Directed by: Luo Yiwei
Starring: Zhang Yuqi, Huang Xiyan, Terence Yin,
Xuan Lu, Yun Qianqian, Zhang Lu, Cai Xiangyu
Guest Appearance: Sammo Hung
Duration : 118 mins
Production: Tencent Penguin Film, IQIYI Pictures, Youku Pictures Inc.
Linghu Chong, seorang pendekar pedang terkenal ilmunya Sembilan Pedang Dugu, memilih untuk mengasingkan diri dari dunia persilatan lantaran dituduh bersengkokol dengan sekte lawan. Saat pengasingan dia diasuh oleh ahli pedang FangQing Yang, Pertemuan dengan wanita cantik membuat lupaakan tugasnya, namun kondisi persilatan kacau akibat wanita” misterius yang dicintai adalah Dongfang Bubai, pemimpin Kultus Iblis. Namun, mereka tidak menyadari bahwa bentrokan yang tak terelakkan antara sekte masing-masing mencari ilmu bungga matahari yang tak terkalah menjadikan pendekar dari segala dunia persilatan di Jianghu.
Ketika ketua sekte Suci Matahari Bulan Ren Woxing bermaksud menghacurkan semua pendekar sakti dari 5 perguruan munculah, pendekar sakti Matahari Terbit ataau kultus iblis Tak terkalahkan mampu menangkap dan memenjarakan Ren Woxing, Saat partai Huashan mengadili Linghu Chong atas keterlibatan dengan musuh, maka Linghu Chong bersedia menyerahkan semua ilmu dimusnahkan tiba-tiba tiba pendekar FangQing Yang ahli pedang menolongnya. Dalam latihan bertahun-tahun Linghu Chong berhasil kembali menguasai jurus-jurus sakti pedang. Saat mencari ayahnya putri Ren YingYing dan Blue Phoenix meminta bantuan Linghu Chong, disiina peran Linghu Chong kembali berkiprah menyelamatkan ayah Ren dam memperbaiki dunia persilatan di Jianghua. Tak sampai disini, pemburuan sekte iblis membuat Linghu Chong menyelamatkan juga adik seperguruan Yue Lingshan atas penyerbuan Aliansi Lima Sekte Pedang telah menyerang Tebing Hutan Hitam. Nah, disinilah Linghu Chong bertemu wanita berparas cantik ahli membuat anggur, tak mempunyai nama karena kecantikannya Linghu tak tahu latar belakang si wanita misterius ini. Saat Ren Woxing di selamatkan justru ketua dari partai Huahsan membelot masuk sekte iblis dibawah pimpinan wanita misterius, mereka bersatu padu memenghancurkan Sekte Iblis, jalannya tak mudah mendapati kejadian bahwa semua adik seperguruannya di Huashan telah mati dibantai oleh pendekar matahari timur tak terkalahkan, kecuali Yue Lingshan yang masih hidup tapi kedua matanya buta. Linghu Chong menyadari bahwa musuh besar ternyata wanita misterius yang dia cintai adalah DongFang Bubai, Pertempuran besar tak terhindari Linghu Chong harus membunuh Dongfang Bubai dengan Pedang sakti ujungnya Patah lewat ilmu mengukur jalannya sendiri.
Dari awal kita sudah disuguhkan dengan latar belakang cerita lima perguruan besar di daerah Jinghua, perkelahian dengan mengunakan pedang serta ilmu tinggi, pertarungan diatas udara secepat ayunan akan terasa biasa saja padahal efek yang diperlihatkan sangat bagus namun rendahnya karakter membuat film terasa jauh standarnya dibanding film silat lainnya yang saat ini beredar, tidak ada yang salah ntah faktor greget agak kurang, darah hanya itungan 10 % namun para pengemar wuxia akan terobati atas kehadiran aktor utama Linghu Chong (Tim Huang) dan Dongfang Bubai (Zhang Zu Qy), ada dua perpecahan pendapat dengan munculnya diangkat ke layar lebar berdasarkan Novel karya Louis Cha, The smilling proud wanderer (Pendekar Hina Kelana atau Mentertawakan Dunia Persilatan) merupakan salah satu karya terbaik selain Semi Gods and Semi Devil, Legend Condor Heroes. karena dalam tutur cerita sangat detil, tak ada sela kesalahan yang dapat dicari-cari. bahkan ketika diremakepun masih melalui pakem yang ada dalam novelnya. Masih dengan karakter yang melekat pada versi Swordsman 1992 namun sedikit berbeda. Saya berharap pecinta film Wuxia harus membuang jauh-jauh versi aslinya karena film ini layak untuk ditonton (selama tidak membandingkan dengan cerita asli novel ataupun film versi Jet Li), karena sangat klasik adegan pertarungannya seperti film-film silat zaman keemasan wuxia era Hong Kong dulu, memiliki banyak adegan pertarungan pedang dan cepat, tanpa slow motion, tidak ada efek warna-warni seperti drama wuxia zaman sekarang. Penggunaan modifikasi ceritanya pun mantap, biarpun sangat melenceng, tetapi masih menggunakan poin-poin yang ada pada cerita asli,Kisah romance antara Linghu Chong dan Dongfang Bubai yang ditambahkan pada versi kali ini juga menarik dan lebih bagus.
Dilain pihak penempatan Bubai terlalu banyak dibanding Lingchu namun setiap sutradara punya ekpektasi masing-masing bagaimana sedikit perubahan dapat dinikmati pengemarnya, lagi-lagi sutradara membuat versi novelnya, versi tv serial disatukan menjadi satu ditambah versi movienya, memang tidak mudah menyenangkan semua pengemarnya dan yang terjadi malah terlalu bertele-tele. Kehadiran legenda akting seni bela diri Hong Kong, Sammo Hung yang memerankan ahli pedang Fengqing Yang, tidak dapat menyelamatkan film ini dari kebosanan , hampir dua jam kita melihat aksi dan cerita bisa ketebak arahnya, pemaksaan ketawa yang berlebihan jadi buyar saat ending cerita. Menurut info yang saya dapatkan pada media luar China, Invincible Swordsman sudah di adaptasi hingga 12 kali baik ke layar lebar maupun televisi. Film pedang yang terkenal bagi pengemarnya adalah Swordman 1992 tahun dengan bintang Jet Li,Briggite Lin, Rosamund Kwan perannya begitu memukau saat itu dan membuat memori yang tak terlupakan. Nah siapakah sutradara Invincible Swordsman 2025 tak lain Yiwei Luo, beliau pernah sebagai penulis serial The Legend Heroes, Tian Ji, Shushan Chuan. Keberhasilannya membawa dia menjadi sutradara namun belum mampu memberikan yang diinginkan penonton dengan baik, kekurangan menjadikan dia akan mendapatkan projek barunya lebih matang dalam cerita dan pendalaman karakter.
Invincible Swordsman mulai tayang 12 Maret 2025 hanya di Cinema21 jangan samakan cerita aslinya buang jauh-jauh ekpektasi kalian, tak terlalu istimewa tapi tetap dapat dinikmati bagi pecinta sejati Wuxia.




Comments
Post a Comment