Skip to main content

Review : FOCUS

Focus 2015

Beberapa tahun lalu kita disuguhi film-film bertema pencurian yang sangat terkenal sebut saja Inside Man.Heist, Italian Job, dan masih dibenak pikiran kita film Trilogi Ocean Eleven menjadi film bertema pencurian yang terbaik. Ya, film ini juga mengangkat teman serupa bagaimana menjadi seorang pencopet lebih tepatnya Con Artist ( penipu ) mempunyai keahlian khusus tanpa disadari oleh korban diantara kerumunan orang banyak. Will Smith  ( Nick Spurgeon ) seorang con artist professional berada di sebuah nightclub tak sengaja bertemu Jess Barrett (Margot Robbie) seorang con artist amatiran ingin mencoba menggelabui Nick di malam itu namun Nick sudah mengetahui sejak awal mereka bertemu. Pertemuan inilah Jess ingin belajar lebih lagi sebagai con artist profesional .


Sebagai ujian pertama Nick mengajak Jess ke New Orleans melakukan beberapa aksi pencurian untuk melihat sejauh mana kelihain Jess, ternyata Nick melihat Jess sangat cepat belajar. Jess dan Nick tidak hanya sekedar partner  namun keterlibatan Jess masukdalam  hubungan romantis, Nicky  yang diajarkan oleh ayahnya untuk tidak pernah menjadi terlibat secara emosional dengan siapa pun usahanya. tak telak membuat mereka saling jatuh cinta.
Pada pertandingan kejuaraan sepak bola profesional di Mercedes-Benz Superdome, Nicky dan Jess sebagi con artist  bertemu penjudi  Liyuan Tse (BD Wong) mempertaruhkan uangnya demi menebak pemain ternyata Nick yang awalnya kalah melihat gelagat Liyuan maka Nick mencoba kali ini semua yang dia punya bisa mengalahkan Liyuan dan memang akhirnya Nick mengalahkan total Liyuan. dengan berat hati Nick harus melepaskan Jess untuk tidak terlibat lagi dan Nick membagikan sebagian hasilnya buat Jess, Jess tidak terima begitu saja.


Tiga tahun kemudian, Nicky berada di Buenos Aires, bekerja untuk pemilik tim miliarder motorsport Rafael Garriga (Rodrigo Santoro). Garriga perlu untuk mengalahkan tim yang dipimpin oleh pengusaha Australia McEwen (Robert Taylor) untuk memenangkan kejuaraan. Nicky akan berpura-pura menjadi seorang teknisi yang tidak puas di tim Garriga, dan akan menjual komponen palsu ke McEwen, memperlambat mobil mereka turun saat balapan. Di sebuah pesta Nicky bertemu Jess, yang kini mejadi pacar Garriga. namun Garriga curiga melihat kedekatan mereka maka dengan segala cara Garrigga ingin menghancurkan Nick .

Focus seharusnya menitikberatkan pada cerita con artist karena diawal film terlihat Nick begitu piawai dan penonton sangat menikmati adegan demi adegan pencurian berakhir menjadi drama roman sehingga penonton merasa terkecoh. tingkat tensi penonton menurunn saat pertemuan Jess & Nick di sebuah pesta ,padahal chemistri kedua pemain sudah cukup baik bertambah dengan beberapa pemain. Focus di sutradarai oleh  Glenn Ficarra & John Reque, Warner Bros sebagai Distributor 

Rating : 2.5/5 
 



Comments

Popular posts from this blog

REVIEW : HOMESTAY ( THAILAND MOVIE 2019 )

HOMESTAY (Thailand Movie 2019 ) Directed :Parkpoom Wongpoom Starring : Teeradon Supapunpinyo, Cherprang Areekul, Suquan Bulakul Production : GDH  Runtime : 131 Minutes Mengadaptasi dari novel dan diadaptasi pada anime jepang tahun 2010 berjudul "Colorful" karya Eto Mori, dengan cerita yang sangat menarik bahkan mendapatkan pujian para kritikus begitu mengena hati penonton, nah tahun 2019 salah satu sutradara Thailand - Parkpoom Wongpoom (Shutter, Alone, Bad Genius )  mencoba mengarap dalam live action berjudul " Homestay " ber genre drama romantis plus bumbu sedikit horor dengan tetap pada koridor anak remaja. Film ini dirilis Tahun 2018 bulan Oktober menduduki Box Office urutan pertama dengan penghasilan 37.49 Juta Baht (= -+ Rp 1.677.655.944.48,-) diawal minggu pertama tak heran jika di Thailand mendapatkan sambutan sangat luar biasa, dan kesempatan ini diambil oleh pihak distributor di Indonesia untuk tayang di jaringan CGV,Cinemaxx Theater. Dal

Review Take Me Home

Take Me Home  Genre Suspense/ Horror Released Date 11 Mei 2016 Distributor  / Sales Representative : M Pictures Co., Ltd Casting :  Mario Maurer / Wannarot Sonthichai / Peter Noppachai / Producer ; Kanyarat Jiraratchakit Director : Kongkiat Khomsiri Negeri  Gajah Putih ini selalu bisa memberikan tontonan Horor yang tidak mudah ditebak oleh penonton, masih dengan gaya yang khas sinematography mereka. Film ini masih bisa dibilang membuat jantungan yang menontonnya, dari segi kostum , dekorasi bahkan lokasi yang dijadikan punya sangat tepat . Apalagi kehadiran wajah tampan Mario Maurer masih menjadikan film thailand di nanti-nanti oleh pengemarnya. Tan ( Mario Maurer ) , koma setelah kecelakan yang menimpanya sejak 10 tahun yang lalu, saat ini dia berada di sebuah Rumah Sakit dan bekerja disana. Namun kerinduan asal usulnya membuat dia mencari keberadaan keluarganya. Setelah mengetahuinya  Tan mendatangi rumah yang tertera difoto yang dia temukan di bangsal Rumah Sak

REVIEW : DIGNITATE (2020)

DIGNITATE Sutradara : Fajar Nugros Produksi : MD Pictures Durasi : 109 Minutes Apakah yang menjadi dasar sutradara menulis ulang dari kisah yang sukses dalam sebuah Wattpad, mereka ingin tidak sekedar berimajinasi tapi bisa melihat secara jelas apa yang telah mereka baca selama ini. Banyak penulis-penulis muda di Wattpad yang akhirnya masuk dalam layar lebar salah satunya Dignitate karya Hana Margaretha sukses secara pasaran, disukai banyak kawula muda dengan cerita masa kini, cocok dan mengena pada sasaran. Kesempatan baik ini langsung diambil alih oleh sutradara Fajar Nugros menjadi sebuah cerita yang menarik, jayus, lucu dan punya nilai tersendiri. Sebagai Produser MD, Manoj Punjabi disela-sela Premiere Diginate beberapa waktu lalu di Epicentrum – Jakarta, mengatakan : “ Anak remaja sekarang sudah mengerti film bagus bermutu dalam penyanjiannya, ntah apakah film itu dalam sebuah drama, komedi atau horror sekalipun, saya percaya bahwa film ini akan diterima oleh semua re