THE MONKEY (2025)
Director: Oz Perkins
Writers: Stephen King, Oz Perkins
Cast: Theo James, Christian Convery, Tatiana Maslany, Elijah Wood, Laura Mennell, Sarah Levy
Production : Black Bear
Runtime : 98 Minutes
Sinopsis :
Kakak adik Hall dan Bill, tak sengaja menemukan mainan boneka monyet tua tersimpan digudang ayah mereka di sebuah loteng, setlah dicoba dimainkan mereka merasakan hal-hal jangal seringkali mengalami gangguan misterius berujung pada sebuah kematian yang mengerikan. Keduanya berinisiatif membuang mainan monyet tersebut, tapi Bill berusaha mengambilnya dan melihat apa yang terjadi dengan orang orang yang dicintainya mati secara misterius juga, Hall dan Bill mencari cara sekali lagi menghancurkan mainan monyet ini untuk selama-lamanya.
Mengetahui beberapa peristiwa terjadi ketika Hall sudah menikah dan mempunyai anak cowok bernama Petey, dalam hubungan Ayah anak mengalami jurang yang dalam, tak ada komunikasi yang jelas. Terlebih pernikahannya hancur, hak anak asuh didapatkan pada ayah tiri, dalam perjalanan Petey merasakan kebohongan ayahnya ketika sebuah kejadian janggal kematian tante Ida yang mengarah pada Bill, saat ini memegang kendali siapa yang bakalan mati atas perilaku Monyet Drum, semua kisah dimainkan dalam cerita muncul kekonyolan di tengah-tengah keseriusan menonton horror, walaupun sangat berbeda jauh dari aslinya tetapi sutrdara paham akan kisah longlegs tidak mudah dicerna dalam Monkey 2025 sangat mudah dicerna, lebih paham sebab akibat terjadi bahkan lebih rileks dunia tahun 90an terasa nyata tanpa simbol-simbol yang aneh kita temui. Sebuah film horor terbaru dari Osgood Perkins (Longlegs),kita pernah melihat bagaimana seorang aktor hebat Nicholas Cage menjadi Psikopat, berhasil membuat penonton terpukau, hal ini yang membuat sutradara merilis slasher horor dengan nuansa yang sama, meskipun ia menulis dan menyutradarainya, semuanya didasarkan pada cerita pendek karya master horor Stephen King, ternyata gabungan Perkins dan King menghasilkan satu film hibrid horor-komedi slasher yang sangat gila.
Durasi film ini hanya 98 menit, sehingga membuat penceritaannya cukup padat tanpa mengorbankan momen-momen menegangkan atau keunggulan ekstra dalam adegan-adegan slashernya yang berbeda pada film slasher lainnya, adegan kematian menjadi vulgar terkesan gore terlihat secara nyata. Dalam The Monkey, “karakter” utama adalah sebuah mainan yang kita temui di adegan pembuka. Namun, ceritanya adalah tentang bagaimana dua saudara kembar bertemu kembali mencari sebab kutukan atas boneka mainan tersebut. Sampai pada penghujung film kitapun tidak disuguhi asal muasal "kekuatan " monyet penabuh drum, Tebakan Anda sama baiknya dengan tebakan saya. Film ini tidak tertarik untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan seperti itu dibiarkan saja tanpa tujuan tapi yang mendekati jawabannya adalah hubungan kehidupan dalam berinteraksi dengan manusia lain, ketidak seimbangan emosi melahirkan ukuran kebencian semata, atau balas dendam hanya semata dengki, iri pada hal-hal kecil masa lalu.
“The Monkey” melanjutkan tren yang sedang berkembang dalam horor modern. Namun terlalu seringkali kengerian dan humornya saling bertolak belakang. Kadang-kadang mereka cocok, menghasilkan beberapa hasil iconik yang cukup bagus. Namun upaya-upaya tersebut dibayangi oleh kurangnya ketegangan, namun Percayalah, ini adalah jenis film horor yang tepat untuk ditonton dibioskop bersama para penggemar film bergenre lain. Dari adegan slasher yang gila hingga dark komedi yang brutal, dan berlanjut ke misteri thriller. Monkey tayang mulai 7 Maret 2025 hanya di Cinema21, jangan berespektasi tinggi nikmati keseruan, kekonyolan kematian yang absurd menjadi tontonan keren.
Overall : 8/10



Comments
Post a Comment