fine karena selama ini dia sebagai team yang kompak , tahu sepak terjang fine oleh karena itu dia menggajukan dirinya sebagai agen lapangan ternyata hal itu disetujui oleh Elaine Crocker  (Allison Janney) atasanya.Sebagai agen lapangan tugas pertama dia hanya mensurvei & melaporkan tujuan pertama Susan mendekati Rayna namun tak semudah itu agen Rick Ford (Jason Statman) merasa ini tugasnya bukan orang lain , dia merasa susan bakalan membuat kacau misinya , saat sebuah acara justru Rick lah yang ketahuan dengan segala akal Susan mencoba mengagalkan siapa sebenarnya Rick, tugas pertama sudah sudah selesai tapi belum berhenti begitu saja karena Rayna bertemu calon pembeli bom Sergio DeLuca  (Bobby Cannavalle ) seorang gangster Rusia. Susan meyakinkan jika dia adalah utusan dari ayah Rayna sebagai personal bodyguard .kesempatan inilah yang membuat Susan bisa melacak siapakah pembeli bom tersebut dan menggagalkannya .



Lokasi yang dipilih Paul Feig mengingatkan kita seperti film spionase Eropa barat dan Timur- Roma,Italia, Budapest memang cocok dan menjadikan film ini lebih terasa berbobot,layaknya film spionase. Melihat kekurangan The Heat Paul coba memperbaiki sehingga SPY gabungan film aksi & Komedi penuh baku tembak,kejar-kejaran,fingting susan juga lebih natural,kehadiran  rapper 50 Cent membuat film ini makin lucu ,belum lagi Nancy teman sejawat Susan ikut meramaikan misinya .
SPY tayang tanggal 22 di seluruh bioskop indonesia
Overall 7/10

Apakah Susan berhasil menyelesaikan misinya ?
Apakah benar fine dibunuh oleh Rayna atau musuh lain ?
Siapakah Sergio De Luca ? apakah Fine seorang Double Agent


Comments

Popular posts from this blog

REVIEW : DARK WATERS

DARK WATERS Directed : Todd Haynes Production : Participant & Focus Features Runtime : 126 Minutes  Sebagai seorang pengacara Rob Billot (Mark Ruffalo) melihat kematian binatang di Distrik Virgina Barat secara tidak wajar yang berhubungan dengan perusahaaan besar dekat dengan lahan pertanian tersebu, melihat ada sesuatu yang salah dengan DuPont perusahaan kooperasi besar justru melakukan pencemaran dan pelangaran lingkungan setempat membuat salah satu petani merasakan ada yang aneh dengan sapi setelah mimun air dari sungai dekat rumahnya, dia ingin sekali melaporkan kasus ini ke pemerintah daerah, sebagai seorang pengacara yang sempat membela DuPont justru saat ini dia ingin menjatuhkan Dupont atas kasus tersebut, gak mudah dengan bukti-bukti otentik serta harus berhasil meyakinkan masyarakat bahwa produksi Teflon tersebut mengandung bahan berbahaya senyawa kimia C8 yang mengakibatkan bermacam-macam penyakit ganas. Sejak tahun 1999 hingga tahun 2013 usaha tersebut

REVIEW : HOMESTAY ( THAILAND MOVIE 2019 )

HOMESTAY (Thailand Movie 2019 ) Directed :Parkpoom Wongpoom Starring : Teeradon Supapunpinyo, Cherprang Areekul, Suquan Bulakul Production : GDH  Runtime : 131 Minutes Mengadaptasi dari novel dan diadaptasi pada anime jepang tahun 2010 berjudul "Colorful" karya Eto Mori, dengan cerita yang sangat menarik bahkan mendapatkan pujian para kritikus begitu mengena hati penonton, nah tahun 2019 salah satu sutradara Thailand - Parkpoom Wongpoom (Shutter, Alone, Bad Genius )  mencoba mengarap dalam live action berjudul " Homestay " ber genre drama romantis plus bumbu sedikit horor dengan tetap pada koridor anak remaja. Film ini dirilis Tahun 2018 bulan Oktober menduduki Box Office urutan pertama dengan penghasilan 37.49 Juta Baht (= -+ Rp 1.677.655.944.48,-) diawal minggu pertama tak heran jika di Thailand mendapatkan sambutan sangat luar biasa, dan kesempatan ini diambil oleh pihak distributor di Indonesia untuk tayang di jaringan CGV,Cinemaxx Theater. Dal

Review Take Me Home

Take Me Home  Genre Suspense/ Horror Released Date 11 Mei 2016 Distributor  / Sales Representative : M Pictures Co., Ltd Casting :  Mario Maurer / Wannarot Sonthichai / Peter Noppachai / Producer ; Kanyarat Jiraratchakit Director : Kongkiat Khomsiri Negeri  Gajah Putih ini selalu bisa memberikan tontonan Horor yang tidak mudah ditebak oleh penonton, masih dengan gaya yang khas sinematography mereka. Film ini masih bisa dibilang membuat jantungan yang menontonnya, dari segi kostum , dekorasi bahkan lokasi yang dijadikan punya sangat tepat . Apalagi kehadiran wajah tampan Mario Maurer masih menjadikan film thailand di nanti-nanti oleh pengemarnya. Tan ( Mario Maurer ) , koma setelah kecelakan yang menimpanya sejak 10 tahun yang lalu, saat ini dia berada di sebuah Rumah Sakit dan bekerja disana. Namun kerinduan asal usulnya membuat dia mencari keberadaan keluarganya. Setelah mengetahuinya  Tan mendatangi rumah yang tertera difoto yang dia temukan di bangsal Rumah Sak