Skip to main content

Review : The Book Of Life




The Book of Life adalah kisah fantasy adventure classic dibuka dengan adegan 5 anak-anak pergi ke Museum, bertemu kakek tua penjaga museum namun munculah wanita misterius Mary Beth ( Christina Aplegate ) memiliki sesuatu yang istimewa menuntun anak-anak (nakal)  tersebut memasuki pintu ruang rahasia menuju lokasi Mexico, penuh dengan warna dan kehidupan. Mary Beth bercerita tentang hari dunia orang mati pada tanggal 2 November . diceritakanlah sebuah kisah  dimana 2 pria merebutkan satu gadis impian mereka, San Angel-Meksiko , Manolo ( Diego Luna  ) , pria dengan hari jujur dan keberanian, hidup didalam ketaatan keluarga mendapat didikan sebagai sebagai seorang Matador padahal dia ingin sekali sebagai penyanyi namun keluarga Sanchez sejati keturunan matador dari beberapa abad . Jaquin ( Channing tatum ), sosok pria ganteng,disukai oleh semua para gadis seorang pejuang seperti ayahnya,penuh dengan mendali . Maria (Zoe Zaldana ) wanita muda,berwatak keras namun penuh kasih saying ,anak dari seorang jendral yang terkenal di kotanya. Mereka bertiga bersahabat sejak kecil namun diterputus saat Maria dikirim ke Eropa oleh orangtua untuk menjadi wanita yang bersahaja, Jaquin menjadi seorang militer, Manolo tetap di San Angel sebagai Matador .


Persahabatan ini dilihat oleh Dewa La Muerte (Kate del Castillo) penghuni yang dikenal  dan Xibalba (Ron Perlman) penghuni yang ditinggalkan telah membuat taruhan, La Muerte menjagokan Manolo , Xilbala Jaquin akan menikahi Maria, daripada Manolo. Saat Hallowen tiba Manolo ingin melamar Maria , karena tak ingin dikalahkan oleh La Muerte , Xibalba punya akal bulus menyulap tongkatnya menjadi ular membunuh Maria seketika . Manolo di tuduh membunuh Maria, merasa bersalah Manolo tak sengaja mengikat perjanjian dengan Xibalba, masuk ke dunia orang mati bertemu semua sanak saudara Sanchez karena merasa tidak bersalah manolo meminta bantuan pembuat lilin/ candle makers ( Ice Cube ) untuk hidup kembali. Dengan syarat harus membunuh semua banteng yang telah dibunuh oleh keluarga Sanchez , Manolo menyangupinya karena cinta sejati akan Maria maka dikabulkan permintaan tersebut , Namun hal berbeda terjadi di San Angel , Maria harus menikahi Jaquin karena Jaquin telah menyembuhkan Maria dari kematian. Menikah demi keluarga dan rakyat San Angel,  Maria menuruti kehendak ayah.


Saat pernikahan berlangsung penjahat besar Chakal (Danny Trejo) ingin menguasai San Angel dan merebut mendali Jaquin , Mendali yang membuat jaquian selalu menang . saat Manolo bangkit dari kematian , mereka bertiga bersatu padu menghadapi Chakal . Kisah cinta klasik ini memang sudah sering dibuat dalam bentuk film apapun genrenya , The BOOK Of Life mengingatkan kita akan takdir harus mempunyai cerita sendiri,punya tujuan hidup mengikuti apa kata hati bukan sekedar tunduk sama orang tua namun belajar dengan kebranian dan kejujuran bukan dengan tipu muslihat menghadapi kehidupan ini , Disutradarai Jorge R. Gutierrez, Produser Guillermo del Toro. Film dengan sarat cinta dan music membawa kita ke sebuah dimensi berbeda mengenai Hallowen, Rating 3/5


Comments

Popular posts from this blog

REVIEW : HOMESTAY ( THAILAND MOVIE 2019 )

HOMESTAY (Thailand Movie 2019 ) Directed :Parkpoom Wongpoom Starring : Teeradon Supapunpinyo, Cherprang Areekul, Suquan Bulakul Production : GDH  Runtime : 131 Minutes Mengadaptasi dari novel dan diadaptasi pada anime jepang tahun 2010 berjudul "Colorful" karya Eto Mori, dengan cerita yang sangat menarik bahkan mendapatkan pujian para kritikus begitu mengena hati penonton, nah tahun 2019 salah satu sutradara Thailand - Parkpoom Wongpoom (Shutter, Alone, Bad Genius )  mencoba mengarap dalam live action berjudul " Homestay " ber genre drama romantis plus bumbu sedikit horor dengan tetap pada koridor anak remaja. Film ini dirilis Tahun 2018 bulan Oktober menduduki Box Office urutan pertama dengan penghasilan 37.49 Juta Baht (= -+ Rp 1.677.655.944.48,-) diawal minggu pertama tak heran jika di Thailand mendapatkan sambutan sangat luar biasa, dan kesempatan ini diambil oleh pihak distributor di Indonesia untuk tayang di jaringan CGV,Cinemaxx Theater. Dal

Review Take Me Home

Take Me Home  Genre Suspense/ Horror Released Date 11 Mei 2016 Distributor  / Sales Representative : M Pictures Co., Ltd Casting :  Mario Maurer / Wannarot Sonthichai / Peter Noppachai / Producer ; Kanyarat Jiraratchakit Director : Kongkiat Khomsiri Negeri  Gajah Putih ini selalu bisa memberikan tontonan Horor yang tidak mudah ditebak oleh penonton, masih dengan gaya yang khas sinematography mereka. Film ini masih bisa dibilang membuat jantungan yang menontonnya, dari segi kostum , dekorasi bahkan lokasi yang dijadikan punya sangat tepat . Apalagi kehadiran wajah tampan Mario Maurer masih menjadikan film thailand di nanti-nanti oleh pengemarnya. Tan ( Mario Maurer ) , koma setelah kecelakan yang menimpanya sejak 10 tahun yang lalu, saat ini dia berada di sebuah Rumah Sakit dan bekerja disana. Namun kerinduan asal usulnya membuat dia mencari keberadaan keluarganya. Setelah mengetahuinya  Tan mendatangi rumah yang tertera difoto yang dia temukan di bangsal Rumah Sak

REVIEW : DIGNITATE (2020)

DIGNITATE Sutradara : Fajar Nugros Produksi : MD Pictures Durasi : 109 Minutes Apakah yang menjadi dasar sutradara menulis ulang dari kisah yang sukses dalam sebuah Wattpad, mereka ingin tidak sekedar berimajinasi tapi bisa melihat secara jelas apa yang telah mereka baca selama ini. Banyak penulis-penulis muda di Wattpad yang akhirnya masuk dalam layar lebar salah satunya Dignitate karya Hana Margaretha sukses secara pasaran, disukai banyak kawula muda dengan cerita masa kini, cocok dan mengena pada sasaran. Kesempatan baik ini langsung diambil alih oleh sutradara Fajar Nugros menjadi sebuah cerita yang menarik, jayus, lucu dan punya nilai tersendiri. Sebagai Produser MD, Manoj Punjabi disela-sela Premiere Diginate beberapa waktu lalu di Epicentrum – Jakarta, mengatakan : “ Anak remaja sekarang sudah mengerti film bagus bermutu dalam penyanjiannya, ntah apakah film itu dalam sebuah drama, komedi atau horror sekalipun, saya percaya bahwa film ini akan diterima oleh semua re